Freon biasanya ditemukan dalam berbagai peralatan elektronik rumah tangga, seperti AC, kulkas, dan lain sebagainya. 

Freon AC biasanya digunakan sebagai fluida untuk menyerap beban pendingin ruangan atau tempat-tempat yang suhu udaranya dikondisikan. 

Uniknya, freon tidak memiliki warna dan juga tidak berbau, namun bisa berbahaya jika kamu tak sengaja menghirupnya. 

Dampaknya, kamu bisa saja mengalami kesulitan bernafas dan pembengkakan pada tenggorokan. 

Selain itu, freon yang terhirup juga dapat membuat iritasi pada mata, hidung dan lidah. 

Pada tahap yang lebih serius, freon bahkan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, mata terbakar, dan luka bakar pada kerongkongan. 

Jika menghirupnya dalam jumlah besar, hal itu bisa menyebabkan detak jantung tidak teratur dan menyebabkan kematian. 

Untuk itu, sebaiknya kamu mencari tahu ciri-ciri freon habis serta cara mengisinya sendiri di rumah:

Ciri-ciri Freon AC Habis

penyebab ac bau

1. Pipa Tidak Terasa Dingin

Jika pipa pada AC tidak terasa dingin, bisa jadi ini disebabkan karena freon yang habis. 

Terlebih lagi jika pipa pada bagian AC tidak mengeluarkan bunga-bunga es, maka itu perlu diwaspadai. 

2. Hawa Ruangan Tak Terasa Dingin

AC seharusnya berfungsi untuk menstabilkan suhu, melembapkan udara, dan memberikan hawa dingin. 

Namun, kamu perlu berhati-hati jika AC tak terasa dingin meski suhunya telah diatur sesuai keinginan. 

3. Terjadi Kebocoran Air 

Ciri-ciri freon AC habis selanjutnya adalah terjadinya penggumpalan pada evaporator AC. 

Selain itu, terdapat kebocoran air yang terus menetes. 

4. Bagian Luar AC Tidak Panas 

AC terdiri dari beberapa komponen, termasuk yang ditempatkan di luar rumah. 

Untuk itu, kamu juga harus mengecek bagian luar AC, apakah terasa panas atau tidak. 

Sebab, itu bisa juga menandakan freonnya habis. 

5. Lampu Indikator Berkedip

AC memiliki indikator lampu timer yang harus diperhatikan.  

Indikator lampu timer pada unit indoor AC yang berkedip menandakan adanya masalah. 

Hal itu bisa berhubugan dengan beberapa komponen elektronik, tekanan freon, atau kompresor AC. 

Lampu yang berkedip biasanya disebabkan oleh sinyal error yang diterima oleh IC mikroprosesor dari sensor suhu, sensor pipa, maupun motor fan. 

6. Biaya Listrik Membengkak

Pada titik tertentu, AC mungkin masih tetap dapat digunakan, namun membutuhkan usaha ekstra untuk bekerja. 

Usaha ekstra ini biasanya membutuhkan banyak energi saat digunakan. 

Hal ini dapat berpengaruh pada tagihan listrik yang membengkak. 

Sebaiknya lakukan pemeriksaan freon secara rutin untuk menekan biaya tagihan listrik di rumah. 

7. Adanya Gejala Keracunan

Seperti yang telah dijelaskan, freon mengandung senyawa yang membahayakan kesehatan tubuh. 

Jika kamu merasakan sakit pada tenggorokan, kesulitan bernafas, atau kehilangan penglihatan, maka itu bisa jadi pertanda keracunan freon. 

Senyawa ini memang tidak berwarna dan berbau, sehingga cukup sulit untuk diketahui. 

Namun, dengan pengecekan rutin AC, kamu dapat mengetahui dan mencegah hal ini terjadi.

Cara Mengisi Freon AC

isi-freon-ac1

Sebelum mengisi freon AC, pastikan kamu memiliki berbagai peralatan yang dibutuhkan, yakni:

- Manifold Gauge  - Tang Ampere  - Obeng - Kunci Inggris - Refigerant (Freon) - Alat Flaring

1.Pasang  Manifold

Hal pertama yang harus dilakukan dalam mengisi freon AC ialah membuka tutup pentil dan memasang selang manifold pada kompresor. 

Kamu hanya perlu memasang satu selang ke kompresor dan satu selang lagi ke tabung freon.

Freon sendiri umumnya memiliki tiga jenis, yaitu R22, R32, R410. 

Setiap jenis freon memiliki ukuran ujung manifold yang sesuai dengan jenis mereka.

Jadi, jika kamu menggunakan R22, maka sesuaikan dengan ukuran ujung manifold nya. 

Begitu pula jika kamu menggunakan jenis fren lainnya, seperti R32 dan R410.

Pastikan kamu juga memasang selang manifold dengan pas dan benar. 

Jika tidak, maka jarum pada manifold tidak akan bergerak.

2. Lakukan Pengisian Freon

Langkah kedua yang harus dilakukan ialah melakukan pengisian freon secara perlahan. 

Sebaiknya, kamu melakukan pengisian freon secara perlahan dan tidak tergesa-gesa.

Caranya dengan membuka katup manifold dan jarum akan naik. 

Jangan membuka katup manifold secara penuh karena proses pengisian freon tidak akan maksimal. 

Jadi, buka katup sedikit, tahan sebentar, lalu tutup kembali katup manifold.

Pada saat pengisian sudah pada angkat 30-40 psi, maka secara otomatis pipa AC akan beku dan mengeluarkan es. 

Tak perlu panik, kamu hanya perlu melanjutkan pengisian freon karena ketika pengisian sudah diatas 40 psi, bunga es yang ada pada pipa AC akan hilang.

3. Perhatikan PK dan Tekanan Freon

Pada saat melakukan pengisian, kamu harus tahu kapasitas dari PK AC yang akan diisi freon. 

Untuk mengetahuinya, kamu bisa menggunakan tang ampere untuk mengetahui berapa tekanan ampere dari AC tersebut. 

Dengan begitu, kamu bisa sesuaikan dengan tekanan pada saat pengisian freon.

Apabila AC yang diisi freon 1/2 PK, maka lakukan pengisian freon dengan tekanan maksimal 60-70 psi. 

Jika AC yang diisi freon 3/4 – 1 PK, maka kamu bisa lakukan pengisian freon dengan tekanan 80 – 90 psi.

Namun, jangan jadikan PK patokan untuk mengukur tekanan maksimal pengisian freon. 

Hal penting yang harus diperhatikan ialah berapa tekanan ampere pada AC.

Sebab, jika tekanan ampere dan tekanan pengisian freon tidak sesuai, maka bisa saja kompresor overload, bahkan terputus.

Sementara, untuk freon R32 dan freon R410, tekanan pengisian freonnya 120 psi hingga 160 psi.

4. Copot Selang

Langkah terakhir dalam mengisi freon AC ialah melakukan pengecekan pada unit indoor AC. 

Jika sudah terada dingin, maka kamu bisa mencopot selang manifold dan tutup kembali pentil AC. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Akasa Pure Living hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
392 kali