Biro Arsitek Asal Vietnam, Vo Trong Nghia Architects Mendesain Hunian Tapak di Atas Lahan Sempit. Hunian Memiliki Taman untuk Akses Cahaya Alami dan Juga Ventilasi Udara (Foto: Rumah123/Dezeen/Hiroyuki Oki)

Kalau memiliki lahan sempit, ternyata masih bisa menyiasati ventilasi udara dan cahaya alami. Salah satu caranya dengan membuat taman kecil.

Biro arsitek asal Vietnam, Vo Trong Nghia Architects (VTN Architects) mendesain sejumlah taman untuk hunian yang berada di lahan sempit. Rumah ini berada di Ho Chi Minh City, Vietnam.

Lebar tanah hanya tujuh meter, sementara panjangnya mencapai 20 meter. Lokasi rumah berada diperkampungan padat penduduk dan berjarak 15 menit dari pusat bisnis.

Baca juga: Ga Nyangka Kalau Bangunan Keren Ini Memanfaatkan Material Bekas dan Sampah

Area rumah dikepung oleh rumah-rumah tetangga. Hunian harus berbagi tembok dengan tetangga. Ya, mirip dengan suasana di pelosok Jakarta.

Vo Trong Nghia Architects menyiasati keterbatasan lahan dalam upaya untuk mendapatkan ventilasi udara yang baik dan pencahayaan alami sinar matahari.

Kebetulan arsitek memang punya rekam jejak mengenai desain taman yang terintegrasi dengan rumah. Proyek hunian ini juga masuk dalam House for Trees yang bertujuan untuk membawa kaum urban dekat dengan alam.

Arsitek Mengaplikasikan Pintu Atau Jendela Kaca Berukuran Besar Agar Penghuni Bisa Mengakses Taman (Foto: Rumah123/Dezeen/Hiroyuki Oki)

Baca juga: Rumah Ga Akan Terasa Panas Kalau Punya Taman dan Ventilasi Udara

Arsitek mendesain rumah ini bertingkat tiga dengan atap berupa taman. Sejumlah taman menjadi ruang terbuka yang didesain ada pada setiap lantai.

Taman ini terkoneksi dengan rumah. Pintu atau jendela kaca menghubungkan taman dengan bagian dalam rumah. Penghuni bisa keluar masuk dengan mudah, serta dapat menikmati taman dari dalam rumah.

Arsitek juga membuat skylight (plafon kaca) pada sejumlah bagian atap. Hasilnya rumah menjadi terang benderang, tanpa perlu menyalakan lampu pada siang hari.

Baca juga: Rumah Selebar 3,9 Meter Ini Ternyata Bisa Dibikin Lebih Sejuk

Hanya saja arsitek tidak mengaplikasikan warna terang seperti putih pada dinding. Vo Trong Nghia Architects memilih batu bata ekspos pada dinding.

Arsitek juga memakai lantai kayu atau parket. Semua ini dilakukan untuk mengintegrasikan nuansa alam ke dalam rumah.

Arsitek Juga Membuat Sejumlah Plafon Kaca Atau Skylight Agar Hunian Berlantai Tiga Ini Tetap Terang Saat Siang Hari (Foto: Rumah123/Dezeen/Hiroyuki Oki)
Bagikan: 2771 kali