Ada sejumlah kesalahan yang membuat kamu bisa rugi besar ketika membeli rumah second - Rumah123.com Ada sejumlah kesalahan yang membuat kamu bisa rugi besar ketika membeli rumah second - Rumah123.com

Di tengah gempuran rumah baru dengan penawaran menarik dari developer, rumah second alias rumah bekas masih banyak dipilih oleh sebagian orang. Wajar saja, selain lingkungannya sudah terbentuk, rumah second bisa langsung ditempati. Harganya pun cenderung lebih murah ketimbang rumah baru. Gak heran, banyak orang yang lebih tertarik untuk beli rumah second.

Tapi, perlu diketahui bahwa rumah yang dibeli adalah rumah yang pernah dihuni orang lain. Berbeda dengan rumah baru yang kondisinya sudah pasti prima, kondisi rumah second akan sangat bergantung pada cara pemakaian penghuni sebelumnya. Hal-hal yang harus dipertimbangkan saat membeli rumah second menjadi lebih banyak ketimbang kamu membeli rumah baru. 

Sayangnya, masih banyak orang yang tak cukup teliti saat membeli rumah second. Ada sejumlah kesalahan yang membuat kamu bisa rugi besar. Alih-alih ma berhemat, kamu justru harus mengeluarkan uang lebih banyak karena sejumlah kesalahan ini. Nah, jangan sampai kamu mengalami kesalahan-kesalahan ini ya!

Membeli rumah berdasarkan intuisi dan emosi

Kamu tak bisa mengandalkan intuisi dan emosi ketika membeli rumah. Berbeda dengan barang lain yang mungkin nilainya tak seberapa, membeli rumah adalah sebuah keputusan besar sehingga segalanya harus berdasarkan pemikiran logis. Sebab, perasaanmu didasari oleh banyak faktor. Bisa saja perasaanmu sedang bahagia sehingga kamu menilai rumah yang disurvei pada waktu itu bagus, walaupun sebenarnya ada banyak kekurangan di rumah tersebut. Sebaliknya, rumah yang bagus tentu akan nampak buruk ketika perasaanmu sedang tidak baik. Jadi, sebaiknya pertimbankanlah sengan logika. 

Tidak mengecek kondisi rumah secara detail

Berbeda dengan rumah baru yang belum lama selesai dibangun, bangunan rumah second tentu sudah berusia cukup lama. Kondisi rumah pun sangat tergantung dengan baik tidak sang pemilik sebelumnya dalam merawat rumah. Banyak orang yang tak cukup detail saat melihat kondisi rumah, sehingga ketika rumah sudah dibeli, akhirnya kamu harus renovasi sana-sini. Sehingga dana yang dikeluarkan pun menjadi lebih besar. 

Tidak mempertimbangkan faktor pendukung

Terlalu fokus pada properti yang dibeli juga merupakan kesalahan yang kerap terjadi. Memang, bangunan rumah adalah hal esensial untuk diteliti. Namun selain itu, kondisi lingkungan, lokasi, hingga tetangga di samping rumah juga menjadi faktor penting yang harus dipertimbangkan. Apalagi jika kamu membeli rumah tersebut untuk dihuni. Tentu kamu akan menghuninya dalam jangka waktu lama kan? Untuk itu, pastikan semuanya nyaman sehingga kamu bisa kerasan. 

Hanya survei sebanyak satu kali

Ketika sudah merasa cocok, mungkin kamu tak akan melakukan survei kembali ke rumah incaranmu. Padahal, hal tersebut keliru. Sebaiknya kamu melakukan survei hingga 3 kali di waktu yang berbeda, pagi, siang, dan malam. Dengan begitu kamu bisa melihat kondisi lingkungan di setiap waktu. 

Tidak teliti dengan surat-surat rumah

Saat membeli rumah second, biasanya surat-surat yang harus diteliti akan lebih banyak. Mulai dari SHM, IMB, PBB, dan kamu harus memastikan bahwa pemilik yang tertera di surat tersebut adalah pemilik rumah yang asli. Pastikan juga bahwa rumah tidak sedang dalam sengketa. 

Bagikan: 1723 kali