OK

Hukum Bacaan Tajwid Al-Qur'an Lengkap dengan Penjelasan dan Contohnya. Yuk, Belajar Ngaji Lebih Baik Lagi

29/04/2022 by Maskah Alghofar

hukum bacaan tajwid

Hukum bacaan tajwid dan contohnya penting diketahui agar setiap muslim bisa membaca Al Qur’an dengan baik dan benar. Simak ulasannya berikut ini.

Al-Qur’an merupakan bagian dari rukun Iman yang menjadi pedoman umat Islam di seluruh dunia.

Kitab suci yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW ini memiliki banyak keistimewaan.

Salah satunya adalah cara membacanya yang berbeda dari bacaan lain bahkan bahasa Arab sekalipun.

Tidak hanya itu, membaca Al-Qur’an juga disunahkan karena akan menjadi penyelamat seorang muslim di hari akhir.

“Bacalah oleh kalian Al-Qur’an. Karena ia (Al-Qur’an) akan datang pada Hari Kiamat kelak sebagai pemberi syafaat bagi orang-orang yang rajin membacanya.” (HR. Muslim 804).

Melansir dari laman Umroh.com, berikut ini hukum bacaan tajwid dalam Al-Qur’an yang wajib diketahui.

Hukum Bacaan Tajwid Nun Mati atau Tanwin

hukum bacaan tajwid

Sumber: cnbcindonesia.com

Berikut ini beberapa bacaan nun mati saat bertemu suatu huruf, salah satu hukum bacaan tajwid.

1. Izhar Halqi

Hukum bacaan tajwid yang dibaca terang dan jelas adalah izhar, kamu perlu mengingatnya.

Sedangkan izhar halqi adalah hukum bacaan nun mati atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf izhar halqi.

Halqi sendiri berarti tenggorokan, maka cara mengucapkannya harus jelas juga, huruf-huruf tersebut antara lain alif atau hamzah(ء), kha’ (خ), ‘ain (ع), ha’ (ح) , ghain (غ), dan ha’ (ﮬ).

Contoh bacaannya: نَارٌ حَامِيَةٌ

2. Idgham Bighunnah

Dalam ilmu tajwid ada hukum bacaan gunnah yang artinya dengung, sedangkan idgham bighunnah artinya melebur disertai dengungan.

Adapun huruf idgham bigunnah yang harus mendengung yakni:  nun (ن), mim (م), wawu (و) dan ya’ (ي).

Contoh bacaannya: مُّمَدَّدَةٍ عَمَدٍ فِيْ

3. Idgham Bilaghunnah

Idgham Bilaghunnah artinya melebur tanpa dengung, bisa dibedakan dengan hukum bacaan tajwid sebelumnya.

Hukum bacaan tersebut berlaku jika nun atau tanwin bertemu huruf berikut lam dan ra’.

Contoh bacaannya:  لَمْ مَنْ

4. Iqlab

Iqlab adalah hukum bacaan apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan satu huruf saja yaitu huruf  ba’ (ب).

Di dalam bacaan ini, bacaan nun mati atau tanwin tidak lagi dibaca sebagai nun atau tanwin berubah menjadi bunyi huruf mim (م).

Contoh bacaannya: لَيُنۢبَذَنَّ

5. Ikhfa’ haqiqi

Ikhfa artinya menyamarkan, bacaan ini berlaku apabila huruf nun mati atau tanwin bertemu dgn huruf-huruf ikhfa.

Huruf ikhfa, yakni:  ta’(ت), tha’ (ث), jim (ج), dal (د), dzal (ذ), zai (ز), sin (س), syin (ش), sod (ص), dhod (ض), , fa’ (ف), qof (ق), dan huruf  kaf (ك).

Contoh bacaannya: نَقْعًا فَوَسَطْنَ

Hukum Bacaan Tajwid Mim Mati

hukum bacaan tajwid al-Qur'an

Sumber: dream.co.id

Selain itu, ada juga hukum bacaan yang didasarkan pada pertemuan mim mati dengan huruf tertentu.

1. Ikhfa Syafawi

Hukum bacaan tajwid yang cara membacanya samar-samar adalah ikhfa syafawi.

Ikhfa syafawi yakni hukum bacaan huruf mim mati  (مْ) yang bertemu dengan huruf ba  (ب).

Contoh bacaannya: فَاحْكُم بَيْنَهُم

2. Idgham Mimi

Hukum tajwid idgham mimi atau idgham mutamasilain, yakni ketika huruf mim mati bertemu dengan huruf mim. 

Cara melafalkan bacaannya dengan membaca huruf mim rangkap secara mendengung.

Contoh bacaannya: كَمْ مِن فِئَةٍ

3. Izhar Syafawi

Hukum bacaan tajwid yang dibaca jelas pada bibir sambil menutup mulut, yaitu izhar syafawi.

Berlaku apabila huruf mim mati (مْ) bertemu dengan salah satu huruf hijaiyyah selain huruf mim (مْ) dan huruf ba (ب).

Contoh bacaannya: لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hukum Bacaan Tajwid Idgham

Dalam ilmu tajwid pada lafaz terdapat hukum bacaan idgham, yakni bilagunnah dan bigunnah.

Namun, ada 3 jenis idgham lainnya berikut ini, jangan lupa mengingat perbedaannya.

1. Idgham Mutamatsilain

Idgham mutamatsilain adalah hukum bacaan yang terjadi apabila suatu huruf bertemu dengan huruf yang sama.

Misalnya, huruf dal bertemu dengan huruf dal. 

Contohnya:  ﻗَﺪ ﺩَﺨَﻠُﻮاْ.

2. Idgham Mutaqaribain

Jenis idham ini bertemu dengan dua huruf hijaiyah yang makhraj dan sifatnya hampir sama.

Misalnya, huruf mim bertemu ba’ dan huruf kaf bertemu qaf.

Contohnya: ﻧَﺨْﻠُﻘڪُﻢْ

3. Idgham Mutajanisain

Idgham ini terjadi ketika dua huruf dengan makhraj yang sama tetapi tidak sama sifatnya.

Misalnya, huruf ta’ bertemu tha, lam bertemu  ra’ serta dzal dan huruf zha.

Contohnya: ﻗُﻞ ﺭَﺏﱢ

Hukum Bacaan Tajwid Mad

Hukum bacaan Mad artinya melanjutkan. Ada dua jenis mad dalam Al-Qur’an, yakni mad asli dan mad far’i.

Sedangkan huruf mad ada tiga yakni  alif, wau, dan ya’.

Untuk menjadi bacaan mad, maka huruf-huruf tersebut harus berbaris mati atau disebut dengan istilah saktah.

Adapun cara mengukur panjang pendek suatu mad dengan menggunakan harakat, seperti 2 harakat, 3 harakat, dan seterusnya.

Demikian informasi terkait hukum bacaan tajwid dalam Al-Qur’an, umat muslim wajib mengetahuinya.

Semoga bermanfaat, ya. Kamu juga bisa dapatkan artikel menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti, karena Rumah123.com serta 99.co selalu #AdaBuatKamu.


Tag: , , ,


Maskah Alghofar

Maskah Alghofar

Penulis Rumah123.com. Lulusan Penerbitan yang pernah menjadi wartawan hukum dan senang menulis finansial, gaya hidup, dan properti.