OK

Cara Membayar Hutang Puasa, Ingat Ramadan Sebentar Lagi Datang!

14/02/2022 by Reyhan Apriathama

Bulan Ramadhan hadir tak lama lagi. Bagaimana cara membayar hutang puasa yang ada di tahun sebelumnya? Simak pembahasannya di sini!

Puasa di bulan Ramadan memang menjadi kewajiban bagi setiap umat Muslim di seluruh dunia, khususnya bagi orang yang memiliki akal sempurna dan mampu menjalani ibadah ini.

Meski demikian, ada sebagian golongan yang bisa memperoleh keringanan untuk tidak menjalani ibadah puasa Ramadan.

Adapun, keringanan tersebut harus ada ketentuan penggantinya dengan qada atau membayar fidyah, bisa juga dengan melaksanakan keduanya.

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 184 : “..dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tak berpuasa) membayar fidyah, yakni memberikan makan untuk orang miskin,” (QS Al-Baqarah (2) : 184).

Cara membayar hutang puasa dilakukan dengan menjalankan ibadah diluar bulan Ramadan.

Sementara untuk membayar fidyah, ditunaikan dengan memberi makan orang miskin sebanyak 1 mud makanan pokok per hari tidak puasa.

Bagi golongan yang batal puasanya karena halangan tertentu, seperti melakukan perjalanan jauh, sakit, haid, lansia, renta, dan lain sebagainya tidak ada dosa bagi mereka yang menggantinya dengan qada atau fidyah.

Sementara bagi mereka yang mampu, tidak ada uzur, artinya telah melanggar perintah Allah SWT sehingga mendapatkan dosa sekaligus membayar qada.

Lantas, apa saja ketentuan cara membayar hutang puasa yang perlu diketahui? Simak pembahasannya bersama-sama!

Cara Membayar Hutang Puasa Berdasarkan Penyebab Batal Puasa 

Perjalanan Musafir

Sumber : Suara Merdeka

Kamu bisa cari tahu beberapa pertimbangan penting dengan referensi menarik sebagai berikut : 

1. Untuk Ibu Hamil dan Menyusui 

Ibu hamil atau menyusui memperoleh keringanan tidak puasa Ramadan sesuai dengan sabda Rasulullah SAW : 

“Sungguh Allah yang Maha Perkasa dan Maha Mulia telah membebaskan puasa dan separuh salat bagi orang yang bepergian, dan membebaskan pula puasa dari orang yang hamil ataupun menyusui,” (H.R Al-Khamsah).

Dalam hal ini terdapat tiga ketentuan cara membayar hutang puasa terkait rukshah (keringanan) bagi ibu hamil atau menyusui.

Pertama, ibu hamil dan menyusui yang khawatir akan kesehatan dirinya dan sekaligus jika keduanya berpuasa.

Bagi kelompok ini, diperbolehkan tidak berpuasa. Namun, mereka harus menggantinya dengan qada puasa di luar bulan Ramadan sesuai jumlah hari yang ditinggalkan.

Kedua, Ibu hamil dan menyusui yang khawatir terhadap kesehatan dirinya dan bayi yang dikandungnya.

Sebagaimana kelompok pertama, ia boleh tidak berpuasa dan menggantinya diluar Ramadan dan qada.

Ketiga, Ibu hamil dan menyusui yang khawatir akan kesehatan janin atau bayinya saat mereka tidak berpuasa.

Bagi kelompok ketiga ini, mereka juga memperoleh kewajiban mengganti puasa tidak hanya qada, tapi dengan membayar fidyah sekaligus.

2. Sakit saat Menjalankan Ibadah Puasa 

Cara membayar hutang puasa berikutnya dikhususkan untuk orang yang mengalami sakit bergejala.

Sebagai gantinya, cara membayar hutang puasa dengan qada di luar bulan Ramadan.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW : “Tidak boleh memberikan mudarat kepada diri sendiri dan kepada orang lain.” (H.R. Daruquthni)

3. Cara Membayar Hutang Puasa bagi Musafir 

Sebagaimana orang yang sakit, orang yang melakukan perjalanan jauh juga diperkenankan mengambil keringanan berpuasa di bulan Ramadan.

Dalam hal ini, proses perjalanan bagi musafir diharuskan melebihi 80,6 kilometer.

Jika sudah menempuh jarak sejauh itu, maka ia boleh tidak berpuasa dan menggantinya dengan qada puasa di luar Ramadan.

4. Batal Puasa karena Haid dan Nifas 

Setiap perempuan yang sudah cukup umur pastinya akan mengalami siklus bulanan haid, yang menjadikannya tidak wajib berpuasa di waktu tersebut.

Muslimah yang mengalami haid tidak diwajibkan berpuasa, tapi harus menggantinya dengan qada. 

Di luar Ramadan, ketika haid dan nifasnya sudah selesai, golongan ini wajib melakukan qada puasa sesuai jumlah hari yang ditinggalkan.

5. Batal Puasa bagi Lansia 

Cara membayar hutang puasa bagi kaum lansia memiliki perbedaan tersendiri, khususnya bagi yang mengalami sakit permanen.

Sebagai gantinya, mereka yang mengalami sakit permanen diwajibkan untuk membayar fidyah sebanyak jumlah hari puasa yang ditinggalkan.

Adapun, batal puasa bagi lansia ini juga disesuaikan dengan surat anjuran dokter bukan asumsi pribadi.

Sementara, untuk sakit yang dapat disembuhkan maka ia diwajibkan untuk qada di luar bulan Ramadan. 

6. Batal Puasa karena Lupa Niat 

Sebelum melaksanakan ibadah puasa, ada baiknya untuk membaca niat berdasarkan pendapat ulama tiga mazhab yakni Syafi’i, Hanbali, dan Maliki.

“Barang siapa yang tidak puasa pada malam hari, maka tidak ada puasa baginya,” (H.R Ahmad, Abu Dawud, Nasai, Tirmidzi, dan Ibnu Majah). 

Artinya cara membayar hutang puasa karena tidak niat, maka ia wajib mengganti qada di luar bulan Ramadan.

7. Sengaja Tidak Puasa 

Golongan berikutnya adalah orang yang sengaja tidak berpuasa dan membatalkannya, dan ini menjadi dosa besar.

Apabila terlanjur tidak melakukan puasa, maka seorang muslim wajib menggantinya dengan qada di luar Ramadan.

Tata Cara Membayar Hutang Puasa dengan Fidyah 

Membayar Fidyah Puasa

Sumber : Ajaib

Untuk golongan tertentu seperti Ibu hamil, lansia, dan orang sakit permanen diperkenankan membayar fidyah.

Mereka harus membayar fidyah pada bulan Ramadan, dengan nominal 1 mud bahan makanan pokok.

Jika dikonversikan, 1 mud sama dengan 675 gram atau 6,75 ons. Apabila dibulatkan maka, besaran fidyah 1 mud sama dengan 700 gram beras kepada satu orang miskin di bulan Ramadan.

Alternatif lainnya, kamu juga bisa melakukan cara membayar hutang puasa fidyah dengan menyediakan makanan siap saji kepada orang miskin dan sejumlah hari puasa yang ditinggalkan.

Selain dibayar dalam bentuk makanan pokok dan siap saji, fidyah bisa ditunaikan dengan uang setara 6,75 ons beras.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui, sebagai cara membayar hutang puasa yang sudah ada.

Kamu bisa temukan berbagai inspirasi dan tips gaya hidup masa kini, selengkapnya di artikel.rumah123.com.

Temukan inspirasi rumah impian seperti hanya di Rumah123.com dan 99.co, yang pastinya #AdaBuatKamu!


Tag: ,


Reyhan Apriathama

Reyhan Apriathama

Seorang mas-mas penulis Rumah123.com yang suka otomotif, sepak bola, gadget, dan musik-musik lawas.