OK
logo rumah123
logo rumah123
Iklankan Properti
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

13 Teks Khutbah Jumat Singkat yang Penuh Makna Berbagai Tema

28 Desember 2023 · 21 min read Author: Nik Nik Fadlah · Editor: M. Iqbal

contoh teks khutbah jumat

Berikut berbagai contoh teks khutbah Jumat dalam berbagai tema yang bisa kamu jadikan sebagai referensi!

Pada saat melaksanakan salat Jumat, para jamaah diwajibkan untuk mendengarkan khutbah terlebih dahulu.

Khutbah adalah nasehat dan tuntutan ibadah yang disampaikan oleh khatib kepada jamaah.

Tujuannya, agar jamaah selalu bertakwa kepada Allah Swt..

Khutbah harus dibuat dengan baik, agar jamaah dapat mendengarkannya secara khitmad dan mengamalkan ajaran yang diberikan dalam kehidupan sehari-hari.

Nah, berikut ini beberapa contoh tema khutbah Jumat singkat.

Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat

Dilansir dari berbagai sumber, berikut contoh khutbah Jumat singkat dalam berbagai topik.

1. Contoh Khutbah Jumat Singkat Padat dan Bermakna tentang Kematian

Berikut contoh teks khutbah Jumat yang menyentuh hati.

Hanya dua kepastian di dunia, menurut para perawi, yaitu perubahan dan kematian yang senantiasa akan menjadi misteri dan tidak bisa diprediksi, baik oleh para ahli maupun orang-orang beriman.

Kematian dapat dilihat sebagai proses akhir seorang hamba menuju kepada Allah Swt. dan sepantasnya diperjuangkan agar kita bisa meninggal dalam keadaan yang diridhai-Nya.

Ada beberapa aturan dan ajaran muamalah syariah dalam agama Islam mengenai cara menghadapi kematian, sebab hal tersebut diyakini menjadi titik terakhir upaya manusia untuk menghadapi Allah dengan ridha-Nya.

Salah satu contoh dari Rasulullah saw adalah membiasakan diri membaca atau membimbing orang yang menghadapi sakaratul maut dengan membisikkan kata-kata talqin “Laa ilaaha illallah”.

Para ahli kedokteran sepakat bahwa indera yang terakhir menghilang dari tubuh manusia adalah indera pendengaran seperti juga pendengaran menjadi indera yang mengawali kehidupan manusia.

Mengapa ada syariat yang mengharuskan lafaz adzan bagi bayi yang baru lahir? Sebab Rasulullah saw mengatakan bah-wa setiap kelahiran adalah suci, dan di dalam tubuh manusia ada roh dari Allah dan karakter ke-illahi-an yang akan bergetar kala mendengar nama Allah dan membuatnya memulai sesuatu dengan cara yang baik.

Demikian pula di akhir kehidupan, kebesaran agama Islam di- tunjukkan melalui contoh Rasulullah saw untuk mengatakan “Laa ilaaha illallaah; tiada tuhan selain Allah” dalam keadaan sakaratul maut, karena ciri-ciri keimanan seseorang adalah keyakinan dalam mengakui Allah Swt sebagai tuhannya. Oleh karena itu, penting untuk mengawal proses kematian dengan baik sesuai dengan ilmu yang dimiliki.

Akan tetapi, kesimpulan dari perbincangan para praktisi kesehatan menunjukkan hal yang mengagetkan: lebih dari 50 persen proses kematian yang terjadi di rumah sakit-bahkan rumah sakit Islam sekalipun tidak seperti yang dicontohkan Rasulullah saw. Hal tersebut mendorong suatu upaya mewujudkan hak-hak sesuai dengan syariat bagi orang-orang yang sedang sakit dan di ujung kehidupan.

Upaya tersebut sesuai dengan aturan-aturan yang di- berikan oleh pemangku regulasi tentang kesehatan, bahwa salah satu hak seorang pasien adalah hak spiritual bagi penganut agama apapun.

Khusus untuk rumah-rumah sakit Islam, manajemen rumah sakit harus melaksanakan atau memberikan hak-hak spiritual bagi pasien, sesuai dengan undang-undang kesehatan serta aturan WHO yang menyarankan pemenuhan hak spiritual dan hak fisik bagi manusia oleh penyelenggara-penyelenggara kesehatan.

Kembali lagi, sesungguhnya indera pen- dengaran adalah yang terakhir Allah Swt. ambil. Pada kesempatan terakhir, ucapkan kalimat tauhid agar pasien yakin bahwa tiada Tuhan selain Allah.

2. Teks Contoh Khutbah Jumat Pendek tentang Pendidikan

Di bawah ini contoh teks khutbah Jumat singkat untuk menjadi bahan renungan.

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْإِخْوَانُ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ.

Jamaah Jumat yang dirahmati oleh Allah,

Hari ini, kita berkumpul dalam khutbah Jumat ini untuk membahas tema penting tentang pendidikan dalam Islam.

Pendidikan adalah salah satu pilar penting dalam perkembangan umat Islam dan memiliki peran utama dalam kesuksesan umat ini.

Allah Swt berfirman dalam Al-Qur’an (Al-Mujadilah, 58:11):

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Dari ayat ini, kita bisa memahami beberapa poin penting:

  • Keutamaan Ilmu: Allah menekankan keutamaan ilmu dalam pandangan-Nya. Ilmu adalah sarana untuk meningkatkan pemahaman, kebijaksanaan, dan kebaikan.
  • Pendidikan adalah Sarana Meningkatkan Derajat: Pendidikan dapat meningkatkan derajat individu dan umat secara keseluruhan. Ilmu yang diterapkan dengan baik dapat mengangkat kualitas hidup dan moral.

Pendidikan dalam Islam mencakup berbagai aspek, termasuk ilmu agama dan ilmu dunia.

Rasulullah Muhammad saw. sendiri adalah pendidik terbaik dan teladan yang mempraktikkan pendidikan sejati dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa ajaran penting tentang pendidikan dalam Islam meliputi sebagai berikut:

  • Pendidikan adalah Ibadah: Setiap upaya untuk mendapatkan ilmu dan mendidik diri sendiri atau orang lain dianggap sebagai ibadah. Ini menunjukkan pentingnya pendidikan dalam agama kita.
  • Berbagi Ilmu: Rasulullah Muhammad saw. mengajarkan kita untuk berbagi ilmu dengan orang lain. Beliau berkata, “Apabila kamu memiliki ilmu, hendaklah kamu menyampaikannya kepada orang lain.” Dengan berbagi ilmu, kita dapat memberikan manfaat kepada umat manusia.
  • Penekanan pada Etika dan Moral: Pendidikan dalam Islam tidak hanya tentang peningkatan pengetahuan, tetapi juga tentang pembentukan karakter yang baik. Etika dan moral yang kuat adalah bagian penting dari pendidikan sejati.
  • Menghargai Guru: Islam mengajarkan kita untuk menghargai guru-guru kita, seperti halnya Rasulullah saw. menghormati sahabat-sahabatnya yang mengajarkannya.

Jamaah Jumat yang dirahmati oleh Allah,

Pendidikan adalah kunci keberhasilan umat Islam. Melalui pendidikan, kita dapat mengembangkan kemampuan, pemahaman agama, dan membangun masyarakat yang lebih baik.

Oleh karena itu, mari tingkatkan komitmen kita untuk memperjuangkan pendidikan yang berkualitas, baik untuk diri kita sendiri maupun untuk generasi penerus.

3. Contoh Khotbah tentang Cara Mudah Masuk Surga

Berikut contoh khutbah pendek yang menarik dan penuh makna.

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِالْإِيْمَانِ وَالْإِسْلَامِ، وَجَعَلَنَا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ إِنْ شَاءَ اللهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْإِخْوَانُ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ.

Jamaah Jumat yang dimuliakan oleh Allah,

Pada kesempatan kali ini, marilah kita bersama-sama merenungkan tentang cara masuk surga. Surga adalah tempat yang dijanjikan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Surga merupakan tempat yang penuh dengan kenikmatan yang tidak pernah terbayangkan oleh manusia.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۖ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ نُزُلُهُمْ مِنْ فَوْقِهِمْ وَمِنْ تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ ۖ يَقُولُونَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَٰذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ ۗ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ ۗ وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

(QS. Al-A’raf: 43)

Artinya:

Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya. Naungan mereka di atas mereka dan di bawah kaki mereka adalah buah-buahan; mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga ini). Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi petunjuk kepada kami. Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami dengan membawa kebenaran.” Dan diserukan kepada mereka, “Inilah surga yang diwariskan kepadamu karena apa yang telah kamu kerjakan.”

Dari ayat tersebut, kita dapat mengetahui bahwa ada dua syarat utama untuk masuk surga, yaitu iman dan amal saleh.

Iman adalah keyakinan yang teguh dalam hati bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan-Nya.

Amal saleh adalah perbuatan yang baik dan diridhai oleh Allah, baik berupa ibadah maupun muamalah.

Selain dua syarat utama tersebut, ada beberapa hal lain yang dapat membantu kita untuk masuk surga, di antaranya:

  • Mengerjakan salat lima waktu dengan khusyuk dan tertib.
  • Membaca Al-Qur’an dan mengamalkan isinya.
  • Bersedekah dan membantu orang lain yang membutuhkan.
  • Memaafkan kesalahan orang lain.
  • Menjaga hubungan baik dengan keluarga dan tetangga.
  • Berjihad di jalan Allah.

4. Contoh Khutbah Jumat Singkat tentang Meneladani Akhlak Rasulullah

Inilah ceramah khutbah Jumat yang bisa disampaikan untuk menjadi pengingat masyarakat.

Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Puji dan syukur kita ucapkan pada Allah Swt, berkat rahmat dan kuasanya, hari ini kita melaksanakan ibadah shalat Jumat secara berjamaah. Selanjutnya, selawat kepada Rasulullah saw, yang telah membawa risalah mulia kepada umat manusia.

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Rasulullah saw adalah manusia yang paling sempurna akhlaknya.

Safiur Rahman Mubarakfuri dalam kitab Ar-Rahiq al-Makhtum, [Beirut; Dar Hilal, 1427 H] halaman 441, melukiskan betapa indah budi pekerti Rasulullah.

Ia menulis Rasulullah sebagai penutup para nabi, adalah orang yang paling dermawan, paling berani, paling jujur, paling setia, paling lembut, dan paling baik akhlaknya. Sosok Rasulullah adalah yang sangat berkarisma, orang yang melihatnya untuk pertama kali akan merasa kagum, dan orang yang mengenalnya akan mencintainya.

Dalam Alquran pada surah al Qalam [68] ayat 4, digambarkan dengan jelas terkait keluhuran akhlak Rasulullah. Allah berfirman;

وَاِنَّكَ لَعَلٰى خُلُقٍ عَظِيْمٍ

Artinya; “Sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.” Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah Menurut Imam Qurthubi, al Jami’ li Ahkami al-Qur’an, Jilid XVIII [Kairo; Dar Kutub al Misriyah, 1964], halaman 227, sebagaimana dikutip dari kitab Shahih Muslim, Ibunda Aisyah ra menyatakan bahwa akhlak Rasulullah adalah seperti Alquran.

Tidak akan didapati akhlak yang lebih mulia di banding budi pekerti Nabi. Pasalnya, Rasulullah diutus ke dunia, untuk menyempurnakan akhlak manusia. Di antara akhlak beliau yang sangat mulia ialah cara Rasulullah dalam menghadapi orang-orang yang suka bermaksiat.

Nabi tidak pernah bersikap keras atau menghakimi pelaku maksiat, melainkan selalu berusaha untuk memberikan bimbingan dan nasihat dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.

Syekh Shafiyurahman al Mubarakfuri dalam ar Rahiqu Makhtum menyebutkan Nabi Muhammad senantiasa mengawasi para sahabatnya. Tak lupa untuk menanyakan apa yang terjadi di antara mereka. Jika sesuatu bagus dan baik, Nabi akan mengatakan itu hal yang baik.

Namun jika itu perbuatan yang buruk dan jelek, maka akan berterus terang bahwa itu tindakan jelek dan segera membenarkannya.

5. Contoh Khutbah Singkat Tema Meningkatkan Ketakwaan

Berikut contoh teks khutbah Jumat pendek topik bertakwa.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hadirin jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Marilah kita bersyukur kehadirat Allah yang selalu memberikan limpahan karunia inayah dan hidayah sehingga kita masib tetap dalam ubudiyah kehadiratNya.

Dan marilah bermunajat semoga kita ditetapkan menjadi hamba yang memiliki haul dan quwwah dariNya untuk bertaqwa, memiliki kesadaran utuh bahwa ketaatan kehadirat Allah mengantarkan kita pada kebahagiaan sejati di dunia dan akhirat, dan bahwa melakukan larangan larangan Nya akan merugikan kita di daroin.

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Marilah kita ingat kembali tujuan dari penciptaan kita, sebagaimana firman Allah dalam surah az Zariyat ayat 56:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.

Sederhananya, dapat kita pahami bahwa beribadah kehadirat Allah itulah tujuan penciptaan kita. Maka marilah melihat kembali, apakah kita sudah berada dalam lingkup tujuan tersebut? Sudahkah kita menjadikan getaran jiwa, pikiran, nafas, dan gerak tubuh hanya untuk beribadah kepadaNya?

Jika belum, marilah kita pahami bahwa sesuatu yang keluar dari tujuan asal ia dibuat maka sesuatu tersebut sedang merusak dirinya, ibarat kapal yang seharusnya berlayar di lautan malah berjalan di jalan raya, atau lihatlah kereta api jika ia meloncat keluar dari rel yang telah ditentukan. Tentunya hanya kerugian dan kesengsaraan yang kita dapatkan.

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Teruslah meningkatkan ketaqwaan kehadirat Allah diawali dengan bermakrifat kehadiratNya, Ibnu Atha’illah yang mengatakan bahwa makrifat itu bisa diartikan dengan mengetahui dan mengenal Allah melalui tanda kekuasaan-Nya yang berupa makhluk ciptaan-Nya. Dengan memperhatikan tanda-tanda kekuasaan-Nya kita bisa mengetahui akan keberadaan dan kekuasaan Allah Swt.

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Marilah kita berdoa, semoga Allah melimpahkan rahman dan rahimNya kepada kita, semoga kita dijadikannya hambaNya yang memakrifahiNya, yang selalu menjadikan ibadah tujuan penciptaan kita, dan mengembalikan kita dalam keabadian kasih sayangnya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

6. Contoh Khutbah Pendek Topik Menghargai Orang Lain

Inilah khutbah pendek yang bisa kamu jadikan sebagai bahan renungan.

Pujian kepada Allah, Tuhan semesta alam, yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Bijaksana. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad, yang telah membimbing umatnya untuk hidup dalam cinta, kedamaian, dan harmoni.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Hari ini, kita berkumpul dalam khutbah Jumat ini untuk membahas pentingnya menghargai orang lain dalam kehidupan sehari-hari kita.

Menghargai orang lain adalah salah satu nilai mendasar dalam agama kita, yang diajarkan oleh Nabi Muhammad dalam berbagai hadis dan tindakan nyata dalam kehidupannya.

Allah Swt berfirman dalam Al-Qur’an (Al-Hujurat, 49:11):

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain; boleh jadi mereka (yang diolok-olok itu) lebih baik dari mereka (pelaku olok-olok itu); dan jangan pula suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain. Boleh jadi mereka (yang diolok-olok itu) lebih baik dari mereka (pelaku olok-olok itu).”

Dari ayat ini, kita bisa mengambil beberapa pelajaran penting:

  • Jangan Merendahkan Orang Lain
    Menghargai orang lain berarti tidak merendahkan mereka. Tidak ada alasan untuk merasa lebih baik atau lebih unggul daripada orang lain, karena hanya Allah yang tahu siapa yang lebih baik di sisi-Nya.
  • Tidak Menertawakan atau Mengejek Orang Lain
    Sebab ini tidak hanya merusak hati dan perasaan orang lain, tetapi juga menciptakan ketidakharmonisan dalam masyarakat.
  • Berpikir Positif tentang Orang Lain
    Sebaliknya, kita harus berusaha untuk berpikir positif tentang orang lain.

Menghargai orang lain juga mencakup banyak aspek dalam kehidupan sehari-hari kita, seperti dalam keluarga, di tempat kerja, dan dalam masyarakat secara umum.

Hadirin yang dimuliakan,

Menghargai orang lain adalah esensi ajaran agama kita dan juga tindakan yang menciptakan masyarakat yang lebih baik.

Dengan mengamalkan nilai ini dalam kehidupan sehari-hari kita, kita dapat menciptakan lingkungan yang penuh dengan cinta, kedamaian, dan harmoni.

Semoga Allah Swt. memberi kita kekuatan untuk menghargai orang lain dalam setiap aspek kehidupan kita. Amin.

7. Contoh Khotbah Pendek tentang Rasullullah yang Pemaaf

Di bawah ini contoh teks materi khutbah Jumat singkat yang menginspirasi.

Meneladani Akhlak Nabi

Pujian tertinggi hanya milik Allah, Tuhan semesta alam, yang Maha Penyayang, Maha Penyantun, dan Maha Bijaksana. Selawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi kita, Muhammad saw., yang menjadi teladan bagi umat manusia dalam segala aspek kehidupan.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Hari ini, kita berkumpul dalam khutbah Jumat ini untuk mengingatkan diri kita sendiri tentang pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad saw..

