OK
logo rumah123
logo rumah123
Iklankan Properti
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

7 Hikmah Beriman kepada Qada dan Qadar yang Wajib Diketahui Umat Islam

07 Februari 2024 · 5 min read Author: Ilham Budhiman · Editor: M. Iqbal

solat di masjid

hikmah beriman kepada qodo dan qodar | sumber: shutterstock.com

Hikmah beriman kepada qada dan qadar wajib diketahui umat Islam karena keduanya adalah rukun iman.

Beriman kepada qada dan qadar termasuk rukun iman yang keenam, Property People.

Menurut buku Beriman kepada Qadak dan Qadar oleh Abdul Hadi Awang, kewajiban beriman kepada qada dan qadar disebut dalam Al-Qur’an serta hadis Nabi Muhammad saw..

Pada surat Ali Imran ayat 26, Allah Swt. berfirman:

Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai Allah, Pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau mencabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”

Lalu, apa hikmah beriman kepada qada dan qadar?

Simak informasi mengenai hal tersebut di bawah ini, ya!

Apa Itu Hikmah Beriman kepada Qada dan Qadar

hikmah beriman kepada qada dan qadar

Menurut buku Beriman Kepada Qada dan Qadar Kelas XII SMA/SMK oleh Cendekia Kemenag, qada adalah ketetapan, ketentuan, ukuran, takaran, sifat, atau secara istilah berupa ketetapan Allah yang tercatat di Lauh al-Mahfuz.

Ketetapan ini sesuai dengan kehendak-Nya dan berlaku untuk seluruh makhluk atau alam semesta.

Sementara itu, qadar adalah ketetapan yang telah terjadi atau keputusan yang diwujudkan, yang secara istilah merupakan ketetapan atau keputusan Allah yang memiliki sifat Maha Kuasa (qadir) atas segala ciptaan-Nya, baik takdir yang baik maupun takdir yang buruk.

Dengan kata lain, hubungan antara qada dan qadar sangatlah erat dan tidak dapat dipisahkan.

Jadi, hikmah beriman kepada qada dan qadar adalah bahwa dengan memiliki keyakinan kuat terhadap ketetapan dan takdir Allah, seseorang akan mampu menghadapi berbagai situasi dalam hidup dengan ketenangan dan kepasrahan.

Hasilnya, akan membawa kedamaian batin karena individu menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini adalah hasil dari kehendak Allah.

7 Hikmah Beriman kepada Qada dan Qadar

1. Mendorong Kemajuan dan Kemakmuran

hikmah beriman kepada qada dan qadar

Sumber: Unsplash/Masjid MABA

Berdasarkan buku Beriman Kepada Qada dan Qadar, hikmah beriman kepada qada dan qadar adalah mendorong kemajuan dan kemakmuran bagi kaum muslim.

Dengan memahami bahwa segala sesuatu yang telah ditetapkan Allah, manusia didorong untuk memanfaatkan potensi dan sumber daya yang ada dengan sebaik-baiknya.

Hal ini untuk mencapai kemajuan dan kemakmuran dalam hidupnya.

2. Menghindari Sifat Sombong

Hikmah beriman kepada qada dan qadar adalah menghindari sifat sombong.

Dengan beriman kepada takdir, seseorang yang memperoleh kesuksesan, meraih jabatan yang tinggi, atau memiliki harta berlimpah maka tidak akan merasa sombong.

Sebaliknya, seseorang akan rendah hati karena menyadari bahwa sukses yang diperoleh bukan semata-mata hasil usahanya sendiri, melainkan sudah menjadi ketetapan Allah.

Perilaku beriman kepada qada dan qadar inilah yang mesti dijaga umat Islam.

3. Melatih Berhusnuzan

hikmah beriman kepada qada dan qadar

Sumber: Unplash/David Monje

Manfaat beriman kepada qada dan qadar adalah melatih berbaik sangka (husnuzan).

Iman kepada takdir mendidik manusia untuk berbaik sangka pada ketetapan Allah karena apa yang kita inginkan belum tentu berakibat baik, demikian pula sebaliknya.

4. Melatih Kesabaran

Beriman kepada qada dan qadar mengajarkan manusia untuk bersabar dalam menghadapi ujian dan cobaan hidup.

Seseorang akan tetap tabah, sabar, dan tidak putus asa pada saat mengalami kegagalan karena menyadari bahwa semua kejadian sudah ditetapkan oleh Allah.

Hal ini sebagaimana firman Allah Swt.:

“Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya tidak putus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum kafir.” (QS. Yusuf 12: 87)

5. Terhindar dari Sifat Ragu dan Penakut

Salah satu hikmah beriman kepada qada dan qadar adalah menumbuhkan sifat pemberani.

Kepercayaan pada qada dan qadar Allah memberikan keberanian dan keteguhan hati dalam menghadapi tantangan hidup, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh rasa ragu atau ketakutan.

6. Meningkatkan Sikap Optimistis

hikmah beriman kepada qada dan qadar

Sumber: Freepik/jcomp

Hikmah beriman kepada qada dan qadar adalah meningkatkan sikap optimistis dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan beriman pada takdir, seseorang akan percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi memiliki hikmah dan tujuan yang baik dari Allah.

Jadi, mereka tetap semangat dan berusaha keras dalam menghadapi kehidupan.

7. Menumbuhkan Rasa Ikhlas dan Rasa Syukur

Hikmah beriman pada qada dan qadar adalah menumbuhkan rasa ikhlas atau selalu merasa rela menerima setiap apa yang terjadi.

Dengan beriman kepada qada dan qadar, seseorang akan memahami bahwa semua yang terjadi pada dirinya berasal dari Allah Swt..

Sikap seseorang yang beriman kepada qada dan qadar sebaiknya selalu ikhlas dan bersyukur atas kehendak-Nya.

Hal ini sebagaimana firman Allah Swt.:

“Orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: bahwasanya kami ini bagi (kepunyaan) Allah, kami semua ini pasti kembali lagi kepada-Nya.” (QS. Al Baqarah: 156)

***

Semoga bermanfaat, ya.

Temukan ulasan islami menarik lainnya di artikel.rumah123.com.

Ingin cari informasi seputar hunian, tips, hukum, hingga KPR?

Yukngobrolin properti di Teras123 dan ajukan pertanyaan kamu sekarang.

Dapatkan kemudahan memiliki hunian di Rumah123 karena yang kamu butuhkan #SemuaAdaDisini.

Referensi

  • Awang, Hadi. 2008. Beriman kepada Qada dan Qadar. PTS Islamika.
  • Beriman Kepada Qada dan Qadar Kelas XII SMA/SMK. Cendekia Kemenag.
  • al-Jauziyyah, Qayyim. 2016. Qadha dan Qadar Referensi Lengkap Tentang Takdir Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis. Qisthi Press.

Tag: , ,


Ilham Budhiman

Lulusan Sastra Daerah Unpad yang pernah berkarier sebagai wartawan sejak 2017 dengan fokus liputan properti, infrastruktur, hukum, logistik, dan transportasi. Saat ini, fokus sebagai penulis artikel di 99 Group.
Selengkapnya