Membayar zakat fitrah merupakan hal yang wajib dilakukan umat Muslim. Tapi, sudahkah kamu tahu ketentuan, cara hitung, hingga bacaan niat zakat yang ditunaikan di bulan Ramadan ini?

Salah satu dari lima rukun Islam adalah membayar zakat. Zakat merupakan harta yang wajib disisihkan oleh pemeluk agama Islam untuk diberikan kepada golongan yang berhak. Zakat pun terdiri dari dua macam, yaitu zakat fitrah dan zakat mal.

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dilakukan para muslim menjelang hari raya Idul Fitri atau pada bulan Ramadan. Zakat mal (harta) adalah zakat penghasilan seperti hasil pertanian, hasil pertambangan, hasil laut, hasil perniagaan, hasil ternak, harta temuan, emas dan perak. 

Ketentuan dalam membayar zakat fitrah

zakat fitrah - rumah123.com

Terdapat sejumlah ketentuan dalam membayar zakat fitrah. Mereka yang wajib membayar zakat fitrah harus beragama Islam dan merdeka, masih hidup pada malam hari raya, dan memiliki kelebihan dari kebutuhan pokoknya untuk sehari-hari.

Ketika menunaikan kewajiban untuk zakat fitrah, sebaiknya keluarkanlah pada waktu yang tepat. Sebab, jika terlewat dari waktu tersebut maka waktu tersebut tidak dianggap sah. Pembayaran zakat boleh ditunaikan sejak awal bulan Ramadan, namun yang paling afdhal adalah sebelum melaksanakan salat Idul Fitri.

Baca juga: 7 Gambar Mushola Minimalis Dalam Rumah yang Bikin Pengen Sering Ibadah

Perhitungan besaran zakat fitrah

zakat fitrah - rumah123.com

Setiap balita hingga orang dewasa memiliki kewajiban membayar zakat sebesar 3,5 liter atau 2,5 kg beras, atau makanan pokok dari daerah yang bersangkutan. Lantaran makanan pokok Indonesia adalah nasi, beras bisa dijadikan zakat.

Apabila kamu mau menggantinya dengan uang, kamu harus membayar sesuai dengan harga dari 2,5 beras tersebut. Kamu bisa menyalurkan dana tersebut di masjid atau lembaga amil zakat yang tepercaya.

Baca juga: Siapa yang Belum Pernah Bertandang ke Masjid Kubah Emas Depok

Bacaan niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan orang lain

zakat fitrah - rumah123.com

Pada saat membayar zakat fitrah, membaca niat itu penting karena niat merupakan iktikad untuk melaksanakan sebuah perbuatan. Niat juga bagian dari penentu sah atau tidaknya suatu amalan. Niat zakat fitrah sendiri dibaca sesuai dengan kepentingannya masing-masing menurut orang yang membayar zakat fitrah atau orang yang akan dibayarkan zakatnya.

Hal tersebut meliputi bacaan niat zakat fitrah untuk diri sendiri, untuk istri, untuk anak laki-laki, untuk anak perempuan, untuk diri sendiri dan keluarga, atau untuk orang yang akan diwakilkan.

Dilansir dari situs resmi Nahdlatul Ulama, berikut bacaan niat zakat fitrah sesuai masing-masing pembayar zakat tersebut:

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Istri

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Saat menerima zakat fitrah, seorang penerima disunnahkan mendoakan pemberi zakat dengan doa-doa yang baik. Doa bisa dilafalkan dengan bahasa apa pun. Di antara contoh doa tersebut adalah seperti di bawah ini:

ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

“Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.”

Bagikan: 4650 kali