gaji PNS Sumber : futuready.com

Gaji PNS yang menjanjikan ternyata bikin pengeluaran negara membengkak. Simak selengkapnya di sini!

Berita tentang PNS (Pegawai Negeri Sipil) keluyuran di jam kerja sering kali terdengar di berbagai media massa. 

Mulai dari bolos kerja, hingga pergi ke Mal dan pusat perbelanjaan di jam kerja. 

Namun, tahukah kamu kalau belanja pegawai pemerintah untuk membiayai Pegawai Negeri Sipil (PNS) setiap tahunnya mencapai ratusan triliun rupiah. 

Angka itu setara dengan 15 persen dari total belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang sebesar Rp2.714,2 triliun.

Anggaran Gaji PNS 2022 Sebesar Rp400 Triliun

Berdasarkan APBN 2022 yang sudah disahkan oleh DPR, anggaran belanja pegawai tahun depan bahkan mencapai Rp400 triliun. 

Angkah itu sedikit di bawah anggaran pendidikan dalam APBN 2022 yang sebesar Rp542,831 triliun atau 20 persen dari total belanja di dalam APBN.

Bahkan, belanja pegawai tersebut juga lebih tinggi dibandingkan dengan belanja barang dan modal. 

Padahal hal tersebut sebenarnya lebih memberikan pengaruh besar terhadap perekonomian nasional. 

Namun, belanja pegawai dan gaji PNS justru setara dengan pembayaran utang beserta bunga yang harus dibayarkan pemerintah.

Sementara belanja pegawai dikeluarkan hanya untuk memenuhi kebutuhan para ASN atau PNS. 

Mulai dari pembayaran gaji PNS, tunjangan, dan pemenuhan kebutuhan utama birokrasi.

PNS Akan Diganti Robot?

Upaya efisiensi atas belanja pegawai juga terus dilakukan untuk menekan biaya. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan mencetuskan keinginan untuk mengganti gaji PNS dengan robot kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

"Ini bukan barang yang sulit. Barang yang mudah dan memudahkan kita untuk memutuskan sebagai pimpinan di daerah maupun nasional," ujar Jokowi dilansir dari CNBC. 

Menurutnya hal tersebut lebih baik ketimbang menumpuk beban dalam APBN, yang disebabkan gaji PNS. 

Tak hanya itu, hal tersebut juga mampu menciptakan birokrasi yang sederhana dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala Biro Hukum, Humas dan Kerjasama BKN, Satya Pratama menyampaikan penekanan wacana ini bukan berarti seluruh PNS akan dipecat. 

Melainkan kolaborasi antara sumber daya manusia dan teknologi.

"Tidak (dihilangkan), tetap ada PNS. Namun jumlahnya tidak gemuk atau besar," ujarnya kepada CNBC Indonesia.

Ada 4,08 Juta PNS di Indonesia

Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang dikutip dari CNBC Indonesia, jumlah PNS per 30 Juni 2021 adalah 4,08 juta orang. 

Angka tersebut didominasi oleh gaji PNS di instansi daerah dengan 77 persen atau 3,1 juta orang.

Sementara itu, jumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Indonesia adalah 49 ribu orang. 

Komposisi terbesar dari daerah dengan persentase sebanyak 95 persen atau 47 ribu. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti The Canary Serpong hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
283 kali