OK
Panduan

Konstruksi Bangunan Gedung: Pengertian, Metode, dan Tahapannya

10 Juli 2024 · 3 min read Author: Ilham Budhiman · Editor: M. Iqbal

konstruksi bangunan gedung

Kegiatan konstruksi bangunan gedung bukanlah pekerjaan yang instan karena harus melalui suatu proses yang panjang. Ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan agar pelaksanaan konstruksi dapat diselesaikan dengan baik.


Mewujudkan satu bangunan yang utuh dan kokoh harus melalui perencanaan matang melalui manajemen proyek, Property People.

Pasalnya, dalam pelaksanaan konstruksi, metode ini mencakup semua aspek pekerjaan konstruksi, mulai dari persiapan awal hingga penyelesaian akhir.

Menurut buku Teknik Pelaksanaan Konstruksi Bangunan yang disusun oleh Nur Sahid, pekerjaan awal suatu kegiatan konstruksi dimulai dari pekerjaan persiapan lahan hingga pembersihan area proyek.

Nah, pekerjaan persiapan ini berlaku untuk semua pekerjaan bangunan sipil.

Selengkapnya, baca sampai tuntas pada penjelasan di bawah ini, ya!

Apa Itu Konstruksi Bangunan Gedung?

Sumber: Unsplash/Danist Soh

Konstruksi bangunan gedung adalah proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan sebuah gedung dengan tujuan untuk menghasilkan bangunan yang kuat, aman, fungsional, estetis, dan ekonomis.

Secara umum, kegiatan konstruksi terbagi menjadi dua bagian besar, yaitu perencanaan dan pelaksanaan.

Tahap perencanaan meliputi studi kelayakan, pengadaan tanah, persiapan desain, hingga pengurusan izin.

Sementara itu, tahap pelaksanaan meliputi pekerjaan persiapan, pembangunan struktur bangunan (fondasi, kolom, balok, dan plat), pemasangan atap, dinding, hingga proses akhir berupa finishing.

Simak penjelasan ringkasnya yang dikutip dari buku Teknik Pelaksanaan Konstruksi Bangunan dan sumber lainnya di bawah ini!

Tahapan Konstruksi Bangunan Gedung

1. Pekerjaan Persiapan

Sumber: Unsplash/Shane McLendon

Dalam buku tersebut, pekerjaan persiapkan dilakukan untuk menyiapkan apa saja yang berhubungan dengan pelaksanaan proyek.

Harapannya, pelaksanaan proyek dapat dilakukan dilakukan cepat, tepat dan efisien, efektif.

Langkah yang dilakukan pada saat pekerjaan persiapan adalah pengukuran dan pemasangan bouwplank, pembersihan lapangan proyek, serta keamanan proyek berupa pembuatan pagar dilokasi proyek.

Selain itu, persiapan pembuatan direksi keet yang berfungsi sebagai hunian sementara bagi pekerja atau tempat melakukan rapat.

2. Pengerjaan Struktur Bangunan

Selanjutnya adalah pengerjaan struktur bangunan yang biasanya dilakukan setelah proses cut and fill.

Tahapan konstruksi bangunan gedung ini meliputi pengerjaan fondasi, pekerjaan sloof, pekerjaan kolom, pekerjaan balok, hingga pekerjaan plat lantai.

Setelah struktur selesai, dilakukan pemasangan atap gedung.

Dalam pembangunan bangunan vertikal, tutup atap disebut juga sebagai topping off.

3. Penyelesaian Interior

Penyelesaian interior dalam konstruksi bangunan gedung adalah tahap selanjutnya dalam pembangunan gedung.

Pekerjaan ini berfokus pada pembuatan ruangan-ruangan dan penambahan elemen-elemen interior untuk membuat gedung menjadi fungsional dan estetis.

Elemen-elemen yang termasuk dalam penyelesaian interior meliputi pengerjaan dinding, lantai, plafon, pintu, jendela, sanitasi, dan lain-lain.

4. Finishing

Sumber: Freepik/Freepik

Dalam konstruksi bangunan gedung, finishing adalah tahap akhir dari proses pembangunan, Property People.

Proses finishing bertujuan untuk menyempurnakan dan memperindah bangunan.

Adapun pengerjaan finishing meliputi pengecatan, penutupan area tertentu, dan pemasangan elemen-elemen pada bagian interior dan eksterior bangunan.

5. Penyerahan Bangunan

Setelah semua pekerjaan selesai, dilakukan penyerahan bangunan kepada pemilik.

Penyerahan bangunan dalam konstruksi bangunan gedung dikenal sebagai serah terima pekerjaan.

Dalam proses akhir ini, kontraktor menyerahkan hasil pekerjaannya kepada pemilik proyek.

Hal ini sekaligus menandai selesainya pekerjaan konstruksi sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.

Pemilik proyek berhak melakukan pemeriksaan awal secara menyeluruh untuk menilai kualitas pekerjaan.

Jika sudah sesuai, pemilik proyek dan kontraktor menandatangani berita acara serah terima sebagai tanda bahwa bangunan telah diserahkan dan diterima.

***

Demikian penjelasan mengenai konstruksi bangunan gedung beserta tahapannya.

Semoga penjelasan tersebut bermanfaat, ya.

Temukan artikel menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Tak lupa, kunjungi laman Rumah123 jika sedang mencari hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

Ingin ngobrolin properti? Yuk, buka laman Teras123!

***sumber foto header: shutterstock.com


Tag: , ,


Ilham Budhiman

Lulusan Sastra Daerah Unpad yang pernah berkarier sebagai wartawan sejak 2017 dengan fokus liputan properti, infrastruktur, hukum, logistik, dan transportasi. Saat ini, fokus sebagai penulis artikel di 99 Group.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA