apartemen hantu ilustrasi

Menurunnya tren sewa hunian vertikal belakangan ini, membuat bermunculannya ‘apartemen hantu’ di Jakarta. Berikut beberapa lokasinya.

Jakarta menjadi kota dengan gedung apartemen yang tergolong banyak, terlebih lagi di beberapa daerah yang dekat dengan perkantoran atau kampus.

Banyak penghuni apartemen yang menyewa, umumnya adalah para mahasiswa atau pun para pekerja yang berasal dari luar kota.

Mereka memilih hunian vertikal tersebut, biasanya karena dekat dengan tempat kerja atau pun dengan kampus.

Tidak hanya itu, para ekspatriat pun banyak yang menyewa apartemen mewah di bilangan Jakarta Selatan dan sekitarnya.

Namun, karena pandemi Covid-19 yang berjalan hampir dua tahun ini membuat penyewa apartemen nyaris tidak ada.

Hal itulah yang menyebabkan banyaknya bermunculan "apartemen hantu"  atau apartemen yang tidak berpenghuni di ibu kota.

‘Apartemen Hantu’ di Jakarta

Dilansir dari CNBC Indonesia, tingkat sewa apartemen terpantau sedang dalam tren yang menurun hingga akhir tahun 2021 ini.

Tentu saja penyebabnya adalah adanya penurunan tingkat sewa apartemen alias okupansi, sehingga muncul istilah "apartemen hantu" atau tak berpenghuni.

Berdasarkan riset dari Colliers, okupansi apartemen servis atau serviced apartment menurun hingga kuartal III kemarin, posisi okupansinya hanya di 51% atau di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 60%.

Ferry Salanto, Senior Associate Director Research Colliers Indonesia mengatakan, bahwa okupansi apartemen servis terbagi menjadi dua wilayah.

Kedua wilayah tersebut adalah central business district (CBD) Jakarta dan luar daerah CBD. Nah, untuk saat ini penurunan banyak yang berasal dari luar CBD.

Beberapa kawasan di Jakarta Selatan seperti Kebayoran, Pondok Indah masih memiliki banyak penyewa. Sementara di luar itu lebih sedikit dibandingkan dengan kawasan tersebut.

Hal tersebut pun disampaikan oleh Monica Koesnovagril selaku Director Advisory Sales Colliers Indonesia.

Monica mengatakan bahwa apartemen servis di CBD masih lebih tinggi dibandingkan dengan apartemen non CBD.

“Jika kita refer service apartment non CBD, umumnya berlaku di Jakarta Selatan. Jadi, okupansi paling tinggi di CBD, disusul Jakarta Selatan dan terakhir di luar area ini,” ujar Monica.

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel dan tips menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti seperti Samira Residence Sentul.

Bagikan:
131 kali

Redaksi Rumah123.com

Alamat

Level 37 [email protected]
Jl. Casablanca Kav.88
Jakarta Selatan
Jakarta 12870
Indonesia