Pandemi COVID-19 masih berlangsung. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk melakukan shalat tarawih di rumah saja. Seperti ini aturannya!

shalat tarawih - rumah123.com

Pandemi corona membuat pemerintah mengeluarkan imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Aktivitas tersebut meliputi sekolah, bekerja, dan juga ibadah. Ketiganya disarankan untuk dilakukan hanya di dalam rumah. 

Lantaran COVID-19 masih berlangsung menjelang bulan Ramadan tiba, terpaksa, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan shalat jamaah di masjid. 

Bahkan, Kementerian Agama telah mengeluarkan surat edaran mengenai panduan beribadah di tengah pandemi corona ini. 

Salah satunya, Kemenag meminta masyarakat muslim untuk menjalankan tarawih di rumah masing-masing.

Menurut NU Online, shalat tarawih sebenarnya ianjurkan untuk dilaksanakan secara berjamaah.

Akan tetapi bisa juga untuk melakukan tarawih sendiri di rumah apabila ada berbagai keterbatasan untuk melaksanakannya secara berjamaah di masjid.

Demi memutus rantai penyebaran virus corona, sudah sepatutnya kita mengikuti imbauan pemerintah untuk melaksanakan ibadah di rumah, termasuk juga shalat tarawih.

Bagi kamu yang mau melaksanakan tarawih di rumah baik itu secara berjamaah maupun sendiri, berikut adalah panduannya!

Shalat tarawih berjamaah di rumah

Niat shalat tarawih sebagai imam:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَ

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT."

Niat shalat tarawih sebagai makmum:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.

Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

Baca juga: 9 Jenis Sajadah untuk Menunjang Ibadah Bulan Ramadan

Tata cara shalat tarawih berjamaah di rumah:

Selama ini memang ada perbedaan pendapat ulama tentang jumlah rakaat shalat tarawih, yaitu 8 rakaat atau 20 rakaat.

Dua pendapat tersebut sama-sama memiliki dalil yang kuat.

Dilansir dari Tirto.id, dalam Tuntunan Ibadah pada bulan Ramadhan di Masa Darurat COVID-19 (2020) oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah (hlm. 43), pendapat bahwa shalat tarawih dikerjakan 8 rakaat.

Adapun tiga rakaat setelahnya adalah shalat witir.

Sementara riwayat Yazid bin Rauman berbunyi, “Umat Islam di masa (Khalifah) Umar bin Khattab RA beribadah di malam bulan Ramadan dengan 23 rakaat.

Di mana 20 rakaat untuk shalat tarawih dan tiga rakaat salat witir

Kamu yang mau melaksanakan tarawih berjamaah di rumah bisa mengikuti dua pendapat mengenai jumlah rakaat shalat tarawih di atas, sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Adapun urutan tata cara tarawih adalah sebagai berikut:

- Mengucapkan niat shalat tarawih sesuai dengan posisinya, sebagai imam atau makmum 

- Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram 

- Mengucap takbir saat takbiratul ihram 

- Membaca Surat Al-Fatihah dan kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an - Rukuk 

- Itidal 

- Sujud pertama 

- Duduk di antara dua sujud 

- Sujud kedua 

- Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua

- Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama 

-Salam pada rakaat kedua/rakaat keempat.

Niat shalat tarawih secara munfarid atau sendiri:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya, "Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah SWT."

Baca juga: 7 Gambar Mushola Minimalis Dalam Rumah yang Bikin Pengen Sering Ibadah

Tata cara shalat tarawih sendiri di rumah:

Sama seperti tarawih berjamaah, pendapat ulama jumlah rakaat pada tarawih yang dilakukan sendiri juga berbeda-beda, antara 8 rakaat atau 20 rakaat. 

Kamu pun bisa mengikuti pendapat-pendapat tersebut berdasarkan keyakinanmu. 

- Mengucapkan niat shalat tarawih 

- Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram 

- Mengucap takbir saat takbiratul ihram 

- Membaca Surat Al-Fatihah dan kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an

- Rukuk 

- Itidal 

- Sujud pertama 

- Duduk di antara dua sujud 

- Sujud kedua 

- Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua

- Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama 

-Salam pada rakaat kedua/rakaat keempat.

Bacaan surat untuk shalat tarawih:

Tarawih dapat dikerjakan secara ringkas dengan membaca surat-surat pendek setelah Surat Al-Fatihah.

Tetapi sholat tarawih sendiri juga dapat dikerjakan secara lama dengan memilih surat-surat panjang dalam Al-Quran.

Mengingat pahala umat Muslim akan dilipatgandakan slama bulan Ramadan, maka sebaiknya kamu memilih surat-surat panjang.

Bagikan:
30198 kali