mitos burung hantu

Tahukah kamu, kehadiran burung hantu konon bisa jadi penanda kematian, lo. Tidak hanya itu, ada banyak mitos burung hantu lainnya yang beredar di masyarakat!

Tidak sedikit orang yang takut pada burung hantu.

Padahal, hewan ini memiliki tampilan fisik nan lucu serta menggemaskan.

Bukan tanpa alasan, ketakutan ini ternyata berakar dari keyakinan bahwa burung hantu bisa membawa kesialan.

Bahkan konon hewan ini merupakan pertanda datangnya kematian, lo.

Untuk lebih jelasnya, simak berbagai mitos burung hantu menurut keepo.me berikut ini, ya!

7 Mitos Burung Hantu yang Masih Dipercaya

1. Burung Hantu Simbol Kebijaksanaan

mitos burung hantu

Menurut mitologi Yunani, burung hantu merupakan kesayangan Athene, Sang Dewi Kebijaksanaan.

Mereka juga meyakini bahwa kemampuan burung hantu melihat di kegelapan merupakan cahaya batin.

Tidak hanya itu, burung ini kerap menjadi pendamping tentara Yunani dalam pertempuran.

Ini karena kehadiran burung hantu sebelum pertempuran katanya bisa membawa kemenangan.

Saking popularnya burung ini, bangsa Yunani bahkan mengukir koin mereka dengan motif burung hantu.

2. Dewa Pelindung Suku Indian

Ada banyak keyakinan seputar burung hantu dalam budaya suku Indian.

Salah satunya, burung hantu yang tengah menggali merupakan jelmaan dari dewa kematian.

Oleh sebab itu mereka menyebutnya sebagai ko’ko yang berarti penjaga kegelapan.

Namun ada juga yang meyakini burung hantu sebagai dewa pelindung dari setan air.

Oleh sebab itu mereka memasang totem dengan ukiran menyerupai burung hantu.

3. Pembawa Pesan Dunia Roh

mitos burung hantu di atap

Beralih ke suku Afrika, burung hantu menurut mereka adalah pendamping simbol ilmu hitam.

Oleh sebab itu kehadirannya kerap dikaitkan dengan praktik ilmu hitam yang kuat.

Mereka juga konon merupakan sekutu para dukun bangsa Afrika yang kerap membawa pesan dari dunia roh.

Jadi, jika kamu melihat ada burung hantu besar di sekitar sebuah rumah, tandanya di dalamnya tinggal seorang dukun berilmu tinggi.

4. Penangkal Bencana atau Kabar Buruk

Sebaliknya, menurut kepercayaan bangsa Romawi Kuno, burung hantu merupakan pelindung.

Konon pada zaman Romawi Kuno seekor burung hantu pernah meramalkan kematian beberapa kaisar.

Oleh sebab itu, bangsa romawi kemudian mulai mengikat burung hantu di pintu rumah mereka.

Tujuannya adalah agar kabar buruk seperti kematian atau kejahatan tidak bisa masuk ke rumah.

5. Burung Pemakan Jiwa

berbagai mitos burung hantu

Bagi warga dataran tinggi di Skotlandia, burung hantu merupakan pertanda kematian.

Menurut mereka kehadirannya di tengah malam akan membawa kabar duka berupa kematian.

Sementara jika ia muncul di siang hari serta berputar di udara, artinya kemalangan akan menimpa orang-orang di lokasi tersebut.

Tidak hanya itu, jika burung hantu terbang di malam Halloween artinya mereka tengah memakan jiwa orang telah meinggal.

6. Burung Kegelapan dalam Kepercayaan Inggris

Barn owl merupakan burung kegelapan yang kerap dikaitkan dengan malapetaka.

Bahkan hewan dengan nama lain tyto alba ini konon adalah pembawa pesan kematian.

Terutama jika ia melewati melewati jendela seseorang yang tengah sakit.

Selain kematian burung ini kerap menjadi penanda terjadinya bencana buruk seperti badai.

7. Mitos Burung Hantu Menurut Primbon Jawa

Terakhir menurut Primbon Jawa, hewan ini juga merupakan pembawa berita buruk seperti bencana hingga kematian.

Jika ia hinggap di depan sebuah rumah, maka tandanya seseorang di dalam bangunan tersebut akan segera meninggal.

Apabila kamu menirukan suaranya namun tidak ada sahutan, ini juga menjadi pertanda kamu akan segera kehilangan nyawa.

Percaya tidak percaya, itulah beberapa mitos burung hantu dari berbagai kepercayaan.

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk menemukan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Emerald Cove Townhouse hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
723 kali

Redaksi Rumah123.com

Alamat

Level 37 [email protected]
Jl. Casablanca Kav.88
Jakarta Selatan
Jakarta 12870
Indonesia