OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Mengenal Lebih Jauh Perbedaan Tanah Kavling dan Tanah Biasa. Sudah Tahu?

18 April 2023 · 4 min read Author: Emier Abdul Fiqih P

perbedaan tanah kavling dan tanah biasa

sumber: shutterstock

Ingin mengetahui apa saja perbedaan tanah kavling dan tanah biasa? Yuk, baca sampai tuntas artikel di bawah ini!

Tanah adalah salah satu aset penting yang bisa kamu miliki.

Meski begitu, kamu tak bisa sembarangan dalam membeli tanah.

Pasalnya, ada beberapa jenis tanah yang perlu kamu ketahui perbedaannya, yakni tanah kaveling dan tanah biasa.

Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan yang kami himpun berikut ini!

Apa Itu Tanah Kaveling?

apa itu tanah kaveling

sumber: istock.com

Kaveling adalah tanah yang sudah dipetakan dalam ukuran tertentu.

Biasanya, jenis tanah ini dipetak-petakkan untuk dijadikan tempat tinggal atau usaha.

Tak hanya itu, tanah tersebut juga kerap dijadikan sebagai investasi jangka panjang.

Hal ini didukung oleh fakta di mana kenaikan harga tanah kaveling yang cenderung stabil.

Setelah dipetakkan, tanah jenis ini nantinya akan punya ukuran yang berbeda-beda.

Tanah 1 kaveling bisa jadi mempunyai luas tanah 45, 60, 100, hingga 200 meter persegi.

Oleh karena itu, harga tanah tersebut pun berbeda-beda tergantung dengan luas, lokasi, hingga harga pasaran jual tanah.

Meski begitu, secara umum, harga kaveling bisa dipatok ratusan hingga jutaan rupiah per meter perseginya.

Apa Itu Tanah Biasa?

apa saja perbedaan tanah kavling dan tanah biasa

sumber: istock.com

Tanah biasa, atau kerap disebut tanah kebun, adalah jenis tanah yang diperuntukkan untuk kegiatan pertanian seperti bercocok tanam.

Umumnya, tanah kebun dijual dengan ukuran yang cukup besar.

Tanah jenis ini sering kali masih berstatus zona hijau.

Untuk itu, jika kamu membeli tanah kebun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Misalkan saja, kamu harus mengurus surat perizinan pengeringan terlebih dahulu ketika ingin mendirikan sebuah bangunan.

Pengurusan surat tersebut sendiri membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Di samping itu, status tanahnya yang masih zona hijau membuat tanah kebun hanya bisa dibalik nama jika pemilik masih dalam satu wilayah dengan tanah tersebut.

Perbedaan Tanah Kavling dan Tanah Biasa

sejumlah perbedaan tanah kavling dan tanah biasa

sumber: istock.com

Dari penjelasan yang sudah disebutkan sebelumnya, dapat disimpulkan ada sejumlah perbedaan tanah kavling dan tanah biasa.

Inilah beberapa perbedaannya.

1. Penggunaan Tanah

Perbedaan pertama bisa dilihat dari penggunaan tanahnya.

Tanah kebun biasanya digunakan untuk kegiatan pertanian atau perkebunan.

Sementara itu, kaveling digunakan untuk keperluan perumahan atau pemukiman.

Bahkan, tanah ini sering kali sudah direncanakan jauh hari sehingga sudah punya akses jalan dan fasilitas umum seperti air dan listrik.

2. Ukuran Tanah

Perbedaan tanah kavling dan tanah biasa berikutnya terlihat dari ukurannya.

Ukuran tanah kebun umumnya lebih besar dibandingkan tanah yang akan dikavelingkan.

Wajar saja jika kamu menemukan tanah kebun yang punya luas mencapai hektaran.

Di sisi lain, tanah kaveling hanya memiliki luas yang berkisar antara puluhan hingga ratusan meter persegi.

3. Harga Tanah

Meski punya ukuran yang lebih luas, harga tanah kebun justru lebih murah dibanding tanah kaveling.

Ini karena tanah kaveling sudah memiliki akses jalan dan fasilitas umum yang memudahkan pembangunan perumahan atau gedung.

Di samping itu, tanah jenis ini juga sudah memiliki izin pembangun sehingga memudahkan dalam proses jual belinya.

4. Sertifikat

Perbedaan tanah kavling dan tanah biasa berikutnya adalah soal sertifikat.

Sertifikat tanah kaveling biasanya lebih lengkap dibandingkan dengan sertifikat tanah.

Secara umum, sertifikat tanah jenis ini sudah mencantumkan izin pembangunan, akses jalan, fasilitas umum, dan batas-batas tanah secara mendetail.

Sementara itu, sertifikat tanah kebun cenderung hanya mencantumkan luas tanah dan nama pemiliknya saja.

5. Potensi Keuntungan

Terakhir, kamu bisa melihat perbedaan tanah kebun dan tanah kaveling pada potensi keuntungan.

Dibanding tanah kebun, tanah kaveling punya potensi keuntungan yang lebih besar.

Hal tersebut karena tanah jenis ini sering kali berada di lokasi yang strategis dan dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah, kantor, dan pusat perbelanjaan.

Tak hanya itu, harga tanahnya sendiri cenderung naik secara stabil dari waktu ke waktu.

***

Semoga pembahasan perbedaan tanah kavling dan tanah biasa di atas bisa bermanfaat untuk Property People.

Simak terus artikel seputar istilah dalam properti hanya di artikel.rumah123.com.

Ikuti laman  Google News kami untuk simak berita edukatif lainnya!

Sedang mencari hunian impian seperti Bintaro Icon di Bintaro, Tangerang Selatan?

Akses rumah123.com untuk dapat kemudahan dalam beli rumah incaran, karena kami pasti #AdaBuatKamu.


Tag: , ,


Emier Abdul Fiqih P

Content Writer

Menjadi penulis di 99 Group sejak 2022 yang berfokus pada artikel properti, gaya hidup, dan teknologi. Lulusan S2 Linguistik UPI ini sempat berprofesi sebagai copy editor dan penyunting buku. Senang menonton film dan membaca novel di waktu senggang.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA