PLTA di Indonesia berperan penting untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Simak 8 PLTA besar yang dimanfaatkan untuk rumah tangga maupun irigasi selengkapnya. 

PLTA di Indonesia

PLTA di Indonesia merupakan salah satu bagian penting dalam industri energi terbarukan yang dimanfaatkan untuk hajat hidup orang banyak.

Pasalnya, PLTA di Indonesia berperan penting dalam memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga, khususnya di wilayah pedesaan.

Sebagai negara maritim, pemanfaatan air sebagai sumber energi pun sudah sepantasnya dimanfaatkan untuk banyak kepentingan. 

Ada beberapa PLTA di Indonesia yang menjadi sarana penting dalam menyalurkan listrik dan irigasi rumah.

Lantas, PLTA di Indonesia mana saja yang berperan penting untuk rumah tangga? Simak pembahasannya bersama-sama.

10 daftar PLTA terbesar di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga

Ada beberapa PLTA di Indonesia yang berperan penting sebagai sumber listrik yang baik, sekalipun berfungsi untuk memenuhi kebutuhan satu wilayah.

Untuk simak beberapa daftar PLTA berikut ini.

1. Waduk Cirata, Jawa Barat

PLTA di Indonesia Sumber: SHIFT Indonesia

Waduk Cirata saat ini merupakan PLTA terbesar di Indonesia, dengan kemampuan daya hingga 1,008 Megawatt dengan kemampuan energi listrik rata-rata 1,428 Giga Watt Hour (GWH) per tahun.

Adapun, Waduk Cirata bermuara di tiga kabupaten, yakni Cianjur, Purwakarta, dan Bandung barat untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Jawa-Bali.

Untuk diketahui Waduk Cirata merupakan salah satu pemanfaatan potensi tenaga air di sungai Citarum.

Baca Juga :Mengenal Kali Code Yogyakarta, Hunian Pinggir Sungai yang Mendapat Penghargaan!

2.  Waduk Saguling, Jawa Barat 

Berdekatan dengan Waduk Cirata, PLTA Saguling merupakan waduk buatan di wilayah Kabupaten Bandung Barat dengan luas genangan 5,600 hektare dengan debit air mencapai 875 juta kubik.

Untuk diketahui, Waduk Saguling saat ini mampu memenuhi kebutuhan listrik berkapasitas 700 MW, dan bisa ditingkatkan hingga 1,400 MW.

Selain dimanfaatkan untuk kebutuhan tenaga air, Waduk Saguling juga dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, maupun industri agribisnis yang menjanjikan.

3.  PLTA Sulewana, Poso, Sulawesi Tengah 

PLTA di Indonesia Sumber: Detik.com

Perlu diketahui, PLTA Sulewana diklaim akan menjadi PLTA di Indonesia timur terbesar dalam beberapa tahun ke belakang.

Saat ini, PLTA Sulewana sudah dalam pembangunan tahap ketiga dengan kemampuan daya mencapai 400 Megawatt.

PLTA ini berada di dekat Sungai Poso dan akan rampung pada 2022 mendatang.  

Adapun, PLTA Sulewana bermuara di beberapa wilayah, tepatnya di Tentena, Poso, Parigi Moutong, yang dialirkan juga ke wilayah Sulawesi Selatan.

4.  PLTA Sigura-Sigura Samosir, Sumatera Utara 

Selain difungsikan sebagai Geopark, Danau Toba juga dimanfaatkan sebagai salah satu PLTA di Indonesia.

Sebab, PLTA Sigura-Gura merupakan Pembangkit Listrik yang dimiliki oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum). 

Adapun, PLTA Sigura-Gura memiliki tiga buah bendungan yang berjarak 14,5 kilometer di dekat Danau Toba.

Tak hanya berdekatan dengan Danau Toba, PLTA Sigura-Gura juga memiliki stasiun bawah tanah pertama di Indonesia dengan kedalaman 200 mdpl.

5.  PLTA Musi, Bengkulu

PLTA di Indonesia Sumber: Law-Justice

Sungai Musi tidak hanya dimanfaatkan sebagai sumber transportasi saja, melainkan juga dimanfaatkan sebagai salah satu PLTA di Indonesia.

Berada di hulu sungai, PLTA Musi menjadi salah satu pembangkit listrik jenis Run of River dengan pembangkit listrik yang berada 400 mdpl.

Adapun, PLTA Musi mampu membangkitkan energi listrik sebesar 1,150 GWh per tahun dengan kemampuan suplai listrik antara 150 Kv sampai dengan 275 Kv.

6. PLTA Mrica, Banjarnegara, Jawa Tengah 

PLTA Mrica merupakan salah satu PLTA di Indonesia yang saat ini dioperasikan oleh Indonesia Power.

Untuk diketahui, PLTA Mrica berlokasi di Banjarnegara, Jawa Tengah dengan beberapa power generator, yakni Wonogiri, Sempor, Wadaslintang, dan lainnya dengan total kapasitas listrik hingga 310 MW.

Adapun, PLTA Mrica akan diteruskan ke PLTA Maung yang baru saja dimulai pembangunannya pada awal 2020 silam.

7.  PLTA Asahan, Sumatera Utara 

PLTA di Indonesia Sumber: CNBC Indonesia

Selain PLTA Sigura-Gura, Danau Toba juga memiliki PLTA lainnya, yakni PLTA Asahan yang berada di Sungai Asahan.

Adapun, PLTA Asahan merupakan salah satu PLTA di Indonesia yang memiliki tiga induk untuk kebutuhan masyarakat Sumatera Utara.

Saat ini, PLTA Asahan sudah memasuki proyek tahap ketiga yang akan rampung pada 2023 mendatang.

Nantinya, penggunaan PLTA Asahan diklaim akan mengurangi beban jumlah listrik fossil dan juga mampu menambah jumlah kapasitas listrik hingga 241,000 kepala keluarga.

8.  Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat 

Tak hanya menjadi sebuah pembangkit air, Waduk Jatiluhur merupakan salah satu PLTA di Indonesia yang dimanfaatkan sebagai tempat wisata.

Meski digunakan sebagai salah satu tempat pariwisata, Waduk Jatiluhur merupakan bagian terpenting dalam memenuhi kebutuhan listrik di tanah priangan maupun Jabodetabek.

Adapun, Waduk Jatiluhur  berpotensi menghasilkan jumlah air sebanyak 12,9 miliar kubik dengan menghasilkan listrik 1,000 juta Kwh per tahun. 

Selain dijadikan sebagai tempat wisata, Waduk Jatiluhur juga dimanfaatkan sebagai sarana irigasi, kebutuhan air minum sekalipun menjadi pengendali banjir yang kerap terjadi. 

Baca Juga :Dinikahi Pria Kaya, Rumah Momo Geisha Ada Danau dan Lapangan Golfnya!

Demikian beberapa daftar PLTA di Indonesia terbesar yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan listrik dan saluran irigasi rumahan.

Untuk cari tahu inspirasi rumah tangga menarik, selengkapnya di artikel.rumah123.com. 

"Sedang mencari rumah di Karawaci? Kamu bisa cek Cluster Valencia at Goldland Karawaci di sini selengkapnya."

Bagikan:
5830 kali