khutbah bulan ramadhan

Simak referensi khutbah Jumat Ramadhan singkat penuh makna dengan kebaikan sebagai berikut!

Bulan Ramadan sudah semakin dekat, bahkan dalam hitungan waktu kita sudah ada di dalam momentum penuh kebaikan ini.

Salah satu hal penting yang perlu kamu lakukan adalah melakukan ibadah wajib dan sunah untuk menyempurnakan bulan Ramadan.

Bagian yang cukup penting adalah memberikan risalah khutbah Jumat Ramadhan untuk rekan dan sahabat sebagai salah satu syiar.

Seperti apa isi khutbah Jumat yang penuh makna untuk kamu berikan secara lengkap? Simak pembahasannya bersama-sama!

Daftar Khutbah Jumat Ramadhan untuk Memberikan Arti dan Risalah Terbaik

Ada beberapa khutbah Jumat Ramadhan yang bisa kamu jadikan petuah yang penuh makna secara lengkap berikut ini : 

1. Peralihan Bulan Sya’ban ke Bulan Ramadan 

Khutbah Jumat Ramadhan pertama adalah membahas tentang peralihan bulan Syaban dan Ramadan.

Hadirin yang dirahmati oleh Allah SWT

Bulan Syaban adalah bulan terakhir sebelum Ramadan yang dalam kesempatan ini membahas tentang menyambut bulan suci yang mulia.

Tema muhasabah diri dalam khutbah Jumat singkat bulan Syaban adalah proses introspeksi yang menguatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam.

إنَّ الْحَمْدَ لِلهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.

Di sisa bulan Syaban ini, marilah kita mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan yang paling mulia dari segala bulan.

Bentuk persiapan pastinya akan berbeda-beda. Bagi pedagang, pastinya segera mengumpulkan modal untuk menyambut Idul Fitri.

Bagi pengusaha, pastinya menyambut jadwal yang khidmat di bulan Ramadan tanpa mengurangi kualitas produksi.

Bagi pengajar, bersiaplah menyambut bulan suci Ramadan dengan membahas fiqih, hikmah dan rahasia Ramadan.

Namun bagi siapapun saja, hendaknya memasuki Ramadan dengan muhasabah dan introspeksi diri. 

Menghitung dan mengkalkulasi amal yang telah kita lakukan selama hidup hingga kini.

Jikalau kita merasa amal baik lebih mendominasi dalam kehidupan, khutbah Jumat Ramadhan ini mengajarkan untuk tidak berbesar hati, karena menunjukkan buruknya amal ibadah kita.

Dan jangan pernah merasa menjadi diri yang paling baik, karena akan membawa kita dalam ketakaburan.

Ingatlah sebuah pesan bahwa orang baik adalah merasa dirinya buruk, dan orang buruk merasa dirinya paling baik.

Jika kalkulasi tersebut membuat kita menjadi orang yang semakin tidak baik, segeralah menambah amal kebaikan semoga Allah SWT memanjangkan umur kita di bulan penuh kemuliaan ini.

2. Mengingatkan Diri Akan Maut 

Khutbah Teks Jumat Terbaik

Hadirin yang dimuliakan Allah SWT

Khutbah Jumat Ramadhan ini akan membahas tentang istilah bulan Syaban dengan nama bulan ruwah, yang sangat identik dengan arwah.

Kata ruwah atau arwah hanyalah sebagai penanda bahwa bulan Syaban adalah bulan paling tepat untuk mengingatkan manusia akan adanya hari akhir.

Sesungguhnya, mengenang kematian dengan datang ke makam atau mengirim doa arwah memiliki banyak faedah selagi masih ada umur di dunia.

Karena dapat memberikan semangat dan melipat gandakan amal di bulan Ramadan akan menambah rasa takut dan senantiasa menghindari segala dosa amin. 

Jamaah Jumat yang Dimuliakan Allah SWT

Bagaimana jika kita ternyata memang amal-amal buruk kita terlalu banyak?

Maka bertaubatlah maka sesungguhnya Allah menyukai orang yang bertaubat  'innallaha yuhibbut tawwabiina wa yuhibbul mutathahhiriin.

Demikian khutbah Jumat Ramadhan yang mulia ini, semoga bulan Syaban menjadi momentum yang baik untuk kita bermuhasabah diri untuk menyambut bulan suci Ramadan.

3. Khutbah Jumat Ramadhan Menyambut Awal Bulan Suci 

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ

وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ إِلَى الْيَوْمِ الَّذِيْ نَلْقَاه

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

أمّا بَعْدُ

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah 

“Hai orang-orang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa kepada-Nya, dan jangan sekali-sekali kamu mati melainkan dari agama Islam.”

Tanpa terasa kita akan mendekati bulan suci Ramadan yang penuh berkah dan ampunan, dimana seluruh amalan dilipatgandakan. 

Untuk itu, dalam Khutbah Jumat Ramadhan ini izinkan kami mengingatkan untuk memperbanyak doa, semoga Allah membimbing langkah kita menyambut bulan suci Ramadan.

اَللَّهُمَّ سَلِّمْنـِي إِلَى رَمَضَانَ وَسَلِّمْ لِـي رَمَضَانَ وَتَسَلَّمْهُ مِنِي مُتَقَبَّلاً

Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadan, dan antarkanlah Ramadan kepadaku, dan terimalah amalanku di bulan Ramadan. (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 264)

Sebagai wujud kesungguhan menyambut bulan suci, tentunya kita harus mempersiapkan segalanya sebelum kedatangannya dalam waktu dekat.

Kita dianjurkan untuk menjalani berbagai ibadah tak hanya salat wajib, tapi juga menjalankan berbagai sunnah dengan istiqomah.

Dengan memperbanyak ibadah di bulan Rajab dan Syaban, maka kita akan lebih mudah menjalani bulan Ramadan yang penuh berkah.

Seorang ulama yang bernama Abu Bakar Al-Warraq Al-Balkhi berkata:

شَهْرُ رَجَبَ شَهْرٌ لِلزَّرْعِ وَشَعْبَانُ شَهْرُ السَّقْيِ لِلزَّرْعِ وَرَمَضَانُ شَهْرُ حَصَادِ الزَّرْعِ

Bulan Rajab untuk menanam, bulan Syaban menyirami tanaman dan bulan Ramadan untuk memanen tanaman. 

Sehingga, di bulan Ramadan aktivitas dan produktivitas yang kita lakukan menjadi lebih bermanfaat dan nikmat.

4. Khutbah Jumat Ramadan Tentang Mempersiapkan Ilmu dalam Menjalani Bulan Suci 

Hadirin yang dimuliakan Allah 

Banyak orang yang berpuasa, tapi tidak menghasilkan apa-apa selain lapar dahaga karena tidak dilandasi dengan ilmu yang cukup.

Rasulullah SAW bersabda : 

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ

Betapa banyak orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan hari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga (HR Al-Hakim yang disahihkan Syekh Albani).

Kemudian, Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an karena Allah SWT berfirman : 

شَہۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدً۬ى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَـٰتٍ۬ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِ‌ۚ

Bulan Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk manusia dan penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). (QS Al-Baqarah 185)

Agar dibulan Ramadan kita bisa memaksimalkan interaksi dengan Al-Qur’an, mari kita tingkatkan kemesraan dengan Al-Qur’an dari sekarang.

Kemudian Allah berfirman : 

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ‌ۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ‌ۖ فَلۡيَسۡتَجِيبُواْ لِى وَلۡيُؤۡمِنُواْ بِى لَعَلَّهُمۡ يَرۡشُدُونَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. 

Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah: 186)

Bulan Ramadan adalah bulan terbaik untuk bermunajat kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah penuh makna kehadirat Allah.

Sehingga, saat Ramadan tiba waktu istimewa tak dilewati begitu saja dan selalu memohon ampun terhadap Allah.

Selain untuk diri sendiri, puasa Ramadan juga harus dilakukan bersama orang lain tak terkecuali untuk istri dan anak sesuai Al-Qur’an Surat Al-Baqarah 187 

أُحِلَّ لَڪُمۡ لَيۡلَةَ ٱلصِّيَامِ ٱلرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَآٮِٕكُمۡ‌ۚ هُنَّ لِبَاسٌ۬ لَّكُمۡ وَأَنتُمۡ لِبَاسٌ۬ لَّهُنَّ‌ۗ

“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka.”

Itulah beberapa khutbah Jumat Ramadhan terbaik yang bisa kamu jadikan referensi memberikan risalah penuh makna. 

Temukan berbagai inspirasi menarik seputar gaya hidup dan keluarga modern, selengkapnya di artikel.rumah123.com

Kamu bisa wujudkan hunian idaman seperti LRT City Cibubur, hanya di Rumah123.com dan 99.co, yang pastinya #AdaBuatKamu!

Bagikan:
1870 kali