gipsum- rumah123.com Gipsum Merupakan Material yang Ramah Lingkungan. Gipsum Bisa Menjadi Pilihan untuk Plafon Rumah (Foto: Rumah123/Getty Images)

Gipsum bisa menjadi salah pilihan untuk plafon dan juga dinding. Material ini memiliki sejumlah keunggulan, salah satunya ramah lingkungan.

Saat ingin memasang plafon di rumah, ada beragam macam pilihan material untuk menutup bagian ini. Kamu bisa memilih triplek, kayu, metal, PVC, GRC, asbes, kalsiboard, hingga gipsum atau gypsum.

PVC merupakan poly vinyl chloride. Material ini sama dengan bahan untuk membuat pipa. GRC adalah glass fiber reinforced cement. Material ini mirip dengan bahan eternit.

Baca juga: 5 Alasan Kamu Sebaiknya Pake Gipsum untuk Dinding Rumah!

Setiap material untuk plafon ini mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Gipsum bisa menjadi alternatif untuk menutupi dinding dan juga plafon.

Awalnya, pemasangan gipsum untuk dinding dan plafon dilakukan pada apartemen dan perkantoran. Material ini bisa menghemat waktu dan juga biaya.

Khusus untuk perkantoran, material ini menjadi pilihan untuk partisi dinding. Biasanya satu lantai sebuah gedung perkantoran bisa diisi lebih dari empat perusahaan.

Baca juga: Dinding Rumah Pake Gipsum, Bernilai Tambah bagi Penghuni Rumah

Pengelola akan membagi satu lantai dalam beberapa bagian. Perusahaan bisa menyewa seluruh lantai, separuh, atau seperempat bagian saja.

Keunggulan Material Gipsum untuk Plafon

Gipsum mempunyai sejumlah keunggulan untuk dijadikan plafon. Pertama, material ini memiliki pilihan tekstur yang unik.

Kedua, gipsum bisa tahan melendut atau melengkung tidak merata. Ada sejumlah produk dari perusahaan ternama yang bisa tahan lendut.

Ketiga, material ini tidak menyebarkan api. Material ini lebih tahan api karena bahan dasarnya tidak menyebarkan api. Keempat, gipsum bisa memantulkan cahaya lebih baik.

Baca juga: Gedung Kantor Paling Banyak Gunakan Gipsum, Alasannya Apa Ya?

Kelima, cara pemasangan gipsum sebenarnya mudah. Keenam, finishing setelah memasang gipsum juga lebih rapi dan lebih halus. Kamu bisa membandingkannya saat memasang triplek.

Ketujuh, material gipsum aman bagi kesehatan dan juga ramah lingkungan. Hal terakhir tidak boleh dilupakan dan pastinya sangat penting.

Material Gipsum Aman Bagi Kesehatan dan Ramah Lingkungan

Material gipsum ini memang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan. Salah satu produsen gipsum USG Boral Indonesia yang memproduksi Boral Jayaboard telah melakukan uji laboratorium lokal dan internasional. Bahkan, Jayaboard tidak khawatir untuk memasang produk gipsum untuk renovasi fasilitas pendidikan yaitu taman kanak-kanak di Boyolali, Jawa Tengah beberapa waktu lalu. Sebelumnya, kondisi gedung kurang terawat dan bisa membahayakan murid-murid saat belajar.

Gipsum diproduksi sesuai standar internasional. Adanya standardisasi ini membuktikan bahwa radiasi gipsum justru di bawah radiasi batu bata. Bahkan, radiasinya lebih rendah dari lapisan furnitur yang ada di rumah.

Material gipsum tidak mengandung asbes alias asbestos. Sekedar informasi, bahwa asbestos bisa menyebabkan kanker. Pemakaian asbes memang sebaiknya dihindari.

Baca juga: Material Gipsum Dijamin Tahan Gempa dan Bebas Jamur Lho!

Bukti lain kalau material gipsum ini ramah lingkungan adalah kandungan TVOC (total volatile organic compound)-nya rendah, tidak mengandung radioaktif (non radioactive material), dan bahannya dapat didaur ulang (recyclable material). TVOC adalah kandungan berbahaya pada sebuah material.

Jika material ini tidak ingin dipakai lagi dan menjadi sampah, gipsum akan melebur dalam tanah. Hal ini memang menjadi salah satu kelemahan gipsum yang memang tidak tahan air. Namun, hal ini membuktikan gipsum memang ramah lingkungan.

Bagikan:
6195 kali