investasi properti online

Ada banyak jenis investasi properti online yang bisa dilakukan, untung yang diraih bisa banyak, caranya juga mudah, namun tetap paham risiko investasi. 

Saat ini, investasi properti semakin beragam, tidak hanya sekedar jual beli atau menyewakan saja. 

Sebelumnya, orang hanya membeli dan kemudian menjual properti atau membeli properti dan menyewakan. 

Properti yang dijualbelikan atau disewakan tidak lagi sebatas rumah, rumah kos, atau apartemen saja. 

Namun, sudah memperjualbelikan properti komersial seperti ruko, toko, kios, rukan, kantor, gudang, hotel, dan lainnya. 

Jual beli properti juga sudah menggunakan marketplace atau melalui media sosial, tidak lagi beriklan di koran. 

Situs properti Rumah123.com akan menjelaskan sejumlah cara investasi properti online yang bisa dilakukan dari rumah. 

Rumah123.com merangkumnya dari sejumlah situs berita online seperti Kontan, CNBC Indonesia, Kompas.com, dan lainnya. 

Jenis Investasi Properti Online 

investasi properti online

1. Saham Developer Properti

Kamu bisa membeli saham perusahaan properti, tidak hanya membeli produk-produk propertinya saja lo. 

Banyak pilihan saham developer yang bisa dibeli seperti Ciputra, Sinar Mas Land, Pakuwon, hingga Triniti Land. 

Pergerakan nilai saham memang turun naik, untuk itu kamu memang harus berinvestasi dalam jangka panjang, setidaknya dalam jangka menengah. 

Cara membeli saham dan kemudian menjual juga mudah, cari tahu dengan belajar pada manajer investasi. 

Sebelum memilih investasi properti online seperti saham, jangan lupa untuk mempelajari semua risiko dan membaca prospektus. 

investasi properti online

2. Obligasi Properti 

Salah satu bentuk investasi properti online adalah obligasi properti, namun memang tidak banyak developer yang mengeluarkannya. 

Perusahaan pengembang yang merilisnya adalah PP Properti, salah satu BUMN (Badan Usaha Milik Negara). 

Obligasi Berkelanjutan I PP Properti Tahap II dipasarkan pada Februari 2019 lalu, tahap I dipasarkan pada Juli 2018. 

Investor akan mendapatkan bunga bersifat tetap sebesar 11,15 persen per tahun, bunga dibayarkan per tiga bulan. 

Obligasi memiliki jangka waktu tertentu, misalnya dua tiga tahun, investasi ini tercatat di Bursa Efek Indonesia. 

investasi properti online

3. DIRE (Dana Investasi Real Estate)

Di luar negeri, investasi ini dikenal REIT (Real Estate Investment Trust) sementara di Indonesia dikenal dengan nama DIRE (Dana Investasi Real Estate). 

Investasi ini menghimpun dana masyarakat, dikelola dan diinvestasikan pada aset properti seperti tanah, bangunan, dan lainnya. 

DIRE wajib menginvestasikan sekurangnya 80 persen dari dana kelolaan ke sektor properti, minimal 50 persen harus berbentuk aset properti langsung. 

Bentuk investasi properti online seperti DIRE ini memang jarang lantaran hanya dipasarkan ke investor institusi. 

Namun, kalau kamu sudah memiliki perusahaan dengan dana yang besar, mungkin tertarik ke instrumen investasi ini. 

investasi properti online

4. EBA (Efek Beragun Aset)

EBA atau Efek Beragun Aset adalah efek yang diterbitkan KIK (Kontrak Investasi Kolektif) dengan portofolio dari aset keuangan. 

Bentuknya berupa tagihan yang muncul dari surat berharga komersial seperti future receivables, pemberian kredit termasuk KPR. 

Salah satu lembaga yang mengeluarkan EBA adalah Sarana Multigriya Finansial (SMF), EBA ini sendiri dijamin pemerintah. 

Hingga saat ini, EBA di Indonesia masih berupa pemberian KPR (Kredit Pemilikan Rumah) saja. 

EBA masih ditawarkan untuk investor institusi, namun SMF berencana untuk merilis EBA yang dibeli oleh individu atau ritel.

investasi properti online

5. Crowdfunding 

Bentuk investasi properti online lainnya adalah crowdfunding, penjelasan mudahnya adalah patungan untuk membeli properti. 

Investor hanya perlu merogoh Rp1 juta untuk membeli properti secara bersama-sama, bareng dengan orang lain. 

Investasi properti online seperti ini mulai marak belakangan ini, banyak yang berbasis syariah juga lo. 

Supaya kamu tidak tertipu, kamu harus mencari informasi mengenai perusahaan yang mengelola crowdfunding ini. 

Pastikan kalau perusahaan pengelola telah memiliki izin resmi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). 

Nah, kamu bisa memilih salah satu atau beberapa dari jenis investasi properti online yang telah dibahas. 

Sebelum memutuskan untuk melakukan investasi properti online, kamu harus mencari tahu risiko investasinya. 

Setiap investasi memiliki risiko meski sekecil apapun, kamu harus mengetahuinya sejak awal sehingga bisa melakukan mitigasi.

Situs properti Rumah123.com selalu menyajikan artikel dan tips yang mengulas jenis investasi secara mendalam. 

Kalau kamu sedang mencari apartemen atau ingin berinvestasi properti di Jakarta Barat, maka pilihan terbaik adalah Citralake Suites Apartments

Baca juga: 7 Kemudahan dan Keuntungan Investasi Properti di Luar Negeri, Tertarik Pindah Negara?

Bagikan:
2363 kali