cara menghitung volume pondasi batu kali

Cara menghitung volume pondasi batu kali ternyata cukup mudah bila dipahami dengan baik. Yuk, pelajari!

Pondasi batu kali merupakan jenis pondasi yang dibangun dengan menggunakan batu alam.

Batu-batu ini kemudian disusun dengan bentuk dan ukuran tertentu dan diikat menjadi pondasi rumah. 

Biasanya, pondasi jenis ini memang paling sering digunakan untuk pembangunan rumah.

Terutama untuk rumah atau bangunan dengan bobot kecil.

Untuk mengetahui volume pondasi batu kali, kamu harus tahu total panjang pondasi dan berapa luas penampangnya. 

Kemudian, dari luas penampang tersebut dikalikan dengan panjang pondasi untuk mendapatkan volume pondasi batu kali. 

Lantas, bagaimana cara menghitung volume pondasi batu kali?

Cara Menghitung Volume Pondasi Batu Kali

cara menghitung volume pondasi batu kali Sumber: Dezeen.com

Ada beberapa hal dasar yang harus diketahui sebelum menghitung volume pondasi batu kali. Termasuk panjang pondasi dan luas penampangnya.

Jika sudah tahu keduanya, cara menghitung volume pondasi batu kali dapat dengan mudah dilakukan dengan menerapkan rumus berikut.

Volume pondasi = luas penampang x jumlah total panjang pondasi

Jika kamu belum tahu berapa luas penampangnya, cari tahu dengan rumus berikut ini.

Luas penampang = (lebar bagian atas pondasi + lebar bagian bawah pondasi) x tinggi pondasi / 2

Namun demikian, pengerjaan rumusnya bisa kamu lakukan bersamaan dengan mencari volume pondasi batu kali. 

Kamu bisa menerapkan rumus cara menghitung volume pondasi batu kali ini pada contoh soal berikut ini.

Diketahui:

lebar bagian atas penampang pondasi = 0,6 m

lebar bawah pondasi = 1 m

tinggi dalam pondasi = 2 m

pondasi = jumlah panjang dinding = 60 m

Jawabannya:

Volume pondasi = luas penampang pondasi x jumlah total panjang pondasi

= ((0,6 m + 1 m) x (2 m / 2)) x 40 m

= (1,6 m x 1 m) x 60 m

= 1,6 m² x 60 m = 96 m³

Kelebihan Penggunaan Pondasi Batu Kali Pada Rumah

cara menghitung volume pondasi batu kali Sumber: Dezeen.com

Pondasi batu kali seringkali ditemukan pada berbagai bangunan.

Karakternya yang sederhana  dinilai relatif lebih tepat dan efisien saat membuat pondasi rumah.

Berikut ini  keuntungan batu kali untuk pondasi rumah.

1. Ukuran Fleksibel dan Bisa Disesuaikan

Batu kali memiliki ukuran yang fleksibel alias bisa disesuaikan berdasarkan lebar bangunan.

Salah satu fungsi pondasi batu kali bisa meminimalisir ketidakakuratan pondasi saat membangun rumah.

Oleh karena itu, batu kali ini sering digunakan pada pembangunan rumah.

2. Struktur Bangunan Jadi Lebih Kokoh

Biasanya, batu kali dijadikan pondasi dengan ditanam di bawah permukaan tanah. Hal ini untuk semakin menguatkan daya topang pondasi.

Dengan demikian, pondasi batu kali sangat efektif dalam membuat struktur bangunan. Pondasi ini juga bisa digunakan untuk posisi rumah yang berada di turunan.

3. Tahan Terhadap Guncangan

Kekuatan batu kali diklaim lebih unggul dari bahan lainnya.

Bagaimana tidak, batu kali dengan karakternya yang sederhana bisa memiliki daya tahan tinggi terhadap guncangan seperti gempa.

Batu kali juga bisa meredam getaran yang timbul. Sehingga selain kokoh, batu kali lebih aman untuk bangunan rumah.

4. Tahan Lama 

Pondasi batu kali memang menghasilkan struktur bangunan yang lebih kokoh sehingga rumah menjadi lebih tahan lama.

Seiring dengan itu, rupanya batu kali tidak rentan terhadap jamur. Batu kali juga meminimalisir resiko banjir dengan tingkat kebocorannya yang rendah.

Dengan demikian, penggunaan pondasi dengan batu kali dinilai bisa membuat bangunan lebih tahan lama.

Bagaimana, kamu tertarik menggunakan batu kali sebagai pondasi rumah?

Jangan lupa cara menghitung pondasi batu kali seperti yang sudah rumah123 jabarkan di atas, ya.

Jika kamu butuh informasi menarik lainnya seputar properti, gaya hidup, dan tips harian kunjungi artikel.rumah123.com sekarang

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti, hanya di Rumah123.com dan 99.co

Bagikan:
1217 kali