beli rumah bekas Ilustrasi. (Rumah123/iStockphoto)

Kalau kamu memilih beli rumah bekas ketimbang rumah baru, ada sejumlah hal yang harus dipertimbangkan secara matang, simak ulasannya.

Selamat, kamu baru saja menikah atau akhirnya memutuskan keluar dari rumah orang tua atau pondok mertua indah.

Kamu ingin membeli rumah ketimbang mengontrak. Kamu memiliki pilihan, membeli rumah baru atau rumah bekas.

Pilihan ini ada konsekuensinya lo, baik keuntungan dan kerugian dari beli rumah bekas atau rumah baru.

Jika kamu memilih beli rumah bekas, pastinya ada sejumlah keunggulan seperti lokasi yang sudah berkembang.

Selain itu, fasilitas umum dan fasilitas sosial juga biasanya sudah lengkap, kamu tidak perlu khawatir dengan akses dan lainnya.

Situs properti Rumah123.com akan membahas mengenai sejumlah hal yang harus dipertimbangkan saat beli rumah bekas.

Hal yang Harus Dipertimbangkan Saat Beli Rumah Bekas

1. Kalkukasi Biaya Renovasi

Kamu harus mengkalkulasikan biaya renovasi. Kalau kamu membeli rumah bekas, kamu mungkin harus merenovasi.

Hitung dulu biayanya. Kalau biaya besar, kamu harus mempertimbangkan membeli rumah bekas dan sebaiknya membeli rumah baru.

Kalau tidak, kamu bisa memilih beli rumah bekas, apalagi kalau hanya perlu mengecat ulang saja.

2. Cek Kondisi Rumah

Kamu harus memerhatikan kondisi rumah. Kalau rumah baru, kamu bisa mengetahui kualitas bangunan saat mulai dibangun.

Jika rumah bekas, sudah tentu kamu tahu kalau rumah itu sudah lama dibangun dan pernah ditempati orang sebelumnya.

Kamu tidak tahu kualitas bahan bangunan dan juga cara pemilik sebelumnya melakukan perawatan, tips beli rumah bekas yang tidak boleh diabaikan.

3. Lokasi dan Fasilitas

Kamu harus mempertimbangkan lokasi dan akses transportasi. Kalau kamu membeli rumah baru ketimbang beli rumah bekas, mau tidak mau kamu harus mencari di pinggiran kota.

Banyak perumahan baru yang terhubung dengan akses jalan dengan baik, banyak juga yang tidak.

Kamu juga harus mempertimbangkan jarak kantor dengan rumah. Hal ini penting sekali agar tidak menempuh jarak terlalu jauh.

Plus kamu mesti tahu transportasi apa yang bisa digunakan untuk mencapai rumah kamu, apakah dengan mobil, motor, bus, atau kereta.

4. Menghitung Harga Rumah

Kamu harus menghitung harga rumah. Kalau harga rumah baru, biasanya tidak bisa dinegosiasikan lagi.

Jangan lupa untuk bisa mencari bank yang memberikan kredit perumahan dengan suku bunga paling rendah.

Kalau rumah bekas, kamu masih bisa bernegosiasi dengan pemilik rumah. Tetapi sebelumnya, kamu juga harus tahu berapa harga pasaran rumah bekas yang kamu incar.

Nah, itulah sejumlah hal yang harus diperhatikan saat beli rumah bekas, jangan sampai tidak diperhatikan ya.

Jangan lupa membaca artikel Rumah123.com untuk mendapatkan berita, tips, atau panduan yang menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Laman ini juga memudahkan bagi para pencari properti, penjual properti, hingga sekadar mengetahui informasi, karena Rumah123.com memang #AdaBuat Kamu.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti, hanya di Rumah123.com dan 99.co.

Bagikan:
3073 kali