tanaman herbal di rumah

Tanaman herbal dipercaya memiliki berbagai manfaat dan khasiat yang baik untuk kesehatan manusia.

Mulai dari meningkatkan imunitas tubuh, meringankan gejala flu hingga penambah stamina.

Sayangnya, sebagian orang lebih memilih mengkonsumsi obat buatan pabrik dibandingkan tanaman herbal karena lebih mudah dibeli di mini market.

Eits… tapi jangan khawatir, buat kamu yang ingin mulai mengkonsumsi obat herbal dari hasil menanam sendiri di rumah, ternyata caranya gampang lho!

Berikut ini adalah 11 tanaman herbal yang bisa ditanam di pekarangan rumah beserta deretan khasiatnya.

1. Lidah buaya

tanaman herbal 1 (Kompas)

Tanaman herbal pertama yang bisa kamu tanam di pekarangan rumah adalah lidah buaya.

Ada 2 cara yang bisa kamu gunakan ketika ingin merasakan khasiat lidah buaya yakni dengan dioleskan langsung ke bagian tubuh tertentu atau dikonsumsi.

Lidah buaya memiliki berbagai macam manfaat mulai dari merawat rambut yang rusak, mengatasi kulit kering hingga meredakan panas dalam.

Agar lidah buaya bisa tumbuh subur tidak ada perawatan spesial yang harus kamu lakukan, cukup tanam lidah buaya dalam sebuah pot berisi tanah dan siram secukupnya dengan air.

Dan pastikan tanaman lidah buaya mendapatkan sinar matahari yang cukup

2. Jahe

Saat Covid-19 merebak di Indonesia pada tahun 2020 yang lalu, tanaman herbal yang satu ini menjadi incaran banyak orang karena khasiatnya yang dipercaya mampu menangkal virus Corona.

Jahe memiliki beberapa khasiat seperti meredakan radang, meredakan gejala flu dan meningkatkan imunitas.

Untuk menanam jahe kamu cukup menyiapkan jenis jahe yang ingin dibudidayakan, lalu lakukan pembibitan dengan rimpang jahe berumur 10 bulan, pindahkan rimpang jahe yang sudah bertunas ke media tanam dan rawat hingga jahe siap dipanen.

3. Kunyit

tanaman herbal 3 (Kompas)

Selanjutnya ada kunyit.

Tanaman herbal yang identik berwarna orange ini dipercaya memiliki berbagai khasiat seperti mencegah hingga mengobati kanker, membantu mengurangi komplikasi kardiovaskular hingga meningkatkan kekebalan tubuh manusia.

Untuk bisa menanam kunyit kamu perlu melakukan pembibitan terlebih dahulu, lalu pindahkan bibit ke media tanam, siram secara rutin dan panen kunyit dalam waktu sekitar 8 bulan.

4. Bawang putih

Tanaman herbal sekaligus bumbu dapur yang satu ini pasti sudah gak asing lagi sama kamu.

Bawang putih punya berbagai manfaat seperti mencegah kanker, menurunkan kadar gula darah dan mencegah peradangan.

Untuk menanamnya cukup siapkan polybag yang diisi dengan tanah, masukan bibit bawang putih dalam polybag tersebut, siram secara rutin, pastikan polybag mendapatkan sinar matahari cukup dan panen ketika bawang putih sudah muncul.

5. Bawang merah

tanaman herbal 5 (Kompas)

Kalau tadi sudah bawang putih, kini ada bawang merah.

Tanaman herbal yang satu ini memiliki berbagai khasiat seperti memelihara fungsi saraf dan otot, mencegah pertumbuhan sel kanker hingga meredakan peradangan dalam tubuh.

Untuk menanamnya kamu cukup menyiapkan bawang merah yang sudah berumur tua, lalu potong-potong, masukan potongan bawang merah tersebut ke dalam tanah atau media tanam, siram dan berikan sinar matahari secukupnya.

6. Daun kemangi

Keenam ada daun kemangi yang sering dijadikan sebagai lalapan saat menyantap makanan. Kemangi memiliki beberapa khasiat seperti meredakan sakit kepala, meredakan flu hingga mencegah batu ginjal.

Cara menanamnya sendiri cukup siapkan benih kemangi dan taruh di media tanam.

Siram secara rutin dan daun kemangi akan tumbuh dalam kurun waktu sekitar 2 bulan.

7. Daun rosemary

tanaman herbal 7 (Kompas)

Mirip seperti bawang putih atau merah, daun rosemary sering digunakan sebagai bahan masakan.

Daun rosemary memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan seperti menghilangkan radikal bebas dalam tubuh, menyuburkan rambut dan menurunkan kadar gula dalam darah.

Untuk menanam daun rosemary kamu bisa menggunakan metode stek batang.

Selain lebih cepat dibandingkan menanam dengan bibit, stek batang juga mampu menghasilkan daun rosemary yang lebih berkualitas.

8. Daun cincau

Kedelapan ada daun cincau.

Tanaman herbal daun cincau memiliki berbagai manfaat seperti obat panas, meredakan sakit perut hingga melancarkan saluran pencernaan.

Menanam daun cincau cukup mudah.

Cukup tanam bibit daun cincau di tanah yang dekat dengan rambatan dinding sebagai media tumbuh.

Lalu siram dengan air secukupnya.

Kamu sudah bisa memanen daun cincau ketika daun tanaman tersebut sudah tumbuh.

9. Ketumbar

tanaman herbal 9 (Kompas)

Tanamn herbal terakhir yang bisa kamu tanam di pekarangan rumah adalah ketumbar.

Bumbu masak yang satu ini memiliki khasiat seperti mencegah diabetes, mencegah peradangan dan menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Untuk menanam ketumbar kamu bisa menyiapkan sebuah pot yang berisi tanah, lalu tanam bibit ketumbar dalam tanah tersebut, siram dan tempatkan di lokasi yang terkena sinar matahari penuh.

Pastikan tanah tersebut memiliki tingkat pH sekitar 6,2 hingga 6,8 untuk menghasilkan kualitas ketumbar terbaik.

Nah itulah 9 tanaman herbal yang bisa kamu tanam di pekarangan rumah.

Sudah hemat, banyak manfaat juga yang bisa kamu dapatkan dari tanaman-tanaman tersebut.

Jika kamu sedang mencari rumah di marketplace terpercaya dan aman, bisa mengunjungi Rumah123 untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Bagikan:
730 kali