Rumah kontainer tak hanya dinilai lebih tahan terhadap gempa, namun juga jadi hunian alternatif bagi mereka yang memiliki dana terbatas. 

Hunian yang satu ini biasanya terbuat dari kargo kontainer yang direnovasi sehingga memiliki banyak ruangan layaknya rumah.

Selain hemat biaya, rumah kontainer mampu juga dinilai memiliki waktu pembangunan yang singkat. 

Tak hanya itu, rumah kontainer juga termasuk arsitektur hijau yang bisa dijadikan solusi untuk mengurangi limbah lingkungan. 

Tertarik membangun rumah kontainer yang mudah, cepat, dan aman?

Yuk simak cara membangun rumah kontainer berikut ini:

1. Buat Rencana Pembangunan

Rumah Kontainer

Langkah pertama yang harus dilakukan untuk membangun rumah kontainer adalah membuat perencanaan pembangunan. 

Rencana tersebut mulai dari desain rumah, anggaran, hingga lokasi.

Pastikan kamu sudah membeli tanah terlebih dahulu, sebelum berpikir untuk membangun rumah kontainer.

Sebab, tanah yang kamu miliki akan menentukan ukuran kontainer yang dibutuhkan.

Siapkan dana kurang lebih Rp25 juta untuk satu kontainer bekas.

2. Pembelian Kontainer Bekas

Rumah Kontainer Sumber : caragigih.id

Jika sudah merencanakan dengan matang, hal selanjutnya ialah membeli kontainer bekas. 

Kini, terdapat banyak marketplace online yang menjual berbagai kontainer bekas. 

Pastikan toko tempat kamu membeli kontainer sudah terpercaya dan tanyakan terlebih dahulu riwayat pemakaiannya.

Jika memungkinkan, cobalah periksa kontainer bekas tersebut secara langsung dengan mendatangi lokasi penjualan. 

Bila kamu tidak menemukan kontainer bekas yang diinginkan di dalam negeri, coba untuk mencari di situs lainnya seperti Amazon atau Alibaba.  

Banyak kontainer bekas dari Tiongkok, yang biasanya bisa di impor ke luar negeri.

Namun, pengiriman akan membutuhkan waktu agak lama, yakni 3-4 bulan.

Pastikan kamu membandingkan harga yang kamu dapatkan dengan toko lain agar mendapatkan harga terbaik. 

Ukuran kontainer umumnya dibagi menjadi tiga, yaitu berukuran 20 ft, 40ft, dan lebih dari 40 ft.

Masing-masing jenis kontainer memiliki panjang dan berat yang berbeda.

3. Cari Arsitek yang Tepat untuk Membuat Rumah Kontainer

Rumah Kontainer Sumber : adccontainer

Jika kontainer bekas sudah dibeli, kamu bisa melakukan konsultasi dengan arsitek yang mengerti tentang jenis hunian ini. 

Dengan begitu, kamu bisa membangun hunian kontainer yang tepat sesuai keinginanmu dan tetap kuat serta aman. 

4. Bangun Pondasi Rumah Kontainer

Rumah kontainer, juga membutuhkan pondasi yang tepat dan kuat untuk menopangnya. 

Ada tiga jenis pondasi utama untuk rumah kontainer, yaitu:

1. Beton Piers : pondasi dangkal yang paling sederhana dan termurah.

2. Pondasi Slab on Grad : pondasi ini tergolong cukup mahal dan cocok untuk jenis tanah yang lebih lunak.

3. Pondasi Pile : pondasi paling mahal dan digunakan ketika jenis tanah terlalu lemah.

5. Gunakan Crane untuk Membangun Rumah Kontainer

Agar bisa menempatkannya dengan baik, diperlukan crane untuk mengangkat kontainer yang berukuran panjang dan berat.

Kamu bisa menyewanya, dari suatu perusahaan sehingga pemasangan kontainer lebih mudah juga cepat.

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan, untuk menghubungi kantor pengiriman kontainer.

Kamu dapat mencari nomor teleponnya di Google, atau meminta rekomendasi dari teman yang kerja di suatu perusahaan alat berat.

Selain menempatkan kontainer pada pondasi, kamu juga bisa meminta tolong petugas untuk memasang baut, lem, dan melakukan pengelasan.

Proses pengelasan adalah cara paling aman, untuk menghubungkan antar kontainer (bila rumahmu lebih dari satu kontainer).

6. Bahan Dinding Kontainer

Hunian kontainer cenderung sangat rentan oleh suhu.

Saat cuaca sangat terik, hawa panas bisa masuk ke dalam rumah apabila tidak memiliki ventilasi udara dan pondasi rumah yang dapat mencegah itu.

Untuk itu, kamu bisa menerapkan metode isolasi pasif, yakni penggunaan panel isolasi, desain dinding berongga ganda, peningkatan ventilasi alami, dan ventilasi mekanik.

Sebaiknya diskusikan dengan arsitek untuk memperkuat pondasi rumah kontainer milikmu.

7. Pemasangan Atap Rumah Kontainer

rumah-dari-kontainer-interior Sumber : insinyurbangunan.com

Seperti hunian pada umumnya, hunian kontainer juga bisa dipasang dengan berbagai jenis atap.

Kamu bisa meminta bantuan arsitek, untuk merancang atap yang cocok untuk rumah kontainer milikmu.

Pemilihan material besi dan kayu, akan membuat rumah kontainer jadi lebih menarik.

8. Lantai untuk Rumah Kontainer

Setiap lantai kontainer terdapat bahan pestisida, yang berguna untuk mencegah serangga selama melakukan tranportasi laut.

Untuk itu, kamu harus berhati-hati, sebab pestisida ini dapat membahayakan manusia.

Sebaiknya proses renovasi lantai kontainer, dengan membuat sub-lantai menggunakan material kayu.

9. Pemasangan Pintu dan Jendela Pada Rumah Kontainer

rumah-kontainer-lombok Sumber : curbed.com

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan ialah, melakukan pemasangan pintu dan jendela pada rumah kontainer. 

Potonglah beberapa dinding kontainermu, untuk di buat pintu dan jendela.

Tambahkan kusen pintu kayu yang sudah kamu ukur terlebih dahulu.

Setelah itu, lakukan pengukuran kembali untuk membuat beberapa jendela.

Kamu bisa memotong dinding kontainer menggunakan alat pemotong plasma, gergaji, dan masih banyak lagi.

Apabila kamu tidak punya cukup pengetahuan tentang penggunaan alat ini untuk memotong kontainer, sebaiknya sewa seseorang untuk melakukannya.

10. Percantik Interior Rumah Kontainer

Langkah terakhir dalam membangun kontainer ialah mempercantik interior di dalamnya. 

Setelah semua pekerjaan untuk rumah kontainermu beres, saatnya percantik ruangan.

Kamu bisa menambahkan beberapa lampu agar rumah kontainermu lebih terang dan terlihat.

Desain setiap ruangan dengan menambahkan dekorasi sesuai dengan konsep rumah yang kamu inginkan. 

Selain itu, jangan lupa untuk memasang stop kontak pada rumah kontainermu agar aktivitas harianmu lancar.

Pembangunan hunian kontainer ini juga cukup terjangkau lo, bahkan bisa tidak sampai Rp100 juta jika kamu melakukan perhitungan dengan tepat. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti The Lana Apartment hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
949 kali