Seorang wanita sedang bekerja dari rumah alias work from home - Rumah123.com Seorang wanita sedang bekerja dari rumah alias work from home - Rumah123.com

Di era digital seperti saat ini, hampir semua hal bisa diselesaikan melalui internet. Termasuk juga dalam hal pekerjaan kantor. Dengan adanya fitur chat, e-mail, video call, cloud, komunikasi antar pegawai dan antar perusahaan dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Fenomena ini pun menciptakan tren Work From Home alias WFH, alias kerja dari rumah atau dari manapun selain di kantor.

Ide ini memang terdengar brilian. Jika dikaitkan dengan efisiensi waktu, jelas WFH memangkas banyak waktu yang terbuang untuk tiba di kantor. Namun di sini, kamu menjadi musuh utama dirimu sendiri. Lantaran minim supervisi, kamu sangat rentan untuk keteteran jika kita tidak bisa mengatur waktu dengan sangat baik.

Belum lagi gangguan dari lingkungan di rumah. Suara berisik dari tetangga, godaan film bagus untuk ditonton, hingga rengekan anak yang minta bermain. Duh, jika kamu tak kuat pendirian, bisa-bisa pekerjaan tak selesai, WFH yang awalnya dilakukan agar lebih efisien waktu pun malah menjadi tidak produktif. 

Maka dari itu, di sini Rumah123.com akan memberikan sejumlah tips untuk kamu para freelancer, atau pekerja kantoran yang bisa melakukan WFH dengan fleksibel. Bagaimana caranya agar WFH menjadi lebih produktif? Ini 7 tips-nya!

1. Mulai bekerja lebih awal

Ketika bekerja di kantor, mau tak mau kamu harus bangun lebih pagi untuk bersiap-siap. Tapi ketika WFH, kamu merasa lebih santai karena tak harus terburu-buru. Jika tak dipaksa, rasanya susah sekali beranjak dari kasur menuju laptop-mu. 

Supaya lebih produktif, sebaiknya sesaat setelah kamu terbangun, segera cuci muka dan langsung buka laptop untuk bekerja. Melakukan banyak hal lain hanya akan membuatmu terdistraksi, sehingga semakin menunda-nunda untuk mulai bekerja. 

2. Anggap seperti kamu hendak berangkat ke kantor

Walaupun bekerja dari rumah, lakukanlah rutinitas yang sama seperti kamu hendak pergi ke kantor. Pasang alarm di jam yang sama, minum kopi, dan gunakan pakaian yang rapi. Dengan bersiap-siap seperti itu, benakmu pun akan menganggap bahwa ini adalah saatnya untuk serius. Kalau tak begitu, yang ada kamu akan merasa malas dan malah kembali ke tempat tidur. 

3. Buat jadwal kerja seperti di kantor

Ketika bekerja di rumah, kamu adalah manajer pribadi dirimu sendiri. Kamu lah yang harus mengatur waktu dan jadwalmu. Supaya lebih fokus dengan jadwal, buat to-do-list alias pekerjaan apa saja yang harus diselesaikan di hari itu ke dalam Google Calendar. Kamu akan merasa lebih mudah karena ada pengingat otomatis. 

4. Buat tempat kerja khusus

Hindari bekerja di ruangan yang sering digunakan untuk bersantai. Seperti ruang keluarga atau kamar tidur misalnya. Sebab, suasananya akan membuatmu merasa malas. Kalau bisa, buatlah ruang kerja khusus yang suasananya terasa seperti di kantor.

5. Hindari media sosial

Media sosial merupakan musuh terbesar yang bisa mengganggu produktivitasmu. Di kantor, mungkin akses menuju media sosial terbatas karena kamu dikelilingi oleh rekan kerja dan bos. Sedangkan di rumah, tak ada yang mengawasimu. Jika kamu sendiri tak cukup disiplin untuk menghindari media sosial, maka dijamin kamu tak akan produktif bekerja di rumah.

6. Beri tanda pada anggota keluarga di rumah bahwa kamu sedang bekerja

Apabila kamu tinggal bersama orang lain di rumah, pastikan mereka paham bahwa kamu sedang bekerja dan sedang tak bisa diganggu. Buat tanda, misalnya dengan menggunakan headset, atau pindah ke ruangan tertutup. Hanya karena kamu bekerja dari rumah, bukan berarti kamu sedang berada di rumah. Lakukan hal ini agar orang-orang rumah menghargai waktu kerjamu.

7. Tentukan kapan waktu selesai bekerja

Bekerja dari rumah memang membuatmu lebih fleksibel secara waktu. Tapi, bukan berarti kamu menghabiskan satu hari penuh di rumah hanya untuk bekerja kan? Tentukan waktu yang pasti, kapan kamu harus mulai dan kapan harus selesai. Konsisten dengan waktu yang telah kamu buat. 

Bagikan:
3688 kali