Rasulullah adalah sosok yang membawa risalah sempurna dan menjadi contoh terbaik bagi umat manusia. Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur’an (Al-Ahzab, 33:21):

Telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”

Dari ayat ini, kita bisa mengambil beberapa pelajaran, di antaranya:

Rasulullah adalah teladan yang baik, bukan hanya dalam urusan agama, tetapi juga dalam segala aspek kehidupan. Akhlaknya yang mulia adalah pedoman bagi kita.

Meneladani akhlak Nabi adalah bukti pengharapan kepada rahmat Allah. Ketika kita mengikuti jejak beliau, kita berharap untuk mendapatkan keberkahan dan rahmat-Nya.

Meneladani akhlak Nabi adalah tanda kesadaran kita akan hari kiamat dan akhirat. Kita harus hidup dengan kebaikan dan keadilan untuk mempersiapkan diri menghadap Allah.

Sebagian besar ajaran Islam adalah tentang akhlak dan etika. Rasulullah Muhammad saw adalah teladan terbaik dalam hal ini. Beberapa aspek akhlak Nabi yang dapat kita teladani adalah:

Nabi Muhammad dikenal sebagai Al-Amin, “Orang yang dapat dipercaya.” Kejujuran adalah inti ajaran Islam.

Nabi Muhammad menghadapi banyak cobaan dan ujian dalam hidupnya, namun dia tetap bersabar dalam menghadapinya.

Beliau selalu memperlakukan orang lain dengan penuh kasih sayang dan belas kasihan. Beliau peduli terhadap kebutuhan fisik dan emosional umatnya.

Hadirin yang dimuliakan,

Meneladani akhlak Nabi adalah komitmen untuk menjadi individu yang lebih baik dan muslim yang sejati. Kita dapat memulai dengan merenungkan akhlak Nabi dalam tindakan dan sikap kita sehari-hari.

Dengan melibatkan akhlak beliau dalam hidup kita, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih baik dan mendapatkan rahmat Allah Swt..

Semoga Allah memberi kita kekuatan untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad saw. dalam setiap aspek kehidupan kita dan menjadikan kita hamba yang lebih dekat dengan-Nya.

8. Teks Materi Khutbah Jumat Singkat Tema Keutamaan Ilmu dan Amal

Berikut contoh teks khutbah singkat penuh makna dan menyentuh hati.

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِالْإِيْمَانِ وَالْإِسْلَامِ، وَجَعَلَنَا مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ وَالْعَمَلِ الصَّالِحِ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْإِخْوَانُ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ.

Jamaah Jumat yang dirahmati oleh Allah,

Pada kesempatan kali ini, marilah kita bersama-sama merenungkan tentang keutamaan ilmu dan amal. Ilmu dan amal adalah dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.

Ilmu merupakan pondasi untuk beramal, sedangkan amal merupakan implementasi dari ilmu.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

(QS. Al-Mujadalah: 11)

Artinya:

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.

Dari ayat tersebut, kita dapat mengetahui bahwa orang yang berilmu akan ditinggikan derajatnya oleh Allah. Hal ini dikarenakan ilmu dapat membimbing manusia untuk berbuat kebaikan dan menjauhi keburukan.

Selain itu, ilmu juga dapat menjadi sarana untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Rasulullah saw. bersabda:

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

(HR. Ibnu Majah)

Artinya:

Menuntut ilmu adalah fardhu (wajib) bagi setiap muslim.

Amal saleh juga merupakan hal yang sangat penting dalam Islam. Amal saleh adalah perbuatan yang baik dan diridhai oleh Allah. Amal saleh dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti beribadah, membantu orang lain, dan berbuat baik kepada sesama.

Rasulullah saw. bersabda:

أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

(HR. Bukhari)

Artinya:

Amal yang paling dicintai oleh Allah adalah yang paling lama dikerjakan walaupun sedikit.

Jamaah Jumat yang dirahmati oleh Allah,

Marilah kita bersama-sama berusaha untuk menuntut ilmu dan beramal saleh. Dengan ilmu dan amal saleh, kita dapat meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Semoga Allah Swt memberikan kita kemudahan untuk menuntut ilmu dan beramal saleh. Aamiin.

9. Judul Khutbah Jumat Singkat Manfaat Salat Jumat

Berikut contoh khutbah jumat singkat tentang manfaat untuk melaksanakan salat jumat yang penuh makna.

Kaum muslimin sidang jamaah jumat yang berbahagia, Rahimaku mullah.

Puji dan syukur Alhamdulillah marilah kita sampaikan kehadirat Allah Robbul’izzati, pada kesempatan Jumat ini kita kembali dapat melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim yaitu shalat Jumat secara berjamaah di masjid yang kita cintai ini.

