OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Contoh Cerita Masa Kecil Singkat yang Berkesan dan Penuh Kenangan, Membekas di Hati!

30 Nopember 2023 · 7 min read Author: Hendi Abdurahman · Editor: M. Iqbal

cerita masa kecil singkat

cerita masa kecil singkat, sumber: pixabay.com

Cerita masa kecil yang singkat tetapi berkesan kerap kali dikisahkan kembali ketika seseorang beranjak dewasa. Butuh pemantik agar ingatan terhadap kisah masa kecil muncul dalam benakmu? Yuk, baca sampai tuntas lewat artikel berikut ini!

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, cerita adalah tuturan yang membentangkan bagaimana terjadinya suatu hal, mulai dari peristiwa, kejadian, dan lain sebagainya.

Dengan demikian, cerita masa kecil dapat diartikan sebagai tuturan kisah terjadinya suatu hal ketika kita masih berusia belia.

Kisah masa kecil dapat berupa cerita inspiratif kehidupan yang nyata dan penuh pelajaran atau pun riwayat lucu.

Apabila kamu memerlukan contoh cerita masa kecil singkat, kami sajikan beragam judul pilihan sebagaimana dikisahkan dari buku Masa Kecil hingga Saat Ini dan sumber lainnya.

Cerita Masa Kecil Singkat

cerita masa kecil singkat

sumber: freepik.com

1. Cerita Masa Kecil Kelas 1 SD

Saya mempunyai cerita masa kecil yang berkesan ketika duduk di bangku kelas 1 SD.

Kala itu, saya hendak berangkat ke sekolah dan saya berniat untuk menjemput teman terlebih dahulu menggunakan sepeda.

Sesampainya di sekolah, kami lantas menyimpan sepeda dan beranjak ke kelas untuk memulai pembelajaran.

Ketika proses belajar-mengajar sedang berlangsung, Ibu guru berpesan agar kami belajar dengan bersungguh-sungguh supaya cita-cita yang diidamkan dapat terwujud.

Singkat cerita selepas pembelajaran usai, saya menemukan uang di depan kantin, tetapi merasa bingung karena tidak tahu uang tersebut milik siapa.

Terbersitlah ide untuk memberi tahu guru agar dapat diumumkan ke penjuru kelas bahwa ada uang tergeletak di dekat kantin.

Ibu guru pun mengucapkan terima kasih kepada saya karena telah jujur dan memberikan informasi kepada orang yang tepat.

Saya senang sekali karena sikap saya mendapatkan apresiasi dari guru dan membuat pemilik uang tersebut kembali menemukan uangnya yang sempat hilang.

2. Cerita Lucu Masa Kecil Singkat

Saat kecil, aku suka bermain dengan teman-teman, bahkan tidak jarang waktu dimulainya dari pagi hingga matahari terbenam.

Nah, suatu hari, aku dan teman-teman bermain di samping rumah.

Cuaca panas kala itu membuat tenggorokan terasa kering dan kami merasakan haus. Aku pun akhirnya masuk ke rumah untuk mengambil air minum.

Ketika mulai melangkahkan kaki dan beranjak masuk, ada yang seolah menyita perhatian dan aku pun menghentikan langkah.

Ya, ada sesuatu di samping pintu yang berbentuk bulat serupa donat.

Tanpa pikir panjang, aku pun mendekat ke arah donat dan diam-diam hendak mengambilnya tanpa sepengetahuan siapa pun.

Namun, saat akan memegangnya, aku merasa ada aroma yang tidak asing.

Aku seketika berpikir dan mencari asal dari bau tersebut.

Tak lama berselang, Ayah keluar dari dapur dan mendekatiku sambil bertanya, “sedang apa kamu di sana?” tanyanya.

Dengan sedikit grogi, aku menjawab sekenanya, “tidak, Yah, tidak sedang apa-apa,” kataku.

Sebelum pergi ke ruang tamu, Ayah pun berpesan agar aku berhati-hati di area tempatku berdiri ada kotoran kucing yang belum dibersihkan.

Sontak saja aku kaget dan baru paham bahwa bau yang aku hirup adalah kotoran kucing.

Ternyata, sesuatu yang ada di samping pintu layaknya donat adalah tahi kucing yang belum dibersihkan.

Aku tersipu malu sekaligus bergumam dalam hati, “sial,” ketusku.

Haus yang aku rasakan sebelumnya pun sirna. Hanya ada malu.

3. Cerita Masa Kecil yang Berkesan

Cerita masa kecil yang singkat berikut tegolong mengesankan. Yuk, dibaca!

Menyanyi di Depan Kelas

Saya sangat suka bernyanyi, tetapi jika menyanyi di hadapan banyak orang saya sering kali merasa malu.

Perasaan gugu atau grogi selalu menghantui. Maka, ketika ada kesempatan untuk menyanyi di depan kelas, bukan rasa senang yang muncul melainkan perasaan takut.

Ya, suatu hari salah satu guru menunjuk saya untuk menyanyikan lagu nasional di depan kelas.

Kala itu saya tidak dapat menolak karena hal tersebut merupakan perintah dan termasuk dalam penilaian pelajaran seni budaya.

Untuk mempersiapkan hari itu tiba, saya berlatih dengan serius setiap hari.

Saya mulai menghafal lirik, mempelajari nada dan ketukan musik secara teliti.

Tidak hanya itu, saya pun mencoba sekuat tenaga untuk dapat mengatasi rasa gugup dengan cara mengolah pernapasan, berpikir tenang, dan tak lupa berdia.

Ketika tiba hari yang telah ditentukan, saya pun berusaha bernyanyi sebaik mungkin.

Di akhir lagu, tidak disangka saya mendapatkan tepuk tangan dan pujian dari guru dan teman-teman.

Saya berhasil menyanyikan lagu nasional dengan baik dan mendapatkan nilai A.

Pengalaman tersebut sangat berkesan dan masih teringat hingga kini.

4. Cerita Masa Kecil Singkat Bahasa Inggris

This incident happened when I was seven years old. At the time, I was still in the second or third grade of elementary school.

One day, my mother, father, and I went to a swalayan to buy Eid equipment, coincidentally It was getting closer to Eid al-Fitr.

Around four o’clock in the afternoon, my mother, father and I left for the swalayan by car.

At first, my mother wore a brown shirt, but because there was a torn part in her shirt, my mother finally bought a new shirt and put it on right away.

My mother, father and I were busy choosing the items to be used in preparation for Eid al-Fitr.

It’s not been an hour yet, I’m already bored and take my dad to look at the toys on the second floor, while my mom is still finishing shopping.

Arriving on the second floor, I immediately ran to the toy shop and was busy choosing, ignoring my father.

After about 45 minutes, I found the toy I wanted. I immediately looked for my father to pay for it.

After searching various corners on the second floor, I couldn’t find him. I started to panic.

Without further thinking, I immediately went down to the first floor to meet my mother. It turned out that mother was also not there.

Almost all the women in white are similar to my mother.

I started to panic and cry inside the swalayan, until finally a security guard came up to me and took me to the receptionis.

There I was asked to state my parents’ names, addresses, and cell phone numbers. Luckily, I knew all three of them.

The receptionist immediately announced the missing information.

After a while, my mom and dad came to pick me up. Turns out they were already frantically looking for me.

From that moment on, I didn’t dare to go far from my father and mother when in a large place.

Terjemahan

Kejadian ini bermula ketika aku masih berumur tujuh tahun. Saat itu kira-kira aku masih duduk di bangku kelas dua atau tiga SD.

Pada suatu sore, aku, ibu, dan ayahku pergi ke swalayan untuk membeli perlengkapan Idulfitri, kebetulan saat itu sudah menjelang hari raya Idulfitri.

Sekitar jam 4 sore, aku, ibu, dan ayahku berangkat menuju swalayan menggunakan mobil.

Pada mulanya, ibuku mengenakan kemeja berwarna cokelat, tetapi karena ada bagian yang sobek, akhirnya ibu membeli baju baru dan langsung memakainya.

Aku, ayah, dan ibu asyik memilih barang-barang yang akan digunakan untuk persiapan Idulfitri.

Belum ada satu jam, aku sudah merasa bosan dan mengajak ayahku untuk melihat-lihat mainan di lantai dua sementara ibu masih menyelesaikan belanjaan.

Sesampainya di lantai dua, aku langsung berlari ke arah toko mainan dan asyik memilih tanpa menghiraukan ayah.

Setelah sekitar 45 menit, aku menemukan mainan yang kuinginkan. Aku langsung mencari ayah untuk membayarnya.

Setelah menyusuri berbagai sudut di lantai dua, aku tidak berhasil menemukan ayah. Aku pun mulai panik.

Tanpa berpikir panjang, aku langsung turun ke lantai satu untuk menemui ibu, ternyata ibu juga tidak ada.

Hampir semua perempuan dengan baju putih mirip dengan ibuku.

Aku mulai panik dan menangis di dalam toko itu, sampai akhirnya seorang satpam menghampiriku dan membawaku ke resepsionis.

Di sana aku diminta untuk menyebutkan nama kedua orangtuaku, alamat, dan nomor ponsel. Untuk saja aku hafal ketiganya.

Pegawai resepsionis langsung mengumumkan informasi kehilangan. Setelah beberapa saat, ayah dan ibuku datang untuk menjemputku. Ternyata mereka juga sudah panik mencariku.

Sejak saat itu, aku tidak berani pergi jauh dari ayah dan ibuku ketika di tempat yang luas.

***

Itulah kumpulan cerita masa kecil singkat yang dapat kamu baca sebagai pemantik untuk berkisah.

Yuk, temukan berbagai informasi menarik terkini hanya di artikel.rumah123.com!

Ikuti juga  Google News Rumah123.com agar memperoleh berita terbaru.

Kalau mau cari rumah impian yang pilihannya lengkap, carinya ya di Rumah123.com aja!

Ya, kami memang selalu #AdaBuatKamu!


Tag: , ,


Hendi Abdurahman

Content Writer

Mengawali karier sebagai penulis lepas seputar tema olah raga di sejumlah media online. Sejak 2021 menjadi penulis konten di 99 Group dengan cakupan tema meliputi properti, marketing, dan gaya hidup. Senang menjelajah kota di akhir pekan.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA