OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

7 Contoh Cerpen Romantis Singkat tentang Cinta, Bikin Baper dan Mengharukan!

21 Januari 2024 · 7 min read Author: Hendi Abdurahman

contoh cerpen romantis

cerpen romantis, sumber: freepik.com

Ada sejumlah contoh cerpen romantis yang bisa jadi referensi kamu ketika akan membuat karya tulis. Yuk, baca ulasannya di sini!

Cerpen atau cerita pendek biasanya dibuat untuk tujuan menghibur para pembacanya dengan menyematkan pesan-pesan sebagaimana yang ingin disampaikan sang penulis.

Karya sastra ini hadir dengan jenis genre cerita pendek yang beragam. Satu di antaranya adalah cerpen romantis.

Cerita cinta romantis biasanya memiliki bahasa yang khas dan cukup ringan sehingga kerap menyasar pembaca para remaja.

Nah, sebelum melihat contoh teks cerpen remaja mengenai cinta, ada baiknya berkenalan terlebih dengan apa itu cerpen.

Pengertian Cerpen

Mengutip Modul Pembelajaran SMA Bahasa Indonesia Kelas XI (Sumiati, 2020), cerpen adalah prosa berisi gagasan, pikiran, dan pengalaman yang diimajinasikan serta membentuk suatu peristiwa dengan satu peristiwa puncak.

Cerpen juga bisa dimaknai sebagai cerita fiksi yang mudah dipahami lantaran tidak benar-benar terjadi.

Karya sastra jenis ini memiliki panjang sekitar 1000-10.000 kata, sehingga para pembacanya hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit sampai dua jam untuk membacanya.

Lalu, seperti apa contoh cerpen romantis?

Contoh Cerpen Romantis

1. Cerita Cinta tentang Remaja

Plester Cinta

Bola basket sedang memantul ke sana-kemari mengikuti arahan tangan remaja yang sedang asik berebut dan berlari.

Sorak-sorak gembira dan histeris terdengar dari bangku penonton.

Walaupun hari ini adalah pertandingan basket remaja putri, tetap saja tidak kalah seru saat remaja putra yang bermain.

Semua itu karena memang mereka sudah cukup jago dan mampu membuat siapa pun terkagum-kagum.

Seorang wanita dengan rambut panjang terikat sedang berusaha membawa bola menuju ring lawan, tapi hadangan terus terjadi.

Hingga akhirnya bola mampu masuk ring, tapi membuat wanita bertubuh jangkung tersebut jatuh tersungkur karena melawan arus lawan.

Priiiit suara wasit meniupkan peluit menggema.

“Medis! Tania luka tolong,” ucap wasit.

Seorang pria bertubuh mungil datang berlari dengan membawa kotak P3K. Pertandingan mau tidak mau akhirnya dijeda terlebih dahulu.

Tania telah dibawa ke pinggir lapangan dan pertandingan mulai berjalan kembali.

“Aku enggak kenapa-napa, Do,” ucap Tania pada Rido yang sedang mengobati lukanya.

“Iya aku tau, hati-hati bisa dong Tan. Kamu cewek masa banyak lecet di mana-mana.”

Tania cemberut. “Terus kalau aku penuh luka kamu enggak suka aku lagi gitu?” ucap tania.

Rido menempelkan plester pada dagu dan lutut Tania setelah itu Rido mengacak-acak rambut Tania.

“Aku bakal jadi plester kamu,” ucap Rido.

“Kalau sudah selesai diobatin bisa kalian pacarannya nanti dulu, pertandingan penting ini,” ucap seorang pemain yang melipir sedikit ke pinggir lapangan.

Tania berlari dan mendekati wasit menandakan dirinya sudah siap bertanding.

Rido dan Tania jelas berbeda bahkan banyak yang meledek pasangan ini.

Bagaimana tidak, mereka memiliki tinggi badan yang berbeda dan Ridolah yang pendek di sini.

Namun, Rido sudah bertekad, bahkan saat ia memutuskan untuk masuk ekskul PMR, itu semua untuk Tania agar Rido dapat mendukung Tania selalu.

2. Contoh Cerpen Remaja tentang Cinta

cerpen remaja singkat

(Sumber: Kozio.com)

3.  Cerpen Cinta Pertama

cerita cinta romantis

(Sumber: Scribd.com)

4. Contoh Wattpad Romantis

cerpen romantis

(Sumber: Kozio.com)

5. Kisah Romantis tentang Senja Terindah

kisah romantis

Sumber: Kozio.com

6. Secangkir Kopi Asin

Ini adalah kisah cinta antara kakek Arun dan nenek Gemma. Mendengar kisah cinta mereka, aku menyadari bahwa ternyata cinta sejati benar-benar ada yang membuat ingin secepatnya aku melupakan rasa sakitku karena cerita cintaku yang menyedihkan.

Semoga cerpen romantis ini bisa menyembuhkan kekecewaan akan cintamu saat ini…

Nenekku populer sebagai gadis tercantik di kotanya kala itu. Banyak pemuda yang menaruh hati pada nenek dan bersedia memberikan cintanya. Mulai dari laki-laki tampan hingga pria kaya saling berusaha menarik perhatian nenek, tetapi nenek tidak pernah sedikitpun tertarik pada semua orang yang menyukainya.

Hingga, suatu ketika kakek bertemu nenek di sebuah pesta. Kakekku adalah pemuda biasa saja. Tidak tampan dan rupawan, juga tidak kaya. Hari itu ia mengumpulkan semua keberanian untuk menyapa nenek dan mengajaknya untuk sekadar menikmati secangkir kopi di sebuah coffee shop. Entah mengapa, nenek menyetujui pertemuan itu.

Di sana mereka duduk berhadapan, wajah cemas kakek sangat nyata. Kata nenek, sih, ia menerika ajakan kakek karena merasa bosan. Lalu, di tengah perbincangan, kakek memanggil pelayan.

“Pak, bolehkah aku meminta sedikit garam untuk dimasukkan pada kopi ini?” kata kakek.

Semua orang yang ada tak jauh dari tempat kakek dan nenek keheranan. Untuk a[a garam dimasukkan ke dalam secangkir kopi?

Hal tersebut berhasil menarik perhatian nenek. “Untuk apa kau menaruh garam di dalam kopimu,” tanya nenek.

“Oh… Ini hanya sebuah kebiasaan lama ayahku. Dulu aku tinggal di sebuah desa dekat pesisir pantai. Di sana kami biasa menambahkan garam pada kopi supaya tetap ingat pada laut, tempat tinggal kami. Kemudian, hari ini aku rindu kampung halamanku. Aku juga rindu pada orang tuaku yang sudah meninggal. Maka, biar enggak lupa, aku terbiasa menambahkan garam di dalam kopiku,” terang kakek.

Nenenk merasa tersentuh. Tidak pernah ia temui pemuda semanis kakek. Sejak saat itu, mereka selalu pergi berkencan dan bercerita panjang lebar. Mereka pun akhirnya menikah, hidup bahagia, dan sampai pada akhirnya memiliki banyak anak dan cucu.

Suatu kali, di ulang tahun pernihakan ke-50, kakek akhirnya mengembuskan napas terakhirnya. Di sebuah kotak berisi perhiasan kado ulang tahun pernikahan, ditinggalkannya secarik surat untuk nenek. Nenek meminta aku untuk membacanya. Begini sisi surat itu…

Gemma yang terkasih,

Aku meminta maaf akan sebuah kesalahan yang sangat besar yang pernah kulakukan sepanjang hidupku. Aku menyimpan sebuah kebohongan besar selama ini. Ingatkah saat aku mengajakmu ke coffee shop hari itu? Saat itu aku sangat gugup. Saking gugupnya aku ingin meminta tambahan gula untuk kopiku. Akan tetapi, entah kenapa yang terucap adalah aku meminta garam.

Aku tak ingin terlihat konyol di depanmu. Pada akhirnya aku mengarang cerita itu. Aku tak tahu lagi harus bagaimana. Kau terlihat begitu cantik dan sempurna hingga aku tak ingin melepaskanmu.

Tetapi, percayalah sayang bahwa sepanjang hidupku aku sangat mencintaimu. Aku tak ingin kehilangan diriku. Sekalipun setiap pagi kau buatkan kopi asin itu, semua selalu terasa manis karenamu. Jujur saja, kau mungkin tak akan suka rasanya karena sebenarnya sungguh tidak enak.

Gemma, aku hanya ingin kau tahu bahwa aku sangat mencintaimu.

Air mata nenek pun tak terasa membasahi pipi. Ia sadar betapa besar cinta kakek kepadanya. Sejak saat itu ia selalu menambahkan garam di dalam kopinya.

7. Cerpen Romantis Mengharukan

Masa Lalu

Jantung Hesti berdebar karena siang ini dia akan bertemu dengan pria yang dikenal lewat aplikasi kencan. Namanya adalah Andi, seorang pegawai bank yang kelihatannya sudah mapan.

Mereka janjian di sebuah kafe yang berada di Jalan Braga, Kota Bandung.

Andi datang sedikit terlambat karena jalanan Kota Bandung yang macet.

Ditemani dua gelas es kopi susu, mereka pun berbincang banyak mengenai kehidupan masing-masing. Mereka juga ngobrol perihal kriteria pasangan yang diinginkan.

Rambut panjang, kulit kecokelatan, wajah ayu, dan tutur bicara yang lembut adalah wanita yang diidamkan oleh Andi. Dia juga mengatakan bahwa Hesti masuk dalam kategori tersebut.

Bukannya senang, Hesti menjadi terlihat kikuk lantas meninggalkan Andi.

“Maaf, permisi,” ucap Hesti singkat.

Andi yang terheran-heran langsung mengejar Hesti. Dia menemukan Hesti sedang duduk di kursi kayu sisi trotoar Jalan Braga.

Wajahnya menunduk seperti yang sedang bersedih. Andi pun duduk di sampingnya lantas menanyakan alasan Hesti berlaku demikian.

“Aku juga menyukaimu, Andi,” kata Hesti.

“Lalu, kenapa kamu kabur? Kita bisa memulainya dari awal jika kamu tidak ingin terburu-buru memulai hubungan,” balas Andi.

“Aku hanya takut,” Tutur Hesti.

“Takut kenapa?” tanya Andi heran.

“Aku takut kamu tidak bisa menerima masa laluku,” kata Hesti.

“Bisa, Hes. Aku bisa menerima amsa lalumu sehancur apa pun. Siapa aku berhak menghakimi kamu? Aku pun bukan orang suci,” timpal Andi.

Lalu Andi menggenggam tangan Hesti dan mulai berdiri.

Hesti yang tadinya tertunduk, kini memasang wajah ceria sambil mengangkat dan menatap Andi.

Andi lantas berdiri dengan tangan masih menggenggam tangan Hesti.

“Ayo, tidak perlu bersedih. Kita lanjutkan kencan yang belum selesai,” kata Andi sambil tersenyum.

Namun, yang ada di kepala Hesti saat itu adalah dugaan-dugaan buruk jika pengalaman masa lalunya diceritakan kepada Andi.

Andi tetang menggandeng Hesti dan mengajaknya ke sebuah rumah makan.

Akan tetapi, pikiran Hesti terus berpencar. “Apa yang dilakukannya jika tahu…”

“Kalau aku seorang waria?” tanyanya dalam hati.

***

Nah, itulah berbagai contoh cerpen romantis singkat yang dapat dijadikan referensi.

Baca artikel informatif lainnya di artikel.rumah123.com.

Sedang mencari rumah, tetapi masih bingung? Tak usah khawatir, ngobrolin properti di teras123 saja, yuk!

Jika kamu butuh banyak opsi mengenai hunian ideal di berbagai lokasi, kunjungi  Rumah123 sekarang juga!

Mau yang second atau baru, #SemuaADAdiSini.


Tag: , ,


Hendi Abdurahman

Content Writer

Mengawali karier sebagai penulis lepas seputar tema olah raga di sejumlah media online. Sejak 2021 menjadi penulis konten di 99 Group dengan cakupan tema meliputi properti, marketing, dan gaya hidup. Senang menjelajah kota di akhir pekan.
Selengkapnya