OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Mengenal Lantai Vinyl, Jenis, Serta Kelebihan dan Kekurangannya untuk Lantai Rumah

02 Maret 2023 · 5 min read Author: Maskah Alghofar

Lantai Vinyl

Berikut ini sejumlah kelebihan dan kekurangan lantai vinyl yang banyak digunakan rumah zaman sekarang. Simak ulasannya di sini!

Setiap orang ingin memiliki hunian yang nyaman dan menawan.

Mulai dari desain rumah hingga dekorasi bagian dalam dan luar huniannya.

Nah, salah satu ide dekorasi yang dapat kamu gunakan untuk membuat tampilan rumah lebih menarik adalah dengan lantai vinyl.

Ada sejumlah kelebihan dan kekurangan lantai vinyl yang dapat kamu peroleh di rumah.

Mulai dari tampilannya yang estetis, pengaplikasian yang mudah, hingga perawatannya yang murah.

Akan tetapi, sebagian orang masih  belum memahami apa itu vinyl lantai kayu dan kegunaannya untuk rumah.

Agar lebih jelasnya, yuk simak informasi terkait vinyl dan seluk beluknya berikut ini.

Apa itu Lantai Vinyl?

mengenal apa itu lantai vinyl

Vinyl adalah lantai sintetis dengan motif kayu dan lainnya yang memberikan kesan estetis pada ruangan.

Bahan vinyl lantai ini memiliki ketahanan terhadap lingkungan lembap sehingga penggunaannya lebih tahan lama.

Lantai vinyl kayu dapat menjadi pilihan sebagai material pelapis lantai pengganti keramik dan ubin.

Banyak orang mulai menggunakan jenis lantai ini untuk dekorasi rumahnya pada zaman sekarang.

Sebab, vinyl tahan terhadap air, anti rayap, mudah diaplikasikan dan memiliki banyak pilihan desain.

Tidak hanya vinyl motif kayu, kamu juga dapat menggunakan pilihan lain, seperti motif zigzag, bebatuan alam, motif beton, dan abu gelap polos.

Jenis Lantai Vinyl

Ada dua jenis vinyl lantai yang dapat kamu pilih untuk dekorasi lantai di rumah, yaitu vinyl tile dan karpet vinyl.

1. Vinyl Tile

Jenis lantai vinyl pertama adalah vinyl tile yang memiliki motif menyerupai keramik atau batu marmer.

Vinyl lantai jenis ini cocok untuk kamu yang ingin memiliki lantai dengan kesan keramik tapi tidak ingin benar-benar menggunakan material keramik.

Sebab, pemasangan vinyl tile ini lebih mudah daripada keramik.

Kamu hanya perlu menggunakan lem khusus agar material ini menempel dengan kokoh di lantai.

Pemasangan lantai ini dapat kamu lakukan secara vertikal maupun horizontal sesuai dengan keinginan.

2. Karpet Vinyl

Jenis lantai motif kayu kedua ini yaitu karpet vinyl yang berbentuk roll panjang.

Meski bernama karpet, lantai ini tidak berbulu dan berbentuk keras layaknya keramik.

Panjang karpet ini mencapai  25 meter dengan lebar 2 meter.

Kamu dapat memiliki motif pattern kayu mulai dari coklat muda hingga coklat tua.

Kelebihan Penggunaan Vinyl

Ada banyak kelebihan dan kekurangan lantai vinyl jika menjadi material dekorasi di rumah.

Berikut sejumlah kelebihan jenis lantai ini yang bisa kamu nikmati, di antaranya:

1. Tampilan Lebih Mewah

Jenis lantai ini memiliki tampilan yang menarik dengan permukaan menyerupai kayu.

Dengan tekstur permukaan yang sangat halus dan cantik, kamu bisa mendapatkan kesan mewah pada penggunaan lantai ini.

Penghuni pun memberikan kesan positif kepada tamu yang datang sehingga lebih nyaman dalam bercengkrama.

2. Pemasangan Mudah

Kelebihan lantai dengan motif kayu ini selanjutnya adalah cara pemasangan yang mudah.

Kamu dapat memasangnya di rumah secara mandiri tanpa bantuan ahli.

Hal ini karena vinyl adalah pola yang cukup rapi sehingga solid dan kuat saat kamu pasang.

3. Tahan Air dan Tidak Licin

Bahan vinyl lantai yang merupakan campuran dari plastik membuatnya lebih tahan air dan tidak licin.

Kamu tidak perlu takut material menjadi lembab, karena lantai ini aman dari tumpahan air.

4. Tahan Terhadap Noda

Lantai ini juga memiliki kelebihan lainnya yang tidak dimiliki oleh jenis lantai lainnya.

Sebab, lantai ini cukup tahan terhadap noda karena kamu hanya perlu mengepelnya dalam kurun waktu tertentu saja.

5. Awet dan Tahan Lama

Jenis lantai ini punya daya tahan yang lebih kuat dibandingkan lantai keramik dan lainnya.

Dengan bahan material Polyvinyl Chloride (PVC yang bersifat lembut dan elastis, lantai ini akan awet digunakan.

6. Lebih Ekonomis

Jenis lantai kayu ini memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan jenis keramik atau lainnya.

Meski demikian, kamu dapat memberikan kesan mewah pada penampilan lantai di rumah.

Menariknya, kamu juga dapat memilih desain dan motif yang bervariasi hanya dengan bermodalkan ratusan ribu per meternya.

Kekurangan Penggunaan Vinyl

1. Material Sintetis

Jenis lantai ini terbuat dari bahan sintesis dengan kandungan VOC (votatile organic compounds) yang bisa mempengaruhi kesehatan jika lepaskan ke udara.

Kamu dapat mengantisipasinya dengan memberikan sirkulasi udara yang cukup di rumah.

2. Tidak Cocok untuk Luar Ruangan

Warna lantai ini mudah pudar jika terpapar sinar matahari langsung dalam kurun waktu lama.

Oleh karena itu, lantai ini tidak cocok digunakan pada luar ruangan.

3. Tidak Tahan Gores dan Berat

Meski lantai ini tahan terhadap noda, tapi goresan tajam dapat merusak motifnya.

Selain itu, barang yang terlalu berat juga dapat merusak struktur dan motif lantai ini.

4. Sulit Dibuka Kembali

Meski lem lantai ini mudah terkelupas jika terlalu sering terkena air.

Namun, sistem tempel pada pemasangan lantai dapat menyulitkan kamu saat membukanya.

Maka dari itu, pemasangan lantai ini tidak dianjurkan jika kamu akan mengganti keramik dalam waktu dekat.

***

Semoga informasi terkait dengan lantai vinyl mulai dari jenis hingga kelebihan dan kekurangannya ini bermanfaat untuk kamu, ya!

Temukan informasi menarik seputar properti dan gaya hidup hanya di artikel.rumah123.com.

Ikuti juga Google News kami untuk mendapatkan berita terkini yang bermanfaat.

Sedang mencari hunian? Kunjungi Rumah123.com untuk mendapatkan penawaran properti terbaik karena kamu akan selalu #AdaBuatKamu.


Tag: ,


Maskah Alghofar

Content Writer

Maskah adalah seorang content writer di 99 Group sejak tahun 2022. Lulusan Penerbitan PoliMedia Jakarta ini mengawali karir sebagai jurnalis online. Kini, Maskah rutin menulis tentang properti, gaya hidup, pendidikan, dan kesehatan.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA