saham blue chip

Saham blue chip  kerap jadi pilihan bagi para calon investor dan investor pemula.  

Sebab, investasi saham blue chip ini kerap disebut pasti menguntungkan. 

Namun, sebelum kamu mengetahui berbagai daftar perusahaannya, akan lebih jika kamu memahami apa itu saham blue chip terlebih dahulu. 

Yuk, cari tahu tentang seluk beluk saham blue chip di bawah ini:

Apa Itu Saham Blue Chip

Saham blue chip adalah saham dengan angka kapitalisasi pasar yang besar, yakni di atas Rp40 triliun. 

Dengan begitu, perusahaan dengan nilai pasar saham itu bukanlah main-main. 

Perusahaan dalam kategori ini cenderung memiliki etos dan kinerja yang baik, serta dikelola orang-orang profesional di bidangnya. 

Kebanyakan perusahaan ini biasanya bergerak di industri yang menjadi kebutuhan dasar banyak orang. 

Dengan kebutuhan yang tinggi pada masyarakat, perusahaan-perusahaan tersebut cenderung memiliki keuntungan yang besar. 

Tertarik berinvestasi di saham blue chip? Yuk, simak daftarnya!

10 Saham Blue Chip Terbaik

saham blue chip Sumber: Libertex

Pada Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat lebih dari 600 saham yang terdaftar. 

Berikut 10 saham blue chip terbaik yang diminati para investor, yakni

Bank Central Asia (BCA) – BBCA 

BCA dikenal sebagai salah satu bank swasta terbaik dan terbesar di Indonesia. 

Jaringannya yang luas membuat jumlah nasabahnya menyentuh angka jutaan. 

Perusahaan mereka dikelola dengan efisien, terlihat pada Return on Asset (ROA) yang paling tinggi diantara bank lain di kelasnya. 

Tak hanya itu, tingkat kredit macetnya juga merupakan yang paling rendah dari para kompetisinya. 

Bank Rakyat Indonesia (BRI) – BBRI

Saham bank BRI juga cenderung diminati oleh banyak investor karena performa mereka yang baik. 

Saham BRI tergolong aktif dalam perdagangan di bursa efek dan cenderung menjadi pilihan utama dalam investasi. 

Kinerja saham blue chip BRI cenderung berasal dari komitmen untuk memberikan pinjaman kredit kepada UMKM. 

Selain itu, BBRI sering melakukan stock split, yang bertujuan agar masyarakat bisa menjangkau dan mengambil bagian dari saham mereka.

Pertumbuhan kredit BRI sangat konsisten sebagai bank dengan aset kedua terbesar setelah BCA. 

BRI mencatat pertumbuhan kredit yang stabil diatas industri ini berkat pangsa pasar UMKM yang kompetitornya masih sedikit.

Baca Juga: Nggak Perlu Ngantri, Begini Syarat, Biaya, dan Cara Membuat SIM Online dari Rumah 

Unilever Indonesia – UNVR

Perusahaan consumer goods terbesar di Indonesia ini sudah dikenal banyak orang. 

Sebab, berbagai produknya selalu hadir di tengah kalangan masyarakat Indonesia di berbagai kalangan. 

ROE (return of equity) dari Unilever juga selalu meningkat setiap tahunnya. 

Perusahaan ini juga mampu menghasilkan laba dari setiap equity yang diberikan pemegang saham. 

Saham blue chip UNVR hampir dikatakan tidak mempunyai hutang bank karena pendapatan mereka yang besar dibandingkan aset perusahaan. 

Tak heran banyak orang yang tertarik dengan saham Unilever yang disebut akan meningkat tajam dalam beberapa tahun mendatang. 

Telekomunikasi Indonesia – TLKM

Perusahaan raksasa BUMN yang bergerak di jasa telekomunikasi ini sudah lama melayani masyarakat Indonesia.

Telkom selalu konsisten berhasil memperoleh keuntungan bersih dari tahun ke tahun meskipun dalam kondisi ekonomi yang sedang tidak pasti.

Perusahaan ini juga dikenal membagi dividen secara konsisten sebagai tanda dari perusahaan dengan kinerja baik. 

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk – ICBP

Siapa yang tak kenal perusahaan produsen mie instan yang satu ini?

PT Indofood selalu membuat pasar makanan selalu prospektif dari tahun ke tahun. 

Pertumbuhan penghasilan dari korporasi Indofood ini juga tumbuh secara konsisten setiap tahunnya. 

Saham blue chip makanan juga disebut sangat aman, terlebih jika produknya sudah dikonsumsi masyarakat dalam keseharian. 

Bank Mandiri (persero) Tbk – BMRI

Kinerja bank Mandiri cenderung stabil karena mampu menyeimbangkan pertumbuhan laba bersih dan kredit, 

Dikenal sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, performa jangka panjang Bank Mandiri juga diprediksi akan tetap stabil.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) – PGAS

Perusahaan Gas Negara merupakan perusahaan nasional Indonesia yang bergerak di bidang transportasi dan distribusi gas bumi. 

Secara keseluruhan, PGN mempunyai performa yang bagus dan diprediksi akan cepat pulih dan meningkat setelah melewati masa bearish. 

PT. Astra International Tbk – ASII

Astra International Tbk (ASII) mempunyai enam lini bisnis yakni; otomotif, jasa keuangan, alat berat, teknologi informasi, infrastruktur dan logistik.

Perusahaan ini juga didukung oleh berbagai anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. 

Mulai dari bidang perakitan dan distribusi mobil, sepeda motor dan suku cadang, penjualan alat berat,perkebunan, hingga jasa keuangan. 

Baca Juga: Ini 7 Keuntungan Investasi Properti Saat Pandemi, Dinilai Paling Aman!

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. – BBNI

Salah satu perbankan milik BUMN di Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk didirikan pada tahun 1946. 

Perusahaan ini fokus pada segmen korporasi, konsumen dan ritel. 

Melalui anak perusahaannya, BNI juga bergerak di bidang asuransi, keuangan, dan perusahaan sekuritas.

Meski sempat terkena dampak yang menimpa BEI, namun saham BNI disebut akan cepat mengalami pemulihan. 

Itulah 10 saham terbaik yang cocok untuk para investor pemula. 

Sudah siap untuk menanam saham di perusahaan-perusahaan di atas?

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Roseville hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
5435 kali