Pasang AC 1/2 PK atau 1 PK ya? Daripada menebak-nebak, lebih baik kamu sesuaikan terlebih dahulu dengan daya listrik dan luas ruangan!

ac 1/2 pk - rumah123.com

Di Indonesia, khususnya di wilayah dataran rendah, AC alias pendingin ruangan, seakan sudah menjadi barang elektronik yang wajib ada di rumah. Tapi sebelum menginstalasi AC, sebaiknya kamu menyesuaikan daya listrik dan luas ruangan di rumah.

Jangan sampai terjadi mati listrik karena penggunaan listrik dari AC kelewat besar. Jangan sampai juga AC yang telah dipasang tak berfungsi dengan maksimal karena ruangan terlalu besar atau pun terlalu kecil. Nah, kira-kira untuk di rumahmu, AC mana yang harus kamu beli dan pasang? Apakah AC 1/2 PK, atau AC 1 PK? Yuk, cari tahu bersama!

Menentukan AC 1/2 PK Atau 1 PK sesuai daya listrik

Kapasitas AC biasa dinilai dari berapa PK AC tersebut. PK AC juga sering disebut sebagai horse power atau tenaga dari AC tersebut. Untuk mengetahui berapa besar PK AC yang harus dipilih, kamu bisa menyesuaikannya dengan daya listrik di rumahmu terlebih dahulu.

Umumnya, PLN hanya menyediakan beberapa pilihan standar daya listrik, yaitu 220VA (1A), 450VA (2A), 900VA (4A), 1300VA (6A), 2200VA (10A), 3500VA (16A), 4400VA (20A), 5500VA (25A) dan seterusnya.

- AC stardard 1/2 PK, umumnya memakan daya 400 Watt

- AC low watt 1/2 PK, umumnya memakan daya 320 Watt

- AC standard 3/4 PK, umumnya memakan daya 600 Watt

- AC low watt 3/4 PK, umumnya memakan daya 530 Watt

- AC standard 1 PK, umumnya memakan daya 840 Watt

- AC low watt 1 PK, umumnya memakan daya 660 Watt

- AC inverter 1 PK, umumnya memakan daya 225 - 920 Watt

Kamu tinggal mencocokkan jumlah total daya arus listrik rumah dengan kebutuhan AC yang diperlukan. Jangan lupa juga untuk menghitung konsumsi penggunaan barang elektronik lainnya yang ada di rumah dan mengakumulasikan seluruhnya. Jangan sampai konsumsi listrik melebihi total daya listrik rumahmu.

Menentukan AC 1/2 PK atau 1 PK sesuai luas ruangan

Dalam menentukan besaran PK, kamu juga bisa menjadikan British Termal Unit (BTU) sebagai acuan besaran. Cara menentukan nilainya dengan mengalikan panjang ruangan dalam satuan meter dengan 500 (besaran baku BTU). Misalnya ruangan 3 x 2 meter, bisa dihitung seperti ini: Nilai BTU = P X L X 500 = 3 X 2 X 500 = 3000 BTU.

Apabila nilainya kurang dari 5000 BTU, kamu bisa menggunakan AC 1/2 PK. Sedangkan apabila nilai maksimal BTU 7000, kamu bisa gunakan 3/4 PK. Ruangan dengan nilai maksimal 7000 BTU, gunakan AC 1 PK.

Nah, sekarang kamu sudah mendapatkan gambaran akan horse power AC yang harus dipilih kan? Semoga artikel ini bermanfaat untukmu!

Bagikan: 5846 kali