fidyah ibu hamil

Cara membayar fidyah menjadi salah satu hal yang wajib untuk diketahui, terlebih bagi kamu yang merupakan kriteria orang yang tidak diperbolehkan untuk berpuasa.

Perlu diketahui, puasa di bulan suci Ramadhan wajib hukumnya bagi orang yang sehat secara jasmani dan rohani.

Adapun, apabila tidak sepenuhnya menjalankan ibadah di bulan suci, selain mengganti puasa mereka juga bisa mengganti puasanya dengan cara membayar fidyah.

Lantas, apa yang dimaksud dengan fidyah dan bagaimana cara membayar fidyah serta perhitungannya? Untuk itu, simak pembahasannya bersama-sama!

Apa yang dimaksud dengan Fidyah? 

Secara umum, fidyah diambil dari bahasa arab yang diambil dari kata “Faada”.

Arti dari kata tersebut adalah menebus atau mengganti saum Ramadan dengan memberikan makan bagi fakir miskin.

Ada beberapa cara membayar fidyah khusus bagi orang tua maupun ibu menyusui melalui ketentuan sebagai berikut : 

1. Orang sakit, tidak ada harapan untuk sembuh atau kemungkinan sembuhnya sangat kecil.

2.  Lansia tua renta, sehingga tidak kuat puasa.

3.   Ibu hamil dan menyusui, sebab jika berpuasa khawatir terhadap kondisi kesehatan janin di dalam kandungan maupun bayinya.

Cara membayar fidyah bagi Ibu Hamil 

Perlu diketahui, cara membayar fidyah untuk ibu hamil maupun sedang nifas boleh tidak puasa di bulan Ramadhan.

Namun yang diperbolehkan mengganti hutang dengan cara membayar fidyah, apabila terdapat masalah kehamilan yang serius.

Jika berpuasa membahayakan kesehatan dan keselamatan bayi yang dikandung. Membayar fidyah bagi ibu hamil dapat menggunakan beras, makanan pokok dan uang.

1. Membayar fidyah dengan beras 

Ketentuan cara membayar fidyah yakni dengan memberikan makan orang miskin sebanyak 1 mud atau setara 6 ons beras untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan, sesuai fatwa MUI Nomor 24 Tahun 2021.

Sementara, menurut Ulama Hanafiyah, membayar fidyah yang diwajibkan sebanyak setengah sha’ gandum atau sebanyak 2 mud sekitar 1,5 kg. Perhitungannya, 1 sha’ setara 4 mud dan 3 kg.

2.  Cara membayar fidyah dengan uang 

Selain menggunakan beras atau jenis pangan, kamu juga bisa membayar fidyah dengan menggunakan uang. Pasalnya menurut Ulama Hanafiyah, mengganti fidyah bisa digunakan dengan uang.

Ketentuan takarannya sama dengan yakni 1,5 kg bahan pangan yang dirupiahkan yang berlaku saat itu, untuk satu hari puasa yang ditinggalkan.

Perhitungan dan cara membayar fidyah 

Dalam hal ini, fidyah merupakan salah satu sumbangan wajib yang harus diberikan kepada fakir maupun golongan kurang mampu.

Tidak diperkenankan untuk golongan mustahiq zakat yang lainnya, termasuk golongan mampu.

Cara membayarkanya cukup mudah, yakni per 1 mud untuk setiap hari puasa yang ditinggalkan kepada satu fakir atau golongan tidak mampu.

Selain itu, kamu juga bisa membayar beberapa mud untuk kepada satu orang fakir sekaligus. 

Misalnya, ibu hamil tidak puasa selama 15 hari, maka 15 mud harus diberikan kepada 15 orang fakir miskin atau 15 mud semuanya diberikan kepada 1 orang miskin.

Tetapi 1 mud jatah pembayaran fidyah sehari tidak boleh diberikan kepada 2 orang atau lebih.

Contoh Ibu Hamil yang membayar fidyah jatah 1 hari 1 mud, maka tidak boleh dibagi ke 2 orang fakir miskin.

Pelaksanaan dan waktu membayar fidyah 

Perlu diketahui, fidyah puasa bagi ibu hamil dikeluarkan setelah subuh untuk setiap hari puasa dan bisa dilakukan setelah matahari terbenam.

Adapun, keutamaan membayar fidyah bisa dilakukan di permulaan malam dan diakhirkan juga di hari berikutnya di luar bulan Ramadan.

Mengeluarkan fidyah tidak sah sebelum memasuki waktu maghrib untuk setiap hari puasa. Waktu pelaksanaan fidyah minimal sudah masuk malam hari (terbenam matahari) pada bulan puasa, dan bisa juga setelah waktu tersebut : 

Sebelum membayarnya, kamu bisa membaca niat terlebih dahulu sebagai cara membayar fidyah melalui langkah berikut ini : 

Niat membayar fidyah bagi ibu hamil dan ibu menyusui : 

 نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ هَذِهِ الْفِدْيَةَ عَنْ إِفْطَارِ صَوْمِ رَمَضَانَ لِلْخَوْفِ عَلَى وَلَدِيْ على فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى  

 “Aku niat mengeluarkan fidyah ini dari tanggungan berbuka puasa Ramadhan karena khawatir keselamatan anakku, fardhu karena Allah.”

Demikian beberapa langkah yang perlu kamu ketahui sebagai cara membayar fidyah, semoga membantu kamu.

Temukan inspirasi menarik seputar keluarga, selengkapnya di Rumah123.

"Berencana untuk beli rumah? Kamu bisa cari tahu Calistha Dago Residence selengkapnya."

Bagikan:
330 kali