Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Bagi investor pemula, memang nggak gampang untuk menentukan apakah ingin menjual kembali atau menyewakan properti yang sudah dimiliki. Jual lagi atau sewakan? Nah, lho.

Sebenarnya, hal ini tidak terlalu sulit. Tung Desem Waringin berbagi tips untuk investor properti. Motivator papan atas ini juga menjadi investor properti. Dia membagikan “The Secret to Investing in Property” dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

Baca juga: Mau Investasi? Beli Properti dari Pengembang Terpercaya Dong

Menurutnya, alokasi properti itu terbagi dalam empat kategori yaitu alokasi jenis, alokasi kelas, alokasi tempat, dan alokasi waktu.

Pilihan untuk menjual lagi atau menyewakan unit properti termasuk dalam alokasi kelas. Dia menuturkan ada tiga tindakan dalam alokasi ini. “Ada tiga alokasi jenis. Tanah untuk “dijemur”, beli untuk dijual, dan beli tidak untuk dijual,” ujar Tung.

Baca juga: Mendingan Bayar Tunai atau Nyicil Ya?

Tung memberikan istilah tanah untuk dijemur. Dia hanya membeli tanah dan dibiarkan saja tanpa dibangun apa pun. Nantinya, tanah ini baru akan dimanfaatkan beberapa tahun kemudian, bisa untuk dijual lagi, dibangun rumah, atau mengajak pihak lain bekerja sama dalam pengembangannya.

Dia memiliki tanah dalam ukuran sangat luas di luar negeri. Meski hanya tanah, namun dia menyatakan lokasi tanah yang dibeli harus strategis atau masuk dalam kawasan pembangunan. Dia baru akan menentukan tanah ini mau diapakan kelak.

Baca juga: Jangan Berinvestasi Properti Pada Satu Jenis Tipe Properti Saja Lho

Tung mempunyai properti yang dibeli dan kemudian dijual. Dia membeli properti, merenovasinya, dan kemudian menjual. Atau pilihan dia membeli, merubuhkan, membangun ulang, dan kemudian menjualnya.

Terakhir, dia memiliki properti yang tidak dijual. Dia membeli properti dan kemudian dimanfaatkan untuk mendapatkan uang sewa. Tung mempunyai rumah, apartemen, hingga rumah kos.

Baca juga: Ssstt, Ternyata Banyak Lho Keuntungan Berinvestasi Properti

Nah, sudah ada tiga pilihan. Beli properti lalu disimpan, beli properti lalu dijual lagi, atau beli properti lantas disewakan.

Kamu sudah bisa membayangkan bukan kalau kami bisa berinvestasi properti, kamu mau apakan rumah, apartemen, ruko, atau tanah milik kamu? Jual atau sewa? Nggak usah bingung.

Bagikan: 957 kali