Selawat dan salam marilah kita sampaikan kepada uswatun hasanah kita yaitu baginda nabi besar Muhammad saw.

Juga kepada segenap keluarga dan sahabatnya, semoga kita semua yang hadir di masjid ini, kelak di hari qiyamat mendapatkan syafaat dari beliau. Aamiin.

Menghawali khutbah singkat pada kesempatan ini, sebagaimana biasa khatib berwa siat kepada diri pribadi saya dan kepada seluruh jamaah, marilah kita bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa yaitu melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Kaum muslimin sidang jamaah jumat yang berbahagia, Rahimakumullah.

Entah berapa ratus kali kita mengikuti shalat jumat seperti ini. Mestinya banyak sekali manfaat yang kita rasakan. Tetapi sayang tidak semua umat Islam dapat meraskan manfaatnya, oleh karena menganggap bahwa shalat ju mat ini adalah ibadah rutin yang bersifat biasa-biasa saja.

Tentu kita tidak ingin kehadiran kita di tempat ini, tidak mendapatkan apa-apa.

Padahal Rasulullah saw menyampaikan, bahwa Jumat ini dengan Jumat yang berikutnya adalah sebagai sarana terbaik untuk menghapus semua dosa yang pernah kita perbuat satu minggu ini.

Beliau bersabda dalam hadits shahihnya:

“Shalat yang lima waktu, shalat Jum’at ke shalat Jum’at selanjutnya, ini semua menghapuskan dosa-dosa di antara keduanya, selama tidak melakukan dosa besar”. (HR. Muslim no. 233)

Yang namanya kita sebagai manusia tanpa disadari banyak sekali dosa-dosa yang kita perbuat dalam seminggu ini. Nah dengan kita rajin shalat lima waktu ditambah shalat jumat, maka Allah akan menghapus bersih semua dosa-dosa kita, selama kita tidak bergelimang dalam dosa besar.

Kalau kita terlanjur berbuat dosa besar, maka tidak hanya cukup dengan shalat saja, tapi wajib bertaubat memohon ampun kepada Allah dengan banyak membaca istigfar.

Kaum muslimin sidang jamaah jumat yang berbahagia, Rahimakumullah.

Alangkah bersyukurnya kita, jika dosa-dosa yang telah kita perbuat diampuni oleh Allah.

Diantara ciri-ciri dosa kita diampu ni, kita meraskan adanya kedamaian di dalam hati, ringan dalam beramal shalih, menunjukkan akhlak yang mulia dan selalu ingin bermanfaat bagi sesama. Semua hal ini tidak mudah didapatkan, kecuali bagi orang-orang yang bersih hatinya dari dosa­-dosa yang mengotorinya.

Agar shalat Jumat ini benar-benar menjadi sarana untuk menghapus dosa kita, maka mari kita penuhi hal-hal berikut:

  1. Sebelum shalat Jumat mandilah terlebih dahulu.
  2. Pakailah pakaian yang terbaik dengan memakai wangi-wangian.
  3. Datang lebih awal sebelum khatib naik mimbar.
  4. Setelah tiba di masjid laksankan shalat sunnat tahiyyatul masjid.
  5. Sembari menunggu khatib membacakan khutbah, perbanyaklah zikir dan membaca Al Quran.
  6. Dengarkan khatib ketika membaca khutbah dan jangan melakukan apa pun yang bisa merusak pahala jumat, seperti berbicara, bermain HP dan lain-lain.
  7. Laksanakan shalat Jumat benar-benar dengan niat yang tulus karena Allah semata-mata
  8. Setelah shalat jumat jangan terburu-buru keluar, berzikirlah semampunya dan berdoalah dengan khusyu’.

Demikian khutbah singkat ini dapat khatib sampaikan semoga bermanfaat bagi kita semua. Dan jika ada tutur kata yang tidak tepat, mohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya.

10. Teks Khutbah Jumat Singkat Manfaat Berwudu

Di bawah ini contoh teks khutbah jum’at singkat tentang berwudu.

بِسْمِ اللهِ وَبِحَمْدِهِ. اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَكَفَى ، وَسَلَامٌ عَلَى عِبَادِهِ الَّذِيْنَ اصْطَفَى أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ. اللهُمّ صَلِّ وَسَلّمْ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إلى يَوْمِ الدِّيْنِ, أَمَّا بَعْدُ. فَيَا عِبَادَ اللهِ, أَوْصِيْكُمْ وَأَيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ، أَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. يَاأَيّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. اَللَّهُمَّ اَصْلِحْ أُمَّةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَفَرِّجْ عَنْ أُمَّةٍ مُحَمَّدٍ صَلَيَّ اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَارْحَمْ أُمَّةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَانْشُرْ وَاحْفَظْ نَهْضَةَ الْوَطَنِ فِى الْعَالَمِيْنَ بِحَقِّ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

Kaum muslimin sidang jamaah jumat yang berbahagia, Rahimakumullah.

Puji dan syukur Alhamdulillah marilah kita sampaikan kehadirat Allah Robbul’izzati, pada kesempatan jumat ini kita kembali dapat melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim yaitu shalat Jumat secara berjamaah di masjid yang kita cintai ini.

Selawat dan salam marilah kita sampaikan kepada uswatun hasanah kita yaitu baginda nabi besar Muhammad saw..

Juga kepada segenap keluarga dan sahabatnya, semoga kita semua yang hadir di masjid ini, kelak di hari qiyamat mendapatkan syafaat dari beliau. Aamiin.

Menghawali khutbah singkat pada kesempatan ini, sebagaimana biasa khatib berwasiat kepada diri pribadi saya dan kepada seluruh jamaah, marilah kita bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa yaitu melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Kaum muslimin sidang jamaah jumat yang berbahagia, Rahimakumullah.

Semua syariat Islam yang telah ditetapkan untuk umat ternyata memiliki fungsi dan manfaat yang luar biasa, baik dari sisi duniawi maupun dari sisi ukhrawi. Dari sisi duniawi berdampak positif bagi kemaslahatan pribadai dan sesama. Dari sisi ukhrawi, di akhirat nanti kita ditempatkan di tempat yang mulia yaitu surga Allah Swt..

Diantara syariat yang sangat penting adalah perintah wudhu’ sebelum shalat dan membaca Al Quran. Bila kita melihat dari sisi duniawi kita akan banyak mendapatkan keuntungan diantaranya, wudhu memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan tubuh.

Di dalam bukunya “Prayers, A Sport for The Body and Soul”, Mokhtar Salem menjelaskan, kalau kamu melaksanakan tata cara berwudhu yang baik dan benar dapat mencegah timbulnya berbagai macam penyakit.

Alasannya, orang yang berwudhu secara otomatis pasti juga membersihkan anggota tubuh dan kulitnya. Ia selalu menjaga kebersihan hidungya dengan istinsyaq, tangannya, wajahnya, hingga kedua kakinya.

Lebih dari itu, Salem menyebutkan kalau berwudhu yang baik dan benar juga bisa mencegah kanker kulit. Setiap hari orang pasti bersentuhan dengan banyak elemen, termasuk bahan-bahan kimia.

Dengan berwudhu, maka bahan kimia yang menempel di kulit tersebut akan larut dan hilang.
Sarjana-sarjana luar negeri juga banyak yang meneliti tentang manfaat wudhu.

Salah satunya adalah psikiater dan neurolog berkebangsaan Austria, Leopold Werner von Ehrenfels. Berdasarkan hasil penelitiannya, Von Ehrenfels mengatakan bahwa berwudhu menjadikan tubuh selalu sehat. Air wudhu merangsang saraf-saraf tubuh manusia.

Hasilnya, tubuh orang yang sering berwudhu selalu sehat. Sama seperti Salem, Von Ehrenfels juga mengemukakan kalau berwudhu dapat mencegah penyakit kulit.

Salah satu penyebab penyakit kulit adalah kurangnya menjaga kebersihan kulit. Dengan wudhu lima kali sehari bahkan lebih, orang yang berwudhu tersebut secara tidak langsung juga menjaga kebersihan kulitnya. Subhanallah.

Kaum muslimin sidang jamaah jumat yang berbahagia, Rahimakullah.
Itu dari sisi duniawai. Sedangkan dari sisi ukhrawi lebih dahsyat lagi.

Di samping untuk mengangkat hadats kecil, sehingga shalat kita sah, juga dengan berwudhu’ semua dosa dan kesalahan kita berguguran keluar dari seluruh anggota tubuh yang kita basuh. Nabi kita bersabda;

أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللَّهُ بِهِ الْخَطَايَا، وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ؟» قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللهِ قَالَ: «إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ، وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ

Artinya: “Tidaklah, aku tunjukkan kalian atas sesuatu yang Allah akan menghapus kesalahan- kesalahan dengan sebabnya, dan mengangkat derajat pula? Mereka berkata: ya, wahai Rosulullah. Nabi bersabda: “Sempurakan wudhu pada waktu sulit, perbanyak langkah ke masjid- masjid, dan menunggu sholat setelah sholat. Itu lah ribat”. (HR. Muslim)

Ternyata wudhu’ itu bukanlah hal yang sepele dan tidak punya makna apa-apa. Ini semua kita dapatkan bila wudhu’ dilaksanakan dengan sempurna, baik itu niatnya maupun tata caranya.

Seseorang yang berwudhu’ dengan asal-asalan, tentu wudhu’nya tidak bernilai apa-apa, disamping wudhu’nya tidak sah juga tidak akan berdampak positif bagi kesehatan tubuhnya.

Semoga khutbah singkat edisi jumat ini, menjadi tambahan ilmu yang besar faedahnya bagi diri khatib dan jamaah sekalian.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ, وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ, وَتَقَبَّلَ مِنِّي وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيمُ.

11. Contoh Teks Khutbah Jumat Singkat Tentang Buah Kesabaran

Berikut contoh teks khutbah singkat dengan topik kesabaran.

contoh khutbah jumat singkat buah kesabaran

12. Teks Contoh Khutbah Jumat Singkat Tentang Jangan Meremehkan Orang Lain

Di bawah ini contoh teks khutbah Jumat paling pendek sebagai referensi.

contoh khutbah jumat singkat padat dan bermakna

13. Teks Khutbah Singkat tentang Tahun Politik

Saudara-saudara sekalian yang berbahagia,

Tahun politik sudah di depan mata. Di mana-mana kita mendengar kampanye dari para calon pemimpin. Kita juga sering melihat berbagai macam iklan politik di media massa.

Tahun politik adalah tahun yang penting bagi kita semua karena di masa ini kita akan menentukan pemimpin kita selama lima tahun ke depan.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memilih pemimpin yang tepat. Pemimpin yang akan membawa kita kepada kebaikan dan kesejahteraan.

Dalam memilih pemimpin, kita harus memperhatikan beberapa hal:

  1. Kualitas pribadi
    Pemimpin yang baik harus memiliki kualitas pribadi yang baik. Yaitu, beriman kepada Allah Swt., bertakwa kepada-Nya, dan memiliki akhlak yang mulia.
  2. Kemampuan
    Pemimpin yang baik juga harus memiliki kemampuan yang mumpuni dalam memimpin. Ia harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam memerintah daerahnya
  3. Visi dan misi
    Pemimpin yang baik juga harus memiliki visi dan misi yang jelas. Ia harus memiliki rencana yang jelas untuk membawa kemajuan bagi masyarakat.

Saudara-saudara sekalian yang berbahagia,

Marilah kita bersama-sama memilih pemimpin yang tepat. Pemimpin yang akan membawa kita kepada kebaikan dan kesejahteraan.

Semoga Allah Swt. memberikan petunjuk kepada kita untuk memilih pemimpin yang terbaik.

Aamiin ya Rabbal alamin.

Allahummaghfirlanaa wa liwalidinaa wa lijami’il muslimiina wal muslimaat.

Wa shallallahu ‘alaa Muhammad wa ‘alaa alihi wa shahbihi wa sallam.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Cara Menyampaikan Khutbah Jumat yang Baik

Menurut buku “Tampil Memukau di Atas Mimbar” terdapat tata cara yang baik dalam menyampaikan ceramah Jumat, yakni:

  • Memberikan salam kepada hadirin
  • Duduk, menanti adzan selesai sembari menirukan adzan
  • Berdiri untuk berkhutbah dan membukanya dengan hamdalah, sanjungan kepada Allah, syahadatain, bacaan selawat Nabi, bacaan ayat-ayat takwa, dan perkataan amma ba’d
  • Berkhutbah dengan berdiri menghadap jemaah

 

Referensi

***

Itulah beberapa teks khutbah jumat singkat.

Jangan lupa, untuk membaca informasi lainnya di artikel.rumah123.com.

Kamu juga bisa mendapatkan berita terbaru dengan mengikuti Google News kami.

Yuk, segera wujudkan keinginan untuk memiliki rumah impian bersama Rumah123.com karena kami selalu #AdaBuatKamu.


Tag: ,


Nik Nik Fadlah

Content Writer

Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan yang kini menjadi penulis di Rumah123 dan Berita 99. Memiliki pengalaman menulis di bidang kesehatan, gaya hidup, fashion, teknologi, pendidikan, hingga properti. Hobi membuat digital collage art.
Selengkapnya