Berencana untuk membangun atau merenovasi hunian tipe 36? Agar tak melebihi bujet, lihat dulu RAB rumah type 36 berikut ini!

Rumah tipe 36 tergolong cocok untuk dihuni oleh keluarga muda. 

Luasnya rumah ini disebut ideal sebab dapat dijadikan sebuah rumah tumbuh. 

Selain itu, luas rumah ini juga memungkinkan untuk membangun sebuah taman belakang atau carpot. 

Rumah tipe 36 adalah rumah yang mempunyai luas bangunan 36meter persegi, dengan ukuran 6 meter x 6 meter. 

Luas tanah pada rumah tipe 36 dapat dipadukan dengan beberapa ukuran luas seperti 60 meter persegi atau 72 meter persegi. 

Kamu bisa menyingkatnya dengan rumah tipe 36/60 atau rumah tipe 36/72.

Rumah dengan tipe 36/72 disebut lebih ideal untuk dihuni. 

Sebab, rumah tipe ini mempunyai dua kamar tidur, satu ruang keluarga dan ruang tamu, serta satu kamar mandi. 

Menghitung RAB Rumah Tipe 36

Untuk menghitung RAB (Rencana Anggaran Biaya) rumah tipe 36, pastikan kamu telah mengetahui rencana pembangunan secara keseluruhan. 

Hal itu meliputi desain, kebutuhan ruang, hingga pemilihan material. 

Dengan begitu, kamu jadi bisa menekan biaya pembangunan. 

Tak hanya itu, manajemen tukang bangunan pun harus diperhatikan dengan baik.

Semakin mundur waktu kerjanya, maka bisa semakin besar pula pengeluaran yang tak terduga.

Penggunaan material juga salah satu hal penting untuk memperhitungkan biaya. 

Pilihlah yang sesuai kebutuhan dan sesuai anggaranmu. 

Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Simak 5 Tips dalam Memilih Tukang Bangunan

Hasil Desain Rumah Type 36 yang akan Diperkirakan Biayanya

1. Fasad minimalis yang sangat apik

rab rumah type 36 Sumber: YouTube Dodi Kuswandi

2. Terdapat dua kamar

rab rumah type 36 Sumber: YouTube Dodi Kuswandi

3. Satu kamar mandi

rab rumah type 36 Sumber: YouTube Dodi Kuswandi

4. Ruang tamu dan keluarga

rab rumah type 36 Sumber: YouTube Dodi Kuswandi

5. Dapur sekaligus ruang makan

rab rumah type 36 Sumber: YouTube Dodi Kuswandi

6. Plafon gypsum

rab rumah type 36 Sumber: YouTube Dodi Kuswandi

7. Plafon gypsum

rab rumah type 36 Sumber: YouTube Dodi Kuswandi

8. Denah rumah type 36

rab rumah type 36 Sumber: YouTube Dodi Kuswandi

Berikut Uraian pekerjaan RAB Rumah Type 36:

Jenis Pekerjaan

Harga Pekerjaan

Pekerjaan Pondasi Rp 8.228.136,57
Pekerjaan Beton Rp 16. 434.766,04
Pekerjaan Dinding Rp 9.787.076,76
Pekerjaan Kap dan Atap Rp 5.312.318,84
Pekerjaan Plafond Rp 3.850.721,04
Pekerjaan Plasteran dan Acian Rp 5.843.989,14
Pekerjaan Lantai Rp 4.428.295,26
Pekerjaan Pintu dan Jendela Rp 2.960.169,50
Pekerjaan Pengecetan 0,00
Pekerjaan Instalasi dan Sanitasi 1.862.412,00
Pekerjaan Septic Tank Rp 1.189.254,58
TOTAL Rp 59.897.139,74

4 Tips Mengontrol Biaya RAB Rumah

Bagaimana jika RAB melebihi anggaran yang kamu miliki?

Tenang, simak lima cara untuk mengontrol biaya RAB rumah di bawah ini:

1. Buat Anggaran Kebutuhan Secara Rinci

Rencanakanlah pembangunan rumah secara jelas dan detail. 

Jika kamu sudah tahu ukuran bangunan, bentuk rumah, dan target waktu pembangunan, saatnya kamu membuat anggaran secara rinci.

Anggaran kebutuhan ini nantinya akan menjadi acuan untuk membayar segala biaya pembangunan.

Baca Juga: Dari Bobrok Jadi Mewah, Ini Biaya Renovasi Rumah Minimalis Ukuran 60 M2

2. Gunakan Rumah Desain Minimalis

Selain sedang populer, rumah dengan desain minimalis juga banyak kelebihan.

Dengan konsep minimalis, sebuah ruang biasanya akan menjadi multifungsi. 

Misal, ruang tamu sekaligus ruang keluarga dan dapur sekaligus ruang makan.

Konsep desain minimalis ini bisa menekan biaya penggunaan bahan bangunan. 

3. Pilih Bahan Bangunan Lokal yang Berkualitas

Saat membangun rumah, tentu kamu ingin menggunakan bahan bangunan yang berkualitas. 

Saat ini, material bangunan lokal dengan kualitas tinggi semakin banyak di pasaran.

Harganya pun akan lebih terjangkau dengan material produksi luar negeri. 

Dengan begini, kamu jadi bisa melakukan penghematan biaya pembangunan.

4. Pakai Tukang Borongan

Tukang bangunan mempunyai peran penting dalam membangun rumah. 

Biaya untuk membayar jasa tukang biasanya akan cukup besar. 

Untuk itu, pemilihan tukang bangunan juga diperhatikan sehingga kamu mendapatkan jasa dengan kualitas yang baik. 

Pembayaran upah jasa tukang bangunan biasanya terbagi dua, yaitu sistem harian dan borongan. 

Namun, sistem borongan biasanya dapat memprediksi total biaya pekerjaan dengan lebih pasti.

Pekerjaan sistem borongan pun cenderung lebih cepat dari sistem harian sehingga bisa menekan banyak biaya. 

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kamu yang berencana membangun rumah. 

Jangan lupa temukan informasi dan artikel menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Bagikan:
11975 kali