OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

7 Tanaman yang Bisa Distek dengan Mudah. Cepat Tumbuh dan Berbuah!

09 Februari 2023 · 3 min read Author: Gadis Saktika

tanaman yang bisa distek

Ternyata, banyak lo tanaman yang bisa distek dengan mudah agar bisa tumbuh optimal. Nah, bagi yang sedang mencari jenis tanaman yang bisa distek, yuk baca artikel ini sampai habis. Pasalnya Rumah123.com telah menghimpun informasi lengkapnya untukmu!

Sama seperti semua makhluk hidup lainnya, tanaman juga harus bereproduksi untuk keberlanjutan spesiesnya.

Terdapat cara yang bagus untuk mereplikasi tanaman kamu, yakni dengan metode stek.

Ya, perbanyakan tanaman dari stek memiliki beberapa keunggulan utama dibandingkan dengan yang tumbuh dari biji.

Proses stek pun terbilang mudah karena hanya memotong bagian tubuh tanaman untuk ditanam sehingga menghasilkan tanaman baru.

Dengan keunggulan tersebut, tak heran bila banyak orang memilih stek untuk memproduksi tanaman baru.

Saat ini, terdapat beragam tanaman yang bisa diperbanyak dengan cara stek.

Adapun tanaman yang bisa distek tersebut adalah sebagai berikut.

7 Tanaman yang Bisa Distek

1. Lengkeng

lengkeng

Sebenarnya, banyak orang yang mengira bahwa membudidayakan tanaman lengkeng dengan cara stek adalah hal yang sulit.

Pasalnya, pohon ini memiliki kambium yang tipis dan mudah kering.

Dengan kondisi tersebut, stek batang tanaman lengkeng jadi belum banyak dibudidayakan di Indonesia.

Padahal, jika merawatnya dengan baik, tanaman buah ini bisa tumbuh dengan baik, lo.

2. Rosemary

Selanjutnya, rosemary juga menjadi tanaman rempah yang bisa distek dengan mudah.

Rosemary sendiri merupakan tanaman yang dapat dijadikan rempah-rempah dan dijadikan hiasan untuk makanan karena ia punya harum dan rasa yang lezat.

Sebenarnya, pembudidayaan tanaman ini biasanya dilakukan dengan dua cara, yakni teknik generatif dan vegetatif.

Nah, untuk menggunakan metode vegetatif sendiri bisa dengan cara stek batang.

3. Tomat

Tanaman yang bisa distek lainnya adalah tomat.

Pasalnya, tanaman ini memiliki pertumbuhan yang tergolong cepat.

Selain itu, tanaman ini lebih cocok dilakukan stek batang.

Ia mudah ambruk jika terkena tiupan angin kencang atau guyuran air hujan.

Dengan stek batang, maka ini akan menambahkan beban pada pohon tomat.

4. Krisan

krisan

Tanaman yang memiliki tampilan menawan ini punya beragam warna, yakni emas, putih, putih pudar, kuning, copper, merah, merah anggur, merah muda, lavender, dan ungu.

Untuk memperbanyaknya, kamu bisa melakukan stek, kok.

5. Thyme

Tanaman yang bisa distek yang kelima adalah rempah-rempah, thyme.

Rempah-rempah memang tanaman yang paling mudah tumbuh dengan teknik stek batang.

Tanaman ini sering dijadikan sebagai bumbu penyedap masakan, tapi bisa juga dibuat menjadi teh dan obat luka.

Kamu bisa menanam thyme di rumah dengan mudah menggunakan metode stek batang.

6. Kelor

Tanaman kelor juga menjadi tanaman yang banyak dibudidayakan menggunakan metode stek batang.

Pasalnya, perawatan tanaman kelor ini bisa dibilang mudah dan tak perlu perawatan khusus untuk bisa tumbuh dengan baik.

7. Sukun

sukun

Tanaman yang bisa di stek terakhir adalah sukun yang merupakan jenis buah-buahan yang menghasilkan karbohidrat dan bisa berumur panjang.

Tanaman buah yang bisa di stek ini juga mampu berproduksi sepanjang tahun dan sangat produktif.

Biasanya dibudidayakan melalui stek akar, namun cara ini memiliki banyak kekurangan.

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Baca artikel menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Simak pula Google News Rumah123.com untuk dapatkan informasi terbarunya.

Sedang mencari rumah di Cimahi? Bisa jadi, Royal Clove Kolonel Masturi adalah pilihan terbaikmu.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti, karena Rumah123.com selalu #AdaBuatKamu.


Tag: , ,


Gadis Saktika

Content Writer

Gadis Saktika adalah Content Writer di 99 Group yang sudah berkarier sebagai penulis dan wartawan sejak tahun 2019. Lulusan Bahasa dan Sastra Indonesia UPI ini senang menulis tentang etnolinguistik, politik, HAM, gaya hidup, properti, dan arsitektur.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA