Siapa bilang beli rumah murah itu mustahil? Nyatanya, masih banyak cara yang bisa ditempuh kok untuk beli rumah dengan harga murah. Salah satunya adalah dengan mengikuti lelang rumah. 

lelang rumah - rumah123.com Mengikuti lelang rumah adalah salah satu cara untuk mendapatkan rumah dengan harga lebih murah (Rumah123.com/Getty Images)

Apa itu lelang rumah?

Rumah lelang adalah rumah sitaan milik nasabah bank yang tidak mampu melunasi cicilan KPR, dan dijual kembali oleh bank terkait kepada orang lain secara lelang. Maka dari itu, harganya lebih murah dari harga rumah di pasaran. 

Tawaran lelang rumah biasanya diumumkan secara terbuka oleh bank milik pemerintah. Tiga bank yang paling rajin menawarkan ialah Bank BTN, Bank Mandiri, Bank BRI dan Bank BNI. 

Bukan cuma rumah, ada juga lelang apartemen, ruko (rumah dan toko), kios, hingga tanah darat, tanah sawah, dan gudang. Biasanya penawaran lelang ini dilakukan setiap bulan oleh bank.

Bagaimana? Tertarik membeli rumah lelang? Ada beberapa cara yang bisa ditempuh. Mendatangi langsung lokasi lelang, atau melalui online. Tentu akan jauh lebih praktis jika kamu membelinya via online. Langsung saja, seperti ini 5 langkah mudah membeli rumah lelang secara online. 

5 langkah beli rumah lelang via online

1. Registrasi di situs resmi DJKN atau situs bank

Pertama-tama, lakukan registrasi di situs lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dengan mengisi nama, alamat email, nomor HP, dan password. Sistem mereka nantinya akan memberikan kode aktivasi ke emailmu. Setelah terdaftar sebagai pengguna, kamu harus melengkapi dokumen persyaratan lelang terlebih dahulu, yaitu berupa nomor rekening bank, KTP, dan NPWP. Apabila seluruh dokumen persyaratan tersebut sudah dipenuhi, kamu bisa mengikuti lelang.

Kamu juga bisa mendaftar langsung ke situs resmi bank yang mengadakan lelang. Proses pendaftarannya mirip-mirip. Kamu akan diminta untuk registrasi dan mengisi sejumlah data pribadi. Setelah terdaftar, kamu bisa langsung mengikuti lelang yang sedang berlangsung.  

2. Pilih rumah lelang yang diinginkan

Di situs resmi DJKN atau pun bank terkait, ada banyak sekali daftar rumah atau properti lain yang dilelang. Di sana terdapat informasi seputar rumah yang dilelang, kode lot lelang, penyelenggara, nominal jaminan yang harus diserahkan, hingga waktu penyelenggaraan lelang. Dalam tahap ini, kamu harus benar-benar jeli melihat keterangan seputar rumah yang hendak dibeli. Atau jika keterangan di dalam situs belum jelas, kamu bisa melihat objek lelang secara secara langsung untuk mengetahui kondisi sebenarnya dari rumah tersebut. 

3. Memberikan uang jaminan

Di poin atas disebutkan bahwa ada uang jaminan yang harus diserahkan. Nah, jika kamu sudah tahu mau mengikuti lelang rumah yang mana, maka kamu harus memberikan uang jaminan sesuai dengan nominal yang telah ditentukan. Uang jaminan ini merupakan tanda bahwa kamu jadi mengikuti lelang.

Kamu akan diberikan nomor Virtual Account (VA) untuk mentransfer uang jaminan. Setelah itu kamu akan memperoleh kode token yang digunakan untuk menawar objek lelang. Jika kamu kalah lelang, uang jaminan akan dikembalikan ke rekeningmu. 

4. Mulai proses lelang

Mengingat proses lelang dilakukan melalui online, kamu bisa langsung mengikuti e-auction yang bisa diakses melalui situs resmi bank terkait. Di sinilah kamu bisa mengajukan penawaran hingga berkali-kali, sampai batas akhir penawaran lelang ditutup.

Ketika mengajukan penawaran berkali-kali, penawaran berikutnya harus lebih tinggi daripada penawaran sebelumnya. Setelah batas waktu penawaran berakhir, seluruh penawaran lelang akan direkapitulasi. Hasil rekapitulasi bisa dilihat pada aplikasi, dan dikirimkan ke email seluruh peserta lelang. 

5. Melunasi pembayaran lelang

Apabila kamu menang lelang, kamu harus melunasi pembayaran lelang paling lambat 5 hari kerja setelah lelang dilaksanakan. Untuk melunasinya, kamu akan diberikan nomor VA lagi untuk mentransfer sisanya. Pemenang lelang juga akan dikenakan biaya lelang sebesar 2%-5% dan wajib membayar Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). 

Setelah melunasi pelelangan, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) akan memberi berkas yang harus dibawa ke bank. Berkas tersebut nantinya dapat ditukarkan dengan surat-surat rumah.

Mudah kan mengikuti lelang rumah? Biasanya penawaran lelang ini dilakukan setiap bulan oleh bank. Jadi, kamu makin mudah deh buat punya rumah!

Bagikan: 1699 kali