OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

5 Bahan Bangunan yang Dapat Membahayakan Kesehatan Pemilik Rumah

10 Februari 2023 · 3 min read Author: Rulfhi Alimudin Pratama S

Bahan bangunan

Kamu berencana membangun rumah untuk keluarga? Sebelum itu, ketahui daftar bahan bangunan yang dapat membahayakan kesehatan penghuninya.

Property People, terdapat beragam bahan bangunan yang bisa kamu pakai untuk membangun rumah.

Namun, dari semua bahan tersebut kamu harus pintar memilah material mana saja yang aman untuk dipakai.

Pasalnya, menurut sebuah studi komprehensif teridentifikasi 55 bahan kimia digunakan dalam konstruksi yang bisa mengganggu kesehatan.

Dari 55 bahan kimia itu, ada beberapa bahan utama yang paling membahayakan tubuh.

Melansir Archdaily, berikut daftar bahan bangunan yang membahayakan kesehatan.

5 Bahan Bangunan yang Dapat Membahayakan Kesehatan

bahan bangunan berbahaya

1. Asbes

Asbes merupakan salah satu bahan bangunan yang terbuat dari serat mikroskopis.

Material ini sering digunakan untuk atap, langit-langit, reservoir air, dan lain-lain.

Penggunaan atap asbes telah dilarang di banyak negara maju lantaran serat dari bahan tersebut sangat berbahaya.

Apabila serat asbes terhirup dapat menyebabkan beragam penyakit seperti mesothelioma (kanker pada mesothelium, yakni selaput yang melapisi berbagai organ dalam tubuh), dan sejumlah jenis kanker lainnya.

2. Kayu Komposit

Sejumlah jenis produk kayu komposit dan bahan isolasi mengandung senyawa kimia formaldehida.

Formaldehida adalah produk sampingan dari pembakaran dan proses alami lainnya.

Menghirup formaldehida bisa menyebabkan iritasi pada paru-paru, mata, hidung, hingga rhinitis.

3. Material Mengandung Chromated copper arsenate

Chromated copper arsenate (CCA) merupakan pengawet kayu yang mengandung senyawa kromium, tembaga, dan arsenik.

CCA dipakai untuk mengisi kayu dan produk kayu lainnya (terutama produk kayu yang digunakan di luar ruangan) agar terlindung dari serangan serangga.

Produk kayu yang diolah dengan CCA mempunyai dampak buruk dan kesehatan manusia dan lingkungan.

4. Bahan Mengandung VOC

Senyawa organik volatile organic compound (VOC) mudah mengusap dan dipancarkan oleh berbagai macam produk.

Adapun produk-produk itu meliputi cat dan pernis, papan dinding, ubin, produk pembersih, dan masih banyak lagi.

VOC merupakan zat yang berubah menjadi gas saat bersentuhan dengan atmosfer dan paparannya menyebabkan alergi kulit, iritasi mata, sakit kepala, sesak nafas, hingga kehilangan kesadaran.

Dalam jangka panjang, VOC bisa menyebabkan kerusakan pada hati dan sistem saraf pusat.

5. Timbal

Terakhir, ada timbal yang sering digunakan untuk atap, cornice, pelapis tangka, dan saluran listrik.

Timbal sendiri adalah zat beracun kumulatif dan persisten yang menimbulkan risiko kesehatan yang serius.

Apabila tertelan dan terhirup dalam jumlah berlebihan dapat memengaruhi sistem saraf, sistem reproduksi, darah, ginjal, dan menyebabkan masalah pencernaan, serta nyeri otot dan sendi.

Tips Meminimalisir Bahaya Material Bangunan Bagi Kesehatan

Rasanya terlalu sulit untuk seratus persen tidak menggunakan bahan-bahan di atas.

Akan tetapi tidak perlu cemas, kamu bisa meminimalisir dampaknya bagi kesehatan dengan langkah-langkah berikut:

  • Gunakan material bahan-bahan finishing yang berbahan dasar air.
  • Jika menggunakan bahan kimia berupa cat dinding untuk finishing tembok sebaiknya rumah tidak langsung dihuni saat itu juga.
  • Gunakan genteng kaca daripada asbel.
  • Menerapkan rumah dengan konsep arsitektur hijau.

***

Itulah beberapa bahan bangunan yang mengandung senyawa kimia dan dapat membahayakan kesehatan pemilik rumah. 

Jika kamu sedang mencari material rumah, cek toko bahan bangunan yang punya layanan online ini.

Semoga membantu, Property People.

Ikuti terus Google News Rumah123.com agar tetap up to date.

Apabila sedang mencari rumah, kunjungi Rumah123.com dan www.99.co/id yang pastinya #AdaBuatKamu.

Temukan penawaran menarik, salah satunya Perumahan Morizen di Bekasi.


Tag: , ,


Rulfhi Alimudin Pratama S

Content Writer

Mengawali karier kepenulisan sebagai penulis lepas di beberapa media daring sejak 2016. Kini mencurahkan pikiran untuk menulis properti, gaya hidup, marketing, hingga teknologi di Berita 99 dan Rumah123.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA