OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

25 Pertanyaan tentang Narkoba yang Mengedukasi. Lengkap dengan Jawabannya!

12 Desember 2023 · 7 min read Author: Hanifah · Editor: M. Iqbal

pertanyaan tentang narkoba dan jawabannya

Sedang mencari contoh pertanyaan tentang narkoba serta jawabannya yang benar? Yuk, simak informasi selengkapnya di sini!

Narkoba merupakan zat kimia yang dapat menimbulkan perubahan suasana hati, pikiran, hingga perilaku seseorang.

Umumnya, ketika sekolah, anak akan belajar mengenai pengertian maupun bahaya zat satu ini,

Pembahasan mengenai narkoba ini biasanya muncul di pelajaran Biologi dan Penjaskes.

Ini karena penggunaannya berkaitan erat dengan tubuh manusia.

Nah, untuk mengasah pengetahuan, yuk pelajari contoh pertanyaan tentang narkoba dan jawabannya berikut ini!

Daftar Isi Artikel

Kumpulan Pertanyaan tentang Narkoba dan Jawabannya

pertanyaan tentang narkoba dan jawabannya

Sumber: scribd.com

1. Apa kepanjangan dari narkoba?

Istilah narkoba merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang.

2. Apa yang dimaksud dengan narkotika?

Menurut Undang-Undang no.22 tahun 1997, narkotika merupakan zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi-sintetis.

Zat ini dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan karena bersifat adiktif.

3. Sebutkan jenis-jenis narkoba dan contohnya!

Narkoba terbagi menjadi tiga jenis, yakni narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Contoh narkotika adalah ganja, heroin, kokain, morfin, dan opium.

Sementara contoh psikotropika adalah MDMA, LSD, STP, ekstasi, dan lainnya.

4. Mengapa ganja yang termasuk tanaman digolongkan sebagai narkotika?

Tanaman ganja tergolong sebagai narkotika karena kandungan tetrahidrokanabinol (THC) yang ada di dalamnya.

Zat tersebut dapat menyebabkan perubahan pada fisik dan mental seseorang, misalnya saja memacu adrenalin serta menenangkan.

Adapun penggunaan jangka panjangnya bisa memicu efek samping berupa perasaan paranoid, mual, hingga gangguan persepsi.

Oleh sebab itu, ganja tergolong sebagai narkotika dan penggunaannya diatur dengan sangat ketat di Indonesia.

5. Apa perbedaan antara narkoba dan napza?

Narkoba merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang, sedangkan napza merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif berbahaya.

Namun, secara makna, keduanya sama-sama merujuk pada zat adiktif seperti heroin, kokain, dan lainnya.

6. Apakah minuman keras termasuk jenis narkoba?

Minuman keras bisa kita kategorikan sebagai narkoba dalam arti luas, tetapi bukan narkotika.

Ini sejalan dengan penjelasan dalam Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 mengenai pengertian narkoba.

Narkoba merupakan zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Nah, minuman keras yang merupakan hasil fermentasi gula zat adiktif lainnya yang dapat menimbulkan ketergantungan dan mempengaruhi susunan saraf pusat sehingga mengubah aktivitas mental dan perilaku seseorang.

Namun, zat ini tidak tergolong narkotika karena bukan berasal dari tanaman atau sintesis.

7. Sebutkan ciri-ciri pengguna narkoba yang terlihat secara fisik!

Secara fisik, pengguna narkoba biasanya memiliki mata yang terus merah, pupil melebar, dan selalu terlihat lelah.

Badannya pun akan terlihat kurus dengan kulit yang pucat seperti orang sakit.

8. Bahaya dari penggunaan narkoba apa saja?

Penggunaan narkoba bisa mempengaruhi kondisi fisik dan mental seseorang secara keseluruhan.

Ia berisiko mengalami penurunan kesadaran yang berujung pada hilang ingatan, dehidrasi berkelanjutan, perubahan perilaku, kerusakan otak, gejala insomnia, hingga kematian.

9. Apakah konsumsi minuman keras dapat memicu perilaku penyalahgunaan narkoba?

Menurut sejumlah penelitian, seseorang yang terbiasa mengonsumsi alkohol lebih berisiko untuk menggunakan narkoba.

Bahkan, risikonya 86 kali lebih tinggi daripada seseorang yang tidak minum minuman alkohol.

10. Kenapa remaja atau generasi muda bisa menjadi sasaran utama bagi pengedaran narkoba?

Ini karena kondisi mental mereka belum stabil dan rentan terhadap pengaruh dari teman sebaya.

Selain itu, remaja yang sudah mengenal narkoba memiliki kemungkinan yang besar untuk menjadi pengguna jangka panjang.

11. Jika melihat aktivitas mencurigakan yang menjurus pada narkoba, apa yang harus dilakukan pertama kali?

 

materi tentang narkotika

Sumber: pikiran-rakyat.com

Apabila melihat aktivitas mencurigakan seputar narkoba, seseorang harus langsung melaporkannya melalui formulir laporan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika).

12. Apa hukuman untuk orang yang mengedarkan narkoba ?

Hukuman untuk pengedar narkoba tertuang dalam Bab XV Pasal 113 ayat (1) UU Narkotika.

Pembuat dan pengedar narkoba golongan 1 dapat dijatuhi pidana penjara paling singkat 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

Adapun denda yang harus mereka bayarkan paling sedikit adalah Rp1 miliar rupiah dan maksimal Rp10 miliar rupiah.

Namun, jika barang tersebut di atas 1 kg atau di atas 5 batang pohon, hukumannya akan lebih berat.

Pelaku terancam mendapatkan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara 5—20 tahun.

13. Apa hukuman untuk orang yang menyalahgunakan narkoba?

Berdasarkan  Pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009, ancaman hukuman untuk pemakai atau pecandu narkoba adalah rehabilitasi atau penjara maksimal empat tahun.

Rehabilitasi akan dilakukan hingga pecandu dinyatakan bebas narkoba oleh aparat.

14. Apakah penggunaan narkoba secara rekreasi dapat dianggap aman?

Tidak, meski hanya bersifat rekreasional, penggunaan narkoba tetap tidak aman untuk tubuh.

Bahkan penggunaan dalam dosis rendah pun dapat menimbulkan efek samping yang serius pada tubuh.

15. Apakah ada risiko penularan penyakit melalui jarum suntik dalam konteks penggunaan narkoba?

Seseorang yang menggunakan narkoba dengan media jarum suntik sangat rawan terkena penyakit menular.

Apalagi jika jarum tersebut ia gunakan bergantian dengan orang lain tanpa disterilkan terlebih dahulu, hal tersebut sangatlah berbahaya.

Kemungkinan penyakit yang bisa ia derita adalah HIV, hepatitis B, hepatitis C, dan lainnya.

16. Apa yang menyebabkan seseorang menjadi pecandu narkoba?

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang menjadi pecandu narkoba, tetapi menurut BNN hal yang paling berpengaruh adalah

  • faktor genetik,
  • lingkungan sosial,
  • tekanan psikologis, hingga
  • keinginan mencoba.

17. Apa itu overdosis?

Overdosis merupakan kondisi yang terjadi ketika seseorang mengonsumsi suatu obat atau zat dalam jumlah yang berlebihan atau melebihi batas yang direkomendasikan.

Kondisi ini bisa terjadi secara sengaja dalam percobaan bunuh diri, tetapi bisa juga secara tidak sengaja akibat penyalahgunaan narkoba.

18. Seperti apa gejala overdosis secara fisik maupun psikologi?

Secara fisik, orang yang mengalami overdosis akan kesulitan bernapas, kejang, mual, pusing, demam, berkeringat dingin, dan tekanan darahnya menurun.

Lalu, secara psikologis ia akan terlihat gelisah, cemas, kebingungan, hingga mengalami delusi dan halusinasi.

Apabila tidak lekas ditangani, overdosis bisa berakhir dengan kematian seseorang.

19. Adakah tindak pertolongan pertama yang bisa dilakukan pada orang overdosis?

Melansir dari buku Penanganan Adiksi NAPZA bagi Pembimbing Kemasyarakatan karya Hilman Rasyidi Lukman, berikut yang bisa kamu lakukan ketika menghadapi orang yang overdosis:

  • Cek pernapasan dan detak jantung korban.
  • Arahkan badan korban menyamping jika ia mengalami muntah-muntah.
  • Pertahankan kesadaran korban hingga tim medis atau ambulans datang.
  • Kumpulkan informasi detail terkait jenis obat hingga jumlah yang ia minum.
  • Jangan memberikan obat lain kepada korban overdosis.
  • Tenangkan korban agar pernapasannya bisa lebih stabil.

20. Apa yang bisa dilakukan seseorang untuk mengurangi dorongan adiktif?

Ketika seseorang mengurangi atau bahkan menghentikan kebiasannya mengonsumsi narkotika maupun zat adiktif, ia akan mengalami gejala putus obat.

Gejala putus obat ini muncul dalam bentuk ketidakstabilan emosi maupun fisik.

Misalnya saja tubuh yang berkeringat, lemas, sakit kepala, mual, dan lain sebagainya.

Melansir dari buku Penanganan Adiksi NAPZA bagi Pembimbing Kemasyarakatan karya Hilman Rasyidi Lukman, untuk mengatasinya seseorang bisa melakukan hal berikut:

  • Melakukan kegiatan fisik yang melelahkan seperti olahraga.
  • Mencari mental support dari orang terdekat seperti keluarga dan pasangan.
  • Belajar meditasi atau latihan pernapasan untuk mengurangi kegelisahan yang muncul.
  • Mencari alternatif obat dengan dosis yang lebih rendah ke tenaga ahli seperti dokter untuk meringankan gejala putus obat.

21. Apa peran media sosial dalam memengaruhi persepsi masyarakat tentang narkoba?

edukasi tentang narkoba

Sumber: freepik.com

Media sosial dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap narkoba melalui representasi yang salah atau glamorisasi.

Hal ini dapat berkontribusi pada peningkatan minat dan eksperimen narkoba.

22. Bagaimana pendekatan pencegahan narkoba dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan?

Pendidikan tentang bahaya narkoba dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum dengan menyelipkan materi pembelajaran yang relevan, menyelenggarakan kegiatan sosialisasi, dan melibatkan ahli kesehatan mental dalam penyuluhan kepada siswa.

Tidak hanya itu, pesera didik dapat mempelajari sejumlah pertanyaan sederhana tentang narkoba untuk mendapatkan gambaran umumnya.

23. Mengapa penyalahgunaan obat resep juga dianggap sebagai bentuk masalah narkoba?

Penyalahgunaan obat resep dapat menyebabkan ketergantungan dan efek samping berbahaya.

Banyak obat resep memiliki potensi penyalahgunaan dan dapat menciptakan masalah kesehatan serius.

24. Bagaimana narkoba dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk mengemudi dengan aman?

Penggunaan narkoba dapat memperlambat reaksi, mengurangi kewaspadaan, dan memengaruhi koordinasi motorik, yang dapat menyebabkan kecelakaan fatal saat mengemudi.

25. Apa yang dimaksud dengan istilah “gateway drug” dalam konteks penggunaan narkoba?

Gateway drug” dalam pertanyaan tentang narkoba ini merujuk pada suatu jenis narkoba yang dapat membuka jalan atau memperkenalkan seseorang pada penggunaan narkoba yang lebih berbahaya.

Contoh umumnya adalah penggunaan ganja sebagai pintu masuk ke narkoba lainnya.

***

Semoga pertanyaan tentang narkoba dan jawabannya di atas bermanfaat untukmu, ya.

Temukan beragam informasi menarik lainnya dengan mengikuti Rumah123 di Google News, ya.

Kunjungi juga artikel.rumah123.com untuk menemukan berita ter-update seputar properti.

Pastikan juga membuka laman Rumah123.com untuk menemukan hunian impian.

Tenang saja, kami selalu #AdaBuatKamu dengan berbagai penawaran properti yang menarik!


Tag: , ,