Tanaman hortikultura merupakan budidaya tanaman kebun. Hasil panennya memiliki banyak fungsi. Mulai dari dikonsumsi, hingga dijadikan dekorasi. Yuk, bersama-sama kenali lebih dalam lagi!

tanaman wortel

Pernahkah kamu mendengar istilah tanaman hortikultura?

Buat kamu yang sudah terlebih dahulu terjun ke dunia pertanian, pastinya sudah familiar dengan istilah ini. 

Apa yang Dimaksud Tanaman Hortikultura? 

Secara harfiah, istilah holtikultura merupakan gabungan dua kata dalam bahasa Latin.

Yaitu hortus yang berarti tanaman kebun, dan cultura/colere yang bermakna budidaya.

Tanaman hortikultura adalah kelompok tanaman yang secara khusus dikembangkan untuk kebutuhan perkebunan dalam industri pertanian modern. 

Jadi, semua jenis produk hasil pertanian yang tersedia di pasaran dan sering kamu konsumsi setiap hari seperti sayur-sayuran dan buah-buahan merupakan jenis tanaman hortikultura. 

Tak hanya itu, berbagai jenis tanaman hias yang kerap dipakai untuk mempercantik rumah dan taman juga masuk dalam kategori tanaman hortikultura. 

Jika kamu tertarik untuk mulai berkebun, baik sebagai hobi di kala senggang, kebutuhan konsumsi pribadi, atau lahan bisnis baru, kamu wajib mengetahui berbagai jenis tanaman hortikultura. 

5 jenis tanaman yang termasuk tanaman hortikultura

Secara umum, tanaman hortikultura dapat dibagi menjadi 5 jenis berbeda.

Jenis-jenis tanaman tersebut meliputi tanaman buah (pomologi/frutikultur), tanaman bunga (florikultura), tanaman obat ((biofarmaka), tanaman sayur (olerikultura), dan taman (lansekap). 

1. Tanaman Buah (Pomologi/Hortikultur)

tanaman buah stroberi

Jenis tanaman hortikultura pertama merupakan penghasil produk nabati favorit sejuta umat yang kaya nutrisi dan memiliki banyak varian rasa yang enak. 

Tanaman buah dapat dibudidayakan dengan memperhatikan beberapa syarat tertentu seperti waktu penanaman yang nantinya akan berpengaruh pada waktu panen. 

Meski jenis tanaman hortikultura ini dapat berbuah sepanjang tahun, beberapa tanaman buah memiliki waktu panen yang spesifik atau lebih dikenal sebagai buah musiman. 

Contoh: semangka, melon, pepaya, stroberi. 

2. Tanaman Sayur (Olerikultura)

wortel Sumber: pexels.com

Ragam jenis sayuran yang kerap dijadikan sumber nutrisi pendamping makanan pokok juga menjadi produk yang dicari para pembudidaya dan konsumen. 

Kamu dapat menikmati produk sayuran segar tanpa diproses terlebih dahulu, atau diolah menjadi salad yang baik untuk menunjang program diet. 

Pilihan favorit orang Indonesia tentu saja adalah dimasak menjadi panganan lezat yang dilengkapi bumbu penyedap maupun tambahan bahan lainnya seperti ayam dan daging. 

Contoh: kangkung, wortel, kentang. 

3. Tanaman Obat (Biofarmaka)

tanaman obat hortikultura

Selain sebagai bahan makanan pokok yang bergizi tinggi, ada juga jenis tanaman hortikultura yang bermanfaat untuk keperluan medis. 

Tanaman obat atau biofarmaka meliputi jenis tanaman yang dikenal dengan kandungan zat aktif yang dapat mengobati penyakit, maupun memiliki efek yang baik untuk kesehatan tubuh. 

Berdasarkan bagian yang dimanfaatkan, biofarmaka dibagi menjadi dua jenis yaitu tanaman obat rimpang yang memakai umbi-umbian, dan non rimpang yang memanfaatkan akar, daun, batang, bunga, dan buah. 

Contoh: jahe, kunyit, lengkuas (rimpang); lidah buaya, kumis kucing, kayu manis (non rimpang). 

4. Tanaman Hias Bunga (Florikultura)

bunga mawar melati

Fungsi tanaman hortikultura juga turut digunakan dalam keperluan desain sebagai elemen penghias interior berbagai jenis ruangan maupun untuk dekorasi acara. 

Bagian tumbuhan yang satu ini dipilih karena variasi warna, bentuk, serta aroma khasnya yang cocok untuk keperluan hiasan berbagai kebutuhan. 

Contoh: mawar, anggrek, melati, krisan. 

5. Tanaman Taman (Lanskap)

tanaman lanskap

Jenis tanaman hortikultura yang terakhir memiliki fungsi yang kurang lebih serupa dengan florikultura, yaitu untuk keperluan estetika sebagai elemen dekorasi. 

Perbedaan antara tanaman bunga hias dan tanaman taman adalah penempatan serta tujuan dari penggunaanya secara spesifik. 

Tanaman bunga hias dipilih sebagai elemen penghias untuk ruangan secara interior maupun sebagai ucapan dalam acara tertentu. 

Sementara tanaman lanskap lebih difokuskan pada penempatan di tempat terbuka berupa lahan di luar bangunan untuk tujuan estetika dan penyegaran lingkungan.

Bagaimana? Tertarik untuk menanam tanaman hortikultura di rumah?

Semoga artikel ini bermanfaat ya untukmu!

Yuk, baca artikel lainnya seputar hobi berkebun di artikel.rumah123.com!

Bagikan:
2074 kali