kota polusi

Di mana saja sih kota-kota polusi alias kota di Indonesia dengan polusi udara terburuk? Apakah kota tempat tinggal kamu termasuk di dalamnya? 

Dalam satu dua tahun belakangan, masalah polusi udara menjadi perbincangan terutama setelah ada situs dan aplikasi khusus. 

Soal kota polusi atau polusi udara, sebenarnya memang hal lama karena sejumlah penyebab yang terjadi.

Kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera sudah terjadi berulang kali setiap tahunnya dalam dua dekade terakhir, negara tetangga kerap kali protes. 

Bertambahnya jumlah kawasan industri di kawasan penyangga Jakarta sudah tentu menambah tingkat polusi. 

Belum lagi dengan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor di Jakarta yang semakin membuat Jakarta punya tingkat polusi yang tinggi. 

Kawasan industri, kebakaran hutan, dan jumlah kendaraan bermotor memang menjadi penyumbang polusi di Indonesia. 

Selain itu, pembakaran sampah rumah tangga yang dilakukan secara terbuka juga ikut menyumbang polusi. 

Sebenarnya, tingkat polusi udara di Indonesia memang sudah masuk ke tahap yang mengkhawatirkan. 

Pada 2019, sebuah situs layanan informasi mengenai kualitas udara di kota-kota di dunia AirVisual mulai dikenal publik. 

Media online biasa mulai mengutip data mengenai polusi udara kota-kota besar di dunia, kawasan mana saja yang termasuk kota berpolusi. 

Situs properti Rumah123.com akan mengulas mengenai kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada 2019. 

Rumah123.com mengambil data dari laman penyedia jasa layanan informasi kualitas udara iqair.com

Baca juga: 20 Kota Paling Makmur di Indonesia | Tertarik untuk Pindah ke Kota Lain?

kota polusi

Masalah Polusi Udara di Indonesia 

Laman Iqair.com melansir mengenai 10 kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada 2019 lalu. 

Iqair.com mengumpulkan data dari 60.000 poin data dan menuliskan laporan singkat namun komprehensif. 

Jakarta sempat menjadi ibu kota di Asia Tenggara yang paling berpolusi pada 2019 lalu, peringkat yang tidak membanggakan. 

Selain itu, Jakarta juga menjadi ibu kota nomor 5 di dunia yang paling berpolusi pada 2019, naik dari peringkat 10 pada 2018. 

Jakarta dan kawasan penyangga dihuni lebih dari 30 juta orang, bisa berkembang hingga 36,5 juta dalam beberapa tahun lagi. 

Sejak 2017, tingkat pencemaran udara akibat kemacetan lalu lintas naik hingga 66 persen, ngeri banget ya. 

Seperti yang telah dipaparkan di atas sejumlah hal memang menjadi penyumbang polusi di Indonesia. 

Apalagi Indonesia memang masih bergantung pada kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil. 

Masyarakat Indonesia belum terbiasa menggunakan transportasi umum atau memakai sepeda untuk bepergian. 

Transportasi massal di kota besar baru ada KRL Commuter Line, sementara LRT dan MRT baru mulai dikembangkan di Jakarta. 

Sementara kota-kota lainnya belum memiliki layanan serupa, paling hanya Palembang, Sumatera Selatan yang mempunyai LRT. 

Baca juga: 25 Kota Terbaik di Dunia | Ternyata Ubud, Bali Berada di Peringkat 9

kota polusi

Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia 

Berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan oleh Iqair.com, ada sepuluh kota yang masuk dalam kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia. 

Kalau sebelumnya Jakarta menjadi ibu kota yang paling berpolusi, namun dalam peringkat ini malah ada di posisi lima. 

1. Tangerang Selatan 

Kota di Banten ini menempati peringkat satu dengan angka rata 81,3 ug/m3 atau mikrogram per meter kubik. 

Berdasarkan tingkat polusi sudah masuk warna merah (udara tidak sehat), secara rata-rata Tangerang Selatan memang memiliki udara tidak sehat sepanjang tahun. 

Hanya pada Januari dan Maret 2019 saja, udara di Tangerang masuk kategori oranye (tidak sehat untuk kelompok sensitif). 

2. Bekasi 

Kota industri di Jawa Barat ini ternyata berada di posisi kedua dengan angka 62,6 dan masih masuk kategori merah. 

Secara rerata, udara di Bekasi memang selalu menunjukkan kualitas yang tidak sehat sepanjang tahun. 

3. Pekanbaru 

Ibu kota Riau ini berada di peringkat ketiga dengan angka 52,8 dan masuk kategori oranye secara keseluruhan. 

Pada September 2019, udara di Pekanbaru malah masuk kategori ungu alias berbahaya ketika terjadi kebakaran hutan. 

Namun, secara rata-rata kota ini malah masuk kategori oranye dan juga kuning (sedang) sepanjang tahun. 

4. Pontianak 

Ibu kota Kalimantan Barat ini berada di posisi keempat dengan angka 49,7 dan masih masuk kategori oranye. 

Meskipun sempat terkena asap kebakaran hutan, namun Pontianak masih masuk kategori merah dan kuning. 

Malah, Pontianak sempat memiliki kualitas udara yang baik pada Maret 2019 dengan kategori hijau (baik). 

5. Jakarta 

Ibu kota negara ini malah berada di posisi lima dengan angka 49,7, mungkin ini mengagetkan atau malah tidak. 

Secara rata-rata, udara di Jakarta menunjukkan kualitas merah, oranye, dan kuning, yang tentunya tidak sehat. 

6. Talawi 

Untuk informasi, kota ini berada di Sumatera Barat dan merupakan kota pertambangan, berada di posisi enam dengan poin 42,7, masuk kategori oranye. 

Pencemaran udara menyumbang kualitas udara di kota ini menjadi buruk terutama pada bulan tertentu. 

7. Surabaya 

Ibu kota Surabaya ini berada di posisi tujuh dengan poin 40,6, serta masih masuk ke dalam kategori oranye. 

Sebagai kota industri dan kawasan metropolitan yang besar, polusi dari pabrik dan kendaraan bermotor menjadi penyumbang kualitas udara yang buruk. 

8. Ubud 

Destinasi wisata di Bali ini ternyata bisa ada di peringkat delapan dengan angka 27,9 dan masuk kategori kuning. 

Secara rata-rata, kota yang berada di pegunungan ini malah memiliki kualitas udara sedang, maklum pariwisata ternyata punya dampak polusi juga. 

9. Badung 

Kota di Bali ini juga masuk ke dalam daftar dan berada di posisi sembilan dengan angka 24,4 dan masuk kategori kuning. 

Ada tiga kota di Bali yang masuk daftar 10 kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia, efek dari pariwisata. 

10. Denpasar 

Ibu kota Bali ini menutup daftar sepuluh besar dengan poin 22 dan juga berada di dalam kategori kuning. 

Secara rerata, kualitas udara di Denpasar memang menunjukkan kondisi pencemaran sedang sepanjang tahun. 

Situs properti Rumah123.com selalu menyajikan artikel-artikel menarik mengenai gaya hidup di perkotaan.

Baca juga: 10 Kota dengan Kualitas Pengalaman Streaming Video Terbaik di Indonesia

Bagikan:
10599 kali