verified listing

Meski sudah memiliki dana yang cukup, membeli sebuah hunian bukanlah perkara mudah. 

Jangan sampai menyesal karena ternyata rumah yang sudah kamu beli ternyata jauh dari harapan. 

Terlebih lagi jika membelinya secara online, kamu harus memerhatikan berbagai hal agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Mulai dari developer bodong, bentuk rumah yang tidak sesuai gambar, hingga lokasi yang ternyata berbeda. 

Agar terhindar dari hal-hal tersebut, berikut tujuh tips membeli rumah dengan aman secara online yang wajib diketahui:

Lakukan Riset Mendalam

Sebelum memutuskan hunian yang ingin kamu beli, pastikan kamu melakukan riset terkait rumah tersebut secara mendalam. 

Misalnya, kondisi lingkungan, harga jual, lokasi rumah, hingga fasilitas umum yang berada di dekat hunian. 

Dengan memperolah banyak informasi, kamu juga jadi lebih mudah dalam mengambil keputusan. 

Pastikan rumah tersebut sudah sesuai dengan kebutuhanmu akan sebuah hunian. 

Cek Legalitas Surat

sertifikat rumah

Jika hunian sudah sesuai dengan harapan,  tips membeli rumah selanjutnya adalah dengan mengecek legalitas rumah yang akan kamu beli. 

Jangan rumah tersebut mendapatkan hal-hal yang tidak diinginkan karena legalitasnya yang bermasalah. 

Bagaimana cara mengecek legalitas surat? Ada beberapa  cara yang bisa kamu lakukan. 

Pertama, pastikan nama yang tercantum pada sertifikat tanah/rumsh sama dengan nama penjual rumah tersebut.

Jika tidak sama, pastikan kamu mengetahui riwayat rumah secara detail hingga sampai ke tangan penjual. 

Kamu juga bisa mengecek keaslian sertifikat tanah menggunakan layanan online dari Badan Pertahanan Nasional. 

Kedua, Pastika juga keberadaan dokumen lain untuk validasi legalitas rumah seperti surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Surat ini merupakan bukti hukum, jika si penjual telah memiliki hak untuk mendirikan bangunan, menambah atau mengurangi luas, serta merenovasi bangunan. 

Pilih Developer yang Tepercaya

Jika kamu membeli rumah dari pengembang properti, pastikan kamu mengecek legalitasnya. 

Kamu bisa meminta rekomendasi dari orang yang kamu kenal dalam mencari pengembang yang tepercaya. 

Untuk memastikan kredibilitas dan legalitas pengembang, sebaiknya kamu mengecek latar belakangnya terlebih dahulu.

Mulai dari profil pengembang, rekam jejak, sistem penjualan rumah, sistem pembayaran, hingga ketentuan perjanjiannya.

Tak hanya itu, Kementerian PUPR juga menyediakan layanan Sistem Registrasi Pengembang (SIRENG) yang bisa digunakan untuk mengecek status pengembang secara online.

Kamu hanya perlu menyiapkan informasi NPWP, ID pengembang, atau nama pengembang.

Datangi Langsung Lokasi Hunian

Rumah subsidi

Kamu sudah yakin kalau rumah yang kamu inginkan mempunyai informasi yang cukup lengkap dengan surat-suratnya. 

Begitu pula dengan developer yang dipastikan terpercaya dan terbukti kredibilitasnya. 

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan mendatangi langsung lokasi rumah. 

Jangan percaya begitu saja dengan tampilan di laman penjualan perumahan yang kamu lihat dari layar laptop atau telepon genggam milikmu. 

Buatlah janji dengan developer untuk mengecek langsung apakah informasi yang diberikan sudah sesuai. 

Hal itu akan meminimalisir kekecewaan yang mungkin kamu dapatkan saat sudah membeli rumah. 

Tanyakan Kejelasan Sertifikat Rumah dan Waktu untuk Beralih Nama

Saat kamu membeli rumah melalui developer, sertifikat rumah akan diganti dari pemilik lama menjadi nama developer. 

Pastikan kamu menanyakan dengan jelas kapan pastinya sertifikat tersebut dapat beralih nama. 

Sebab, jika sertifikat belum balik nama menjadi nama sendiri, maka konsumen tidak dapat melakukan alih kredit (take over). 

Pihak bank akan meminta sertifikat atas nama konsumen agar bank dapat menyetujui pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Hal itu akan menjadikan rumah tersebut sebagai jaminan yang sah di mata hukum.

Jangan Membayar DP Sebelum KPR Disetujui

kpr bank permata

Jika kamu melakukan pembelian dengan sistem KPR atau cicilan, maka jangan melakukan pembayaran down payment (DP) sebelum pinjaman disetujui pihak bank. 

Sebab, tidak ada jaminan pihak bank akan menyetujui KPR rumah yang diinginkan meskipun developer sudah bekerja sama dengan bank. 

Bila KPR ditolak oleh bank, maka uang DP yang sudah kamu bayar cenderung akan sulit kembali atau mungkin akan mendapatkan potongan dari pihak developer. 

Pilih Verified Listing di Rumah123

Untuk menjamin keamanan, kamu bisa mencari listing properti yang diberi tanda golden badge verified listing.

Fitur terbaru dari Rumah123 ini akan memberikan jaminan iklan properti asli dengan lokasi yang dijamin tepat, serta respon dijamin cepat. 

Listing properti yang diberi tanda golden badge verified listing telah terjamin kredibilitasnya. 

Kamu juga tak perlu repot mengecek legalitas kepemilikan properti lho. 

Sebab, tim Rumah123 akan melakukan verifikasi mengenai dokumen kepemilikan properti dan juga pajak bumi bangunan. 

Begitu pula dengan informasi lokasi yang dijamin tepat serta respon yang dijamin tepat oleh agen penjual properti. 

Tak hanya itu, fitur ini juga menyediakan foto-foto yang memberikan gambaran yang akurat mengenai properti yang sedang dijual. 

Dengan begitu kamu jadi lebih menghemat waktu dalam mencari hunian impian. 

Semoga tujuh tips membeli rumah di atas bisa membantumu dalam mendapatkan properti yang aman!

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Emerald Bintaro hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
1256 kali