OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Mengenal Perbedaan Mandor dan Kontraktor. Mana yang Lebih Baik?

15 Februari 2023 · 4 min read Author: Emier Abdul Fiqih P

perbedaan kontraktor dan mandor

Sudah tahu apa perbedaan mandor dan kontraktor? Jika belum, simak penjelasan lengkap pada artikel ini, yuk!

Saat memilih jasa konstruksi, kamu mungkin bingung memilih antara menggunakan kontraktor atau mandor.

Pasalnya, kedua profesi tersebut memang bertugas dalam proyek pembangunan sebuah properti.

Meski begitu, kontraktor dan mandor memiliki beberapa perbedaan yang wajib diketahui sebelum memilih salah satunya.

Dikutip dari berbagai sumber, baca sampai tuntas ulasan di bawah ini!

Apa Itu Mandor?

perbedaan mandor dan kontraktor biaya

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), mandor adalah orang yang mengepalai beberapa orang dan bertugas untuk mengawasi pekerjaan mereka.

Bisa disimpulkan bahwa mandor bekerja sebagai pengawas dalam sebuah proyek konstruksi.

Mereka nantinya yang akan memimpin dan mengarahkan tukang yang sedang bekerja.

Meski begitu, di beberapa kesempatan, mandor juga bisa ikut membantu pekerjaan tukang.

Apa Itu Kontraktor?

Di sisi lain, kontraktor adalah perorangan atau badan hukum yang disewa oleh pemilik proyek untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan perjanjian kontrak yang telah disepakati sebelumnya.

Pekerjaan profesi ini biasanya dibatasi oleh waktu penyelesaian, biaya, dan hal-hal lain yang harus diselesaikan sesuai kontrak.

Secara umum, kontraktor mendapatkan proyek dengan dua cara.

Kedua cara tersebut adalah ditunjuk langsung pemilik proyek untuk mengerjakan pembangunan atau melalui lelang yang diselenggarakan oleh pemilik proyek.

Perbedaan Mandor dan Kontraktor

perbedaan mandor dan kontraktor dari segi kontrol

Setelah mengetahui definisi umum terkait mandor dan kontraktor, tak ada salahnya untuk mengetahui perbedaan kedua pekerjaan di bidang properti tersebut.

Inilah penjelasan lengkap seputar perbedaan mandor dan kontraktor.

1. Biaya

Perbedaan mandor dan kontraktor pertama terlihat dari sisi bujet atau biaya.

Biaya yang harus dikeluarkan oleh seorang klien saat menggunakan jasa mandor terbilang lebih murah.

Ini karena kontraktor mempunyai manajemen dan struktur organisasi yang cukup gemuk.

Apalagi, kontraktor ternama umumnya memiliki banyak tenaga ahli.

Kondisi tersebut berbeda 180 derajat dari mandor yang langsung membawahi tukang.

2. Pengawasan dan Kontrol

Banyak pemilik proyek bangunan yang cukup sibuk sehingga tidak memiliki waktu untuk mengawasi proses pembangunannya.

Untuk itu, perlu adanya pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan proyek agar selesai tepat waktu.

Mandor dan kontraktor mempunyai kemampuan dalam mengawasi proyek bangunan.

Hanya saja, kontraktor mempunyai keunggulan dari segi kontrol, koordinasi, dan pengawasan.

Pasalnya, profesi ini bertanggung jawab dalam segala aspek seperti pembelian bahan bangunan, peralatan proyek, hingga kualitas pekerjaan tukang.

Oleh karenanya, pemilik proyek hanya tinggal membayar saja saat menggunakan jasa kontraktor karena segala pekerjaan tinggal terima beres.

Sementara jika memakai jasa mandor, pemilik proyek harus mengontrol dan mengoordinasikan sendiri proyeknya kepada mandor.

3. Waktu

Perbedaan mandor dan kontraktor lainnya adalah soal waktu pelaksanaan proyek.

Kontraktor mempunyai jadwal pekerjaan yang terencana, termasuk distribusi material dan tenaga yang mengerjakannya.

Pemilik bisa mendiskusikan setiap detail pekerjaan dan waktu pelaksanaannya dari awal.

Sementara itu, mandor tidak memiliki jadwal tertentu, tetapi mengacu pada pemilik proyek dalam waktu pelaksanaannya.

Ini membuat pemilik harus terus mengawasi dan mengontrol jalannya proyek agar selesai pada waktu yang diharapkan.

4. Risiko

Pemilik proyek tentu tak ingin terjadi masalah pada konstruksi bangunan proyeknya, dari kualitas struktur hingga finishingnya.

Dalam hal ini, perbedaan mandor dan kontraktor terlihat cukup jelas.

Kontraktor memiliki tenaga ahli dan tenaga pengawas sehingga lebih siap bertanggung jawab terhadap segala risiko yang terjadi di lapangan.

Bahkan, ada juga kontraktor yang siap memberikan garansi terhadap kualitas bangunannya.

Kondisi tersebut tidak akan didapat saat menggunakan jasa mandor.

Mandor biasanya tidak menyediakan garansi karena sifatnya yang hanya menerima perintah dan bertanggung jawab kepada pekerjaan tukangnya.

Jadi, Mana yang Lebih Baik?

Dari penjelasan di atas, pertanyaan yang muncul adalah mana yang lebih baik.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kamu bisa menentukannya sendiri.

Jika punya bujet lebih dan tak ingin repot, kontraktor adalah opsi yang wajib kamu pilih.

Pasalnya, kamu tinggal terima beres atas proyek bangunan yang kamu miliki.

Di sisi lain, mandor layak untuk dipilih jika kamu memiliki bujet yang terbatas atau ingin mengawasi secara langsung proses pembangunan proyekmu.

***

Semoga artikel perbedaan kontraktor dan mandor di atas dapat bermanfaat, ya!

Pantau terus artikel seputar properti hanya di artikel.rumah123.com.

Akses laman Google News rumah123 sekarang juga untuk dapatkan berita terbaru lainnya!

Sedang mencari hunian impian seperti The Kensington Royal Suites di Kelapa Gading, Jakarta Utara?

Wujudkan impian miliki rumah dambaanmu bersama Rumah123.com, karena kami selalu #AdaBuatKamu.


Tag: , , ,


Emier Abdul Fiqih P

Content Writer

Menjadi penulis di 99 Group sejak 2022 yang berfokus pada artikel properti, gaya hidup, dan teknologi. Lulusan S2 Linguistik UPI ini sempat berprofesi sebagai copy editor dan penyunting buku. Senang menonton film dan membaca novel di waktu senggang.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA