OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Cara Menyimpan Tempe agar Awet dan Segar, Gak Cepat Busuk!

23 Januari 2023 · 3 min read Author: Gadis Saktika

Cara menyimpan tempe agar awet yang paling mudah adalah memasukkan ke dalam kulkas. Ini memang cara yang paling sederhana dan cukup efektif. Namun, kalau ingin tempe lebih tahan lama dan tidak cepat asam, ada beberapa tips yang bisa dicoba!

Sebagai salah satu bahan masakan yang mudah didapat sekaligus harganya terjangkau, tempe mungkin wajib dihadirkan di rumah.

Terlebih, tempe merupakan bahan masakan sehari-hari keluarga yang bisa disimpan lama.

Meski bisa disimpan lama, tempe perlu perhatian khusus dalam hal penyimpanan.

Pasalnya, meski proses fermentasi pada tempe termasuk ke dalam proses pengawetan alami, tapi kadar air yang cukup tinggi pada tempe bisa membuatnya rentan mengalami kebusukan.

Kalau tidak disimpan dengan benar, tempe bisa basi dan busuk, lo.

Nah, buat kamu yang ingin tahu cara menyimpan tempe agar awet, yuk pantengin artikel ini sampai habis.

Pasalnya, Rumah123.com telah menghadirkan informasi mengenai cara menyimpan tempe agar awet yang bisa kamu simak dalam uraian berikut.

Cara Menyimpan Tempe agar Awet

1. Memilih Tempe yang Berkualitas

tempe

Pertama, terlebih dahulu kamu perlu memilih tempe yang berkualitas dan masih segar.

Adapun karakteristik tempe yang berkualitas adalah masih terasa padat ketika ditekan ringan.

Kemudian, warnanya pun harus masih kekuningan dan jamur tempenya berwarna putih serta tebal.

Jangan sampai kamu memilih tempe yang warnanya menghitam atau kecokelatan, ya.

2. Mengecek Suhu Tempe Terlebih Dahulu

Setelah itu, simpan tempe di suhu ruangan terlebih dahulu supaya suhunya menurun.

Bila tempe sudah dingin, barulah bisa diolah dan disimpan ke lemari pendingin.

Hal ini dilakukan untuk menjaga penurunan suhu bahan makanan secara stabil supaya kualitasnya tetap baik.

3. Memberi Bumbu Sebelum Menyimpan Tempe

tempe berbumbu

Supaya tempe tetap segar, kamu bisa membalurkan bumbu terlebih dahulu sebelum disimpan.

Adapun cara yang bisa dilakukan adalah dengan menghaluskan bawang putih dan garam secukupnya kemudian larutkan dengan sedikit air.

Gunakan larutan itu untuk merendam tempe yang kamu beli sebelum menyimpannya di kulkas.

Apabila bumbu sudah meresap, kamu bisa memindahkan tempe ke kotak kedap udara dan simpan di dalam kulkas.

Perlu dipahami, bawang putih dan garam yang digunakan ini berperan sebagai bahan pengawet alami yang bisa menjaga kualitas tempe.

4. Menyimpan Tempe pada Wadah Tertutup

Cara menyimpan tempe agar awet selanjutnya adalah menaruh olahan kedelai tersebut pada wadah tertutup dan kedap udara.

Langkah ini bertujuan agar permukaan tempe tidak mengeriput.

Bila sampai mengeriput, rasa pada tempe menjadi kurang enak.

5. Tidak Menyimpan di Freezer

Meski banyak bahan makanan yang awet bila disimpan di freezerhal itu ternyata tidak berlaku pada tempe.

Harus kamu perhatikan, jangan sampai Property People menyimpan tempe pada freezer, ya.

Pasalnya, langkah itu bisa mengubah rasa, tekstur, hingga warnanya.

Dengan demikian, simpan di rak kulkas biasa.

Nantinya ketika akan diolah, keluarkan dari kulkas dan diamkan tempe selama 10-15 menit sampai bagian dalam tempe tidak dingin.

Tekstur masakan tempe kamu pasti bisa kembali normal dan tidak terlalu keras.

***

Nah, itulah cara menyimpan tempe agar awet yang bisa kamu simak.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untukmu, ya.

Jangan lupa cek artikel Rumah123.com untuk dapatkan informasi mengenai tips menarik lainnya.

Ikuti pula Google News Rumah123.com untuk membaca berita terbaru seputar properti.

Apakah kamu sedang mencari rumah di Tangerang Selatan?

Bisa jadi, Clarity House Tangerang Selatan adalah pilihan terbaiknya!

Buka lembaran baru dan wujudkan impianmu, kami selalu #AdaBuatKamu.


Tag: , ,


Gadis Saktika

Content Writer

Gadis Saktika adalah Content Writer di 99 Group yang sudah berkarier sebagai penulis dan wartawan sejak tahun 2019. Lulusan Bahasa dan Sastra Indonesia UPI ini senang menulis tentang etnolinguistik, politik, HAM, gaya hidup, properti, dan arsitektur.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA