OK

Cara Mengubah Sertifikat HGB ke SHM Lengkap dengan Biaya 2022

28/09/2022 by Adhitya Putra

mengubah hgb ke shm

Mengubah sertifikat HGB ke SHM memperlukan syarat dan biaya yang harus dibayarkan. Bagi Property People yang ingin ubah sertifikat kepemilikan properti itu, yuk simak ulasannya berikut ini.

Dalam beberapa kasus, ada developer menjual rumah yang masih bersertifikat Hak Guna Bangunan alias HGB.

Untuk diketahui, HGB adalah perizinan yang diberikan oleh pemerintah kepada seseorang untuk mengelola  lahan milik orang lain.

Kalau punya properti dengan sertifikat HGB (SHGB) itu berarti kamu menyewa tanah ke negara dengan periode waktu tertentu.

Biasanya, jangka waktu hak guna bangunan berlaku paling lama 30 tahun dan masih bisa diperpanjang hingga 20 tahun.

Namun demikian, kamu harus meningkatkan status sertifikat rumah dari HGB ke SHM demi rasa aman dan nyaman dalam kepemilikan properti.

Untuk mengubah HGB ke SHM, kamu harus mengajukan perubahan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Lantas, berapa biaya sertifikat HGB ke SHM?

Nah, agar lebih jelas mari kita sama-sama menyimaknya dalam artikel di bawah ini

Cara Mengubah HGB ke SHM

biaya peningkatan hgb ke shm

(Sumber: Jogjaecowisata.com)

Bagi kamu yang ingin mengurus sertifkat kepemilikan properti itu, tentu bertanya-tanya, bagaimana cara mengubah HGB ke SHM.

Berikut ini alur prosesnya:

1. Siapkan Berkas Persyaratan

Langkah pertama, ajukan surat permohonan kepada Kepala Kantor Pertanahan di tempat properti kamu berada.

Saat surat tersebut sudah ada, segera fotokopi dan lampirkan bersama dengan dokumen terkait lainnya.

2. Lakukan Pendaftaran

Setelah semua berkas lengkap, kemudian serahkan ke loket pelayanan Kantor Pertanahan sesuai domisili.

Pada tahapan cara ubah HGB ke SHM ini, petugas bakal memeriksa berkas yang diajukan oleh kamu.

3. Bayar Biaya Pengurusan

Bila berkas sudah dinyatakan lengkap, maka langkah berikutnya ialah pemohon menuju loket pembayaran.

Hal ini dilakukan untuk membayar biaya peningkatan HGB ke SHM yang meliputi biaya pendaftaran, pengukuran, dan pemeriksaan tanah.

4. Proses Pengukuran

Setelah kamu membayar, petugas Kantor Pertanahan akan mengukur dan memeriksa bidang tanah.

Kamu diharuskan hadir pada proses ini.

Kemudian, Kantor Pertanahan akan menindaklanjuti permohonan perubahan sertifikat HGB menjadi SHM.

Perlu diingat, kamu juga harus bersiap apabila nanti dibebankan untuk membayarkan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

5. Ambil Sertifikat di Loket Pelayanan

Bila seluruh proses di atas telah selesai, maka Kantor Pertanahan akan melakukan pembukuan hak dan penerbitan sertifikat tanah.

Dengan demikian, kamu bisa mengambil sertifikat hak milik di loket pelayanan.

Proses HGB ke SHM berapa lama?

Waktu penyelesaian mengurus perubahan HGB ke SHM di Kantor Pertanahan biasanya membutuhkan waktu sekitar 5 hari kerja.

Dokumen yang Dibutuhkan Sebagai Syarat HGB ke SHM 2022

  • Membeli formulir permohonan.
  • Mengisi formulir permohonan.
  • Siapkan sertifikat asli HGB.
  • Fotokopi surat IMB.
  • Fotokopi KTP dan KK.
  • Menyiapkan SPPT PBB.
  • Sertakan surat kepemilikan lahan.
  • Siapkan biaya BPHTB.

Menghitung Biaya Mengubah HGB ke SHM

hgb ke shm biaya terbaru 2022

(Sumber: Okeproperti.co.id)

Untuk mengubah sertifikat HGB menjadi SHM, tentunya  memerlukan sejumlah dokumen dan dana untuk mengurusnya.

Lantas, berapa besaran perhitungan biaya HGB ke SHM yang kamu harus siapkan ?

Perlu diingat, selain biaya pendaftaran, kamu perlu menyiapkan biaya Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Kamu juga harus menyiapkan pula Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Termasuk, biaya pengukuran dan biaya konstatering report, untuk tanah lebih dari 600 meter persegi.

1. Perhitungan Biaya BPHTB

Besaran BPHTB untuk mengubah hak guna bangunan tergantung pada biaya Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) dan luas tanah.

Berikut ini rumus perhitungan BPHTB:

5% x (NPOP – NJOPTKP atau NJOP Tidak Kena Pajak)

Contohnya:

Bila NPOP kamu sebesar Rp200 juta dan Nilai Perolehan Obyek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) sebesar Rp80 juta.

Itu berarti 5% x hasil dari pengurangan antara NPOP dan NPOPTKP, yakni sebesar Rp120 juta.

Setelah itu, 5% x Rp120 juta = Rp 6 juta. Maka didapat tarif BPHTP yang harus kamu bayarkan sebesar Rp 6 juta.

2. Biaya Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)

Untuk besaran biaya PPAT biasanya bervariasi. Namun demikian, umumnya rata-rata sebesar Rp2 juta.

Bila luas lahan lebih dari 600 meter persegi maka akan dikenakan biaya pengukuran.

Contohnya:

Misalkan luas tanah rumah kamu 800 m2.

Maka rumus perhitungannya [(Luas Tanah/500) x 120.000] + 100.000.

Maka hasilnya, biaya pengukuran yang harus kamu keluarkan adalah Rp292.000.

3. Biaya Konstantering Report

Biaya ini dikeluarkan untuk mengubah HGB yang memiliki luas tanah lebih dari 600 m2. Rumus perhitungannya:

[(Luas Tanah/500) x 20.000 + 350.000] / 2

Bila luas tanah sebesar 800 m2 maka perhitungannya:

[(800/500) x 20.000 + 350.000] / 2 = Rp191.000

Dari perhitungan  di atas, setidaknya kamu membutuhkan biaya Rp7 juta hingga Rp8 juta, untuk mengubah sertifikat hak milik tersebut.

Jika luas tanah properti yang dimiliki lebih dari 600 m2, maka biaya mengubah HGB ke SHM sebesar Rp7,5 juta hingga Rp8,5 juta.

***

Nah, itulah cara dan biaya ubah HGB ke SHM yang perlu diketahui.

Semoga artikel ini dapat menambah informasi dan berguna untuk kamu, ya!

Baca juga ulasan artikel gaya hidup, kabar properti hingga inspirasi desain, hanya di artikel.rumah123.com.

Bila kamu ingin cari rumah impian, yuk temukan beragam rekomendasi terbaiknya di Rumah123.com, karena kami #AdaBuatKamu.

Rekomendasi terbaik untuk memiliki rumah minimalis modern di kawasan Bekasi, Jawa Barat, pastinya Uptown Estate.


Tag: , ,


Adhitya Putra

Adhitya Putra

Penulis Rumah123.com yang sedang menekuni peran sebagai Jurnalis di bidang properti. Merasa antusias dengan penulisan SEO dan fotografi bergenre hitam putih.