OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Pernah Jadi Tukang Las, Ini Profil Djan Faridz yang Diangkat Jokowi Jadi Wantimpres

28 Juli 2023 · 3 min read Author: Maskah Alghofar

Djan Faridz

Sumber: Rmol.id

Memulai karier dari bawah, ini profil Djan Faridz yang baru diangkat jadi Wantimpres Jokowi. Pernah jadi tukang las dan penjual bahan bangunan. Cek selengkapnya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz menempati jabatan baru sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Pelantikan ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (17/7/2023).

Pelantikan Djan Faridz sebagai Wantimpres juga tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 63 P Tahun 2023 tentang Pengangkatan anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

“Demi Allah saya bersumpah. Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian sumpah jabatan yang diucapkan Djan Faridz di hadapan Presiden Jokowi

Lantas, siapa sebenarnya sosok Djan Faridz? Simak ulasannya berikut ini.

Profil Djan Faridz

Melansir dari berbagai sumber, Djan Faridz yang terkenal sebagai politikus PPP lahir di Jakarta, 5 Agustus 1950.

Djan Faridz menyelesaikan semua pendidikannya di Jakarta, mulai dari SD St.Fransiskus, SMP Kanisius, SMAN 2, dan mahasiswa teknik arsitektur dari Universitas Tarumanegara (Untar), Jakarta.

Karier Djan Faridz dimulai saat membuka sebuah bengkel las.

Tidak hanya itu, dia juga mulai membuka bisnis jual beli barang bangunan dan berkembang menjadi pemborong perumahan.

Terus melesat, ia kemudian mendirikan sebuah perusahaan kontraktor swasta bernama PT Dizamatra Powerindo pada tahun 1996.

Sukses di bidang bisnis, Djan Faridz juga aktif di organisasi.

Salah satu organisasi yang membesarkan namanya adalah ormas Islam Nahdlatul Ulama (NU) pada 2004.

Lalu pada 2009, pria berusia 73 tahun ini dipercaya sebagai bendahara NU Wilayah DKI Jakarta.

Semakin bersinar, ia pun akhirnya terpilih menjadi ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).Wilayah DKI Jakarta.

Tidak berhenti di situ, pria ini juga terpilih sebagai wakil DKI Jakarta di Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Kariernya pun berlanjut ke lembaga eksekutif. Dia terpilih sebagai Menteri Perumahan Rakyat pada Oktober 2011.

Jabatan kursi menteri Kabinet Indonesia Bersatu II pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu ia emban hingga tahun 2014.

Profil Djan Faridz Sebelum Jadi Wantimpres Jokowi

profil djan faridz, wantimpres Jokowi baru

Sumber gambar profil Djan Faridz : tirto.id

Profil Pendidikan Djan Faridz

  • SD St. Fransiskus, Jakarta, 1957-1963
  • SMP Kanisius, Jakarta, 1963-1966
  • SMA Negeri 2, Jakarta 1966-1969
  • S1, Fakultas Teknik Arsitektur, Universitas Tarumanegara, Jakarta

Profil Karier Djan Faridz

  • Tukang las, Jakarta
  • Pemborong, Jakarta
  • Direktur PT Dizamatara Powerindo 1996
  • Anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia
  • Direktur Utama PT Priamanaya Djan International
  • Anggota Nahdatul Ulama (NU), 2004
  • Bendahara Nahdatul Ulama (NU), Jakarta, 2009
  • Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Jakarta, 2009-2014
  • Menteri Perumahan Rakyat, 2011-2014
  • Ketua NU Wilayah DKI Jakarta, 2011-2014
  • Ketua Umum PPP, 2014-2019.

***

Semoga ulasan terkait kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Djan Faridz yang jadi Wantimpres Jokowi ini bermanfaat, ya.

Simak informasi mengenai kabar politik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Selain itu, follow Google News Rumah123.com untuk mendapatkan berita seputar desain dan tips hunian.

Kunjungi www.rumah123.com bagi kamu yang sedang mencari rumah idaman keluarga.

Temukan penawaran menarik karena kami selalu #AdaBuatKamu.


Tag: ,


Maskah Alghofar

Content Writer

Maskah adalah seorang content writer di 99 Group sejak tahun 2022. Lulusan Penerbitan PoliMedia Jakarta ini mengawali karir sebagai jurnalis online. Kini, Maskah rutin menulis tentang properti, gaya hidup, pendidikan, dan kesehatan.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA