Ilustrasi (Foto: Rumah123/iStockphoto) Ilustrasi (Foto: Rumah123/iStockphoto)

Sebenarnya, berapa luas atap rumah kamu? Banyak yang bingung untuk menjawabnya padahal kamu bisa menghitungnya sendiri. 

Kamu memiliki rumah dan sudah tinggal di bertahun-tahun di sini, namun begitu kamu memang tahu berapa luas atap rumah? 

Jika kamu ditanya berapa luas rumah atau luas tanah, kamu bisa menjawabnya dengan cepat dan tepat. 

Kamu bisa memperkirakan luas kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, dapur, dan lainnya. 

Begitu juga saat ditanya mengenai luas garasi, carport, halaman, beranda, taman belakang, aku bisa mengkalkulasikan luasnya. 

Namun, saat ditanya berapa luas atap rumah, pastinya kamu langsung bingung untuk menjawabnya. 

Selama ini, pastinya kamu tidak mau pusing dalam urusan menghitung luas atap rumah padahal penting lho. 

Biasanya, kamu akan menyerahkan penghitungan luas atap kepada arsitek, konsultan bangunan, atau tukang bangunan. 

Saat kamu menyewa jasa konsultan jasa, sebenarnya kamu menambah ongkos biaya pembangunan atau renovasi rumah. 

Kamu bisa menghemat dengan menghitung sendiri luas atap rumah. Tidak perlu bingung lantaran cara menghitungnya mudah kok. 

Sebelum Menghitung Luas Atap Rumah, Cari Tahu Bentuk Atap 

Sebelum kamu menghitung berapa luas atap rumah, yang pertama kali dilakukan adalah melihat bentuk atap. 

Ada sejumlah bentuk atap rumah yang umum dijumpai atau banyak ditemukan di Indonesia. Coba juga cek sekitar rumah kamu. 

1. Atap pelana. Model atap rumah ini adalah jenis atap sederhana yang umum diaplikasikan pada rumah. 

Bentuk simpelnya adalah atap berbentuk segitiga kalau dilihat dari depan rumah dengan kemiringan 30 derajat. 

2. Atap Limasan. Bentuk atap rumah ini terlihat lebih keren dibandingkan dengan atap pelana yang lebih sederhana. 

Dari depan, atap rumah ini berbentuk segitiga. Namun, dari samping, bentuknya mirip bentuk trapesium. 

Atap limasan terlihat lebih proporsional jika dibandingkan atap pelana. Namun, proses membuat lebih rumit. 

Selain itu, biaya pembuatan atap limasan ini tentunya jauh lebih mahal dibandingkan atap pelana. 

3. Atap miring. Bentuk atap ini memiliki kemiringan di satu sisi, namun sudut kemiringannya memang landai.

Atap kombinasi. Atap ini merupakan kombinasi atau perpaduan dari atap pelana dan atap limasan. 

Cara Menentukan Kemiringan Atap Rumah 

Saat kamu ingin menentukan kemiringan atap rumah maka cara yang digunakan hanya dua yaitu derajat dan tinggi. 

Sebenarnya, kedua cara ini nyaris mirip, tetapi tergantung kamu mengajak siapa untuk berdiskusi. 

Kemiringan dengan derajat. Kemiringan bangunan biasanya diukur dengan satuan derajat misalnya kemiringan 30 derajat. 

Seorang arsitek atau drafter akan mendesain atap dengan cara ini. Sebenarnya, standar ini baku dan umum digunakan.

Kemiringan dengan tinggi. Cara mengukur ini dengan menentukan tinggi atap dengan menentukan tinggi. 

Biasanya, yang menggunakan cara atau praktek pengukuran dengan tinggi adalah tukang bangunan.

Metode ini memang lebih mudah dipahami dan dimengerti lantaran memang lebih simpel dalam pengukuran. 

Cara menghitungnya pun mudah, atap dibuat lebih tinggi dua atau tiga meter dari batas plafon. Sederhana sekali kan? 

Cara Menghitung Luas Atap Rumah 

Kalau atap rumah kamu berupa beton cor atau dak biasa, maka cara menghitungnya memang mudah sekali. 

Kalau luas bangunan kamu berukuran 15 meter x 10 meter, maka cara menghitungnya dengan mengalikan keduanya menjadi 150 meter persegi. 

Untuk menghitung luas atap pelana, ada rumus yang bisa digunakan. Luasan atap dihitung dalam satuan m2 atau meter persegi.

Rumusnya adalah Luas atap = (panjang x lebar) / cosinus (z). Z adalah sudut kemiringan atap rumah. 

Ukuran atap rumah misalnya 6 meter x 10 meter dengan overstek 1 meter. Overstek adalah bagian atap yang tidak ditopang oleh bangunan. 

Sudut kemiringan atap adalah 30 derajat. Maka penghitungan luas atap rumah adalah sebagai berikut.

=(6 meter + 2 meter) x (10 meter + 2 meter) / (cosinus/cos 30). 

=(8 meter x 12 meter) / cos 30  

= (96 meter) / 0,83

= 115,6 meter persegi  

Cosinus atau kosinus adalah istilah dalam matematika yaitu perbandingan sisi segitiga yang terletak di sudut dengan sisi miring.

Untuk menghitung memang sedikit rumit apalagi kalau kamu sudah lupa dengan istilah matematika seperti kosinus, sinus, dan tangen.

Baca juga: Atap Rumah Ini Didesain Mirip Gunung, Bisa Dipanjat dari Bawah Lho

Bagikan:
72988 kali