OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

20 Pertanyaan Interview Kerja dan Cara Menjawabnya

16 Mei 2023 · 11 min read Author: Maskah Alghofar

Pertanyaan interview kerja dan cara menjawabnya

Wawancara kerja biasanya memiliki pertanyaan yang mirip untuk setiap perusahaan. Berikut pertanyaan interview kerja dan contoh jawabannya.

Interview kerja merupakan salah satu tahapan yang pasti dilewati oleh para pencari kerja.

Selain memberikan surat lamaran kerja dan portofolio kerja kepada perusahaan.

Kamu akan melewati tahapan ini jika berhasil lolos seleksi berkas.

Tahapan ini cukup penting untuk mengetahui kecocokan antara kamu dan perusahaan.

Kamu juga bisa menjadikan interview ini sebagai ajang mempromosikan diri sekaligus menunjukkan bahwa kamu kandidat yang tepat.

Sayangnya, tidak semua orang merasa percaya diri saat melalui sesi wawancara kerja ini.

Beberapa dari mereka justru gagal menjawab pertanyaan yang diajukan pihak Human Resource Development (HRD) karena grogi.

Alhasil, ada banyak kandidat pencari kerja yang pernah ditolak pada interview tahap pertama.

Namun, tahukah kamu jika ternyata pertanyaan yang diajukan saat wawancara kerja setiap perusahaan umumnya sama.

Maka dari itu, kamu bisa mencoba mempelajari contoh pertanyaan dan jawaban yang tepat tanpa harus grogi.

Penasaran seperti apa pertanyaan interview tersulit dan bagaimana cara menjawabnya?

Simak bersama ulasannya berikut ini, ya!

Contoh Pertanyaan Interview Kerja yang Paling Umum

pertanyaan interview kerja tersulit

1. Coba Ceritakan Tentang Diri Kamu?

Pertanyaan interview kerja pertama kali adalah tentang perkenalan diri.

Selain CV yang menarik, rekruter akan menantikan cara kamu memperkenalkan diri.

Kamu bisa menjelaskan diri kamu, latar belakang, pendidikan, pengalaman, dan kenapa cocok untuk posisi ini.

Pastikan kamu menggambarkan diri secara jujur dan sesuai dengan lamaran yang sudah diberikan.

Dalam pengenalan ini, fokuskan tentang bakat dan kecocokan kamu dengan posisi yang dilamar.

Contoh jawaban interview kerja ini:

“Perkenalkan, nama saya Astria Putri. Lulusan S1 Ilmu Komunikasi Universitas ABC. Saya memiliki minat yang tinggi pada bidang pemasaran. Selama kuliah, saya berhasil memenangkan beberapa kompetisi pemasaran. Saya juga pernah magang di sebuah perusahan DBC bagian pemasaran. Dengan bekal pengalaman tersebut, saya harap dapat berkontribusi untuk perusahaan ini.”

2. Apa Hobi Kamu?

Pada pertanyaan saat interview ini kamu dapat menyebutkan hobi yang berhubungan dengan soft skill tertentu yang bisa mendukung pekerjaan kamu.

Contoh jawaban:

“Saya sangat suka traveling, dalam setiap perjalanan, saya akan membuat perencanaan kegiatan, mulai dari tempat yan g akan saya datangi hingga perencanaan keuangan. Dari traveling, saya belajar beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan menyelesaikan masalah ketika ada situasi yang tak terduga terjadi.”

Jawaban interview  ini akan memberikan gambaran bahwa kamu mampu melakukan skill planning, budgeting, problem solving, dan beradaptasi dengan lingkungan.

3. Apa Kelebihan Kamu?

Saat HRD menanyakan kelebihan kamu, upayakan bicara sesuai fakta tanpa melebih-lebihkan.

Contoh jawaban interview kerja ini:

“Saya memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Saya juga menguasai teknik wawancara, penulisan yang sesuai kaidah bahasa, dan saya mampu menyampaikan dan menerima informasi dengan baik.”

4. Apa yang Kamu Ketahui Mengenai Perusahaan Ini?

Pertanyaan interview HRD selanjutnya adalah mengenai apa yang kamu ketahui seputar perusahaan.

Maka dari itu, sebaiknya sebelum melakukan wawancara kamu sudah mencari tahu profil perusahaan.

Kamu bisa mendapatkan informasi yang valid dari website resmi perusahaan.

Lalu pilih poin dan informasi penting yang bisa kamu jadikan jawaban.

Contoh jawaban interview kerja ini:

“Perusahaan ini bergerak di bidang portal blog kesehatan. Saya melihat informasi yang disajikan sudah tepercaya karena konsumen juga bisa berkomunikasi langsung dengan dokter. Artikel yang ada juga sudah melalui kurasi dokter terlebih dahulu. Saya tertarik bergabung untuk memberikan informasi kepada masyarakat.”

5. Mengapa Kamu Tertarik Melamar Posisi Ini?

HRD juga akan menanyakan kenapa kamu tertarik untuk melamar posisi ini.

Jawablah pertanyaan dengan jujur dan berikan kelebihan kamu.

Cara menjawab pertanyaan interview ini:

“Saat ini, saya sedang aktif mencari kerja, Pak/Bu. Karena saya tertarik dengan perusahaan ini, saya membuka website perusahaan dan melamar posisi yang sesuai dengan minat dan kemampuan saya.”

6. Kontribusi Apa yang Bisa Kamu Berikan ke Perusahaan Ini?

Pertanyaan untuk perusahaan saat interview biasanya tidak jauh berbeda. Kamu akan ditanya mengenai kontribusi apa yang bisa diberikan?

Cara menjawab pertanyaan interview ini:

“Saya memiliki pengalaman kerja content writer selama 1 tahun. Pada pekerjaan sebelumnya, saya berhasil membuat artikel-artikel masuk ke halaman 1 Google sehingga menaikkan traffic perusahaan. Jika saya diterima di perusahaan ini, saya akan berkontribusi untuk meningkatkan traffic dan tujuan komunikasi lain yang dapat mendukung bisnis perusahaan dengan skill dan pengalaman yang saya miliki.”

7. Berapa Gaji yang Kamu Inginkan?

Gaji merupakan pertanyaan interview tersulit selanjutnya yang akan kamu hadapi.

Perusahaan akan bertanya berapa gaji kamu sebelumnya dan berapa gaji yang kamu inginkan sekarang?

Untuk menjawab pertanyaan ini, hindari berkata merendah dan ungkapkan yang kamu mau.

Namun, lakukan riset terlebih dahulu terkait berapa gaji yang diterima untuk posisi dan pengalaman yang kamu punya.

Cara menjawab pertanyaan interview ini:

“Melihat kemampuan dan keterampilan serta pengalaman yang saya miliki, saya mengajukan kompensasi dengan kisaran 6 sampai 7 juta. Semoga Bapak/Ibu berkenan untuk mempertimbangkannya.”

8. Darimana Kamu Mendapatkan Lowongan Pekerjaan Ini?

Pihak rekrutmen menanyakan hal ini untuk mengetahui bagaimana kamu membangun koneksi, mencari informasi, atau melihat ketertarikan kamu terhadap perusahaan.

Jawablah pertanyaan wawancara ini dengan jujur. Jika mendapat info lowongan dari teman di perusahaan tersebut, kamu bisa menjadikan itu sebagai jawaban untuk memperlihatkan kemampuan membangun networking.

Cara menjawab pertanyaan interview ini:

“Saat ini, saya sedang aktif mencari kerja, Pak/Bu. Karena saya tertarik dengan perusahaan ini, saya membuka website perusahaan dan melamar posisi yang sesuai dengan minat dan kemampuan saya.”

9. Kenapa Perusahaan Ini Harus Menerima Kamu?

Untuk menjawab pertanyaan ini, sebaiknya kamu menjelaskan secara profesional mengenai skill dan personality kamu.

Hindari menjawab alasan mencari kerja kamu karena sedang menganggur.

Cara menjawab pertanyaan interview ini:

“Saya melihat kemampuan penulisan saya menjadi salah satu requirements posisi ini. Skill saya menulis, wawancara, dan riset data merupakan kelebihan yang sesuai untuk posisi ini. Selain itu, bekerja di perusahaan ini menjadi impian saya. Sehingga saya akan memberikan yang terbaik jika diberikan kesempatan bergabung.”

10.Apa pencapaian terbesar kamu?

Kamu bisa menceritakan pekerjaan kamu di perusahaan sebelumnya yang berhasil mendapatkan reward atau apresiasi dari atasan. Jika kamu adalah fresh graduate, ceritakan pencapaian selama kamu berkuliah, bisa pencapaian akademik atau non akademik.

Contoh jawaban:

“Saya memiliki pengalaman kerja sebagai Social Media Specialist selama 1 tahun. Saat itu, saya dipercaya untuk mengelola Instagram produk baru. Dalam waktu 8 bulan, saya berhasil meningkatkan followers Instagram dari 0 menjadi 150.000. Selain itu, engagement dengan audiens selalu terjaga, rata-rata komentar mencapai 50 di setiap unggahan. Ini mendukung penjualan dan perkembangan bisnis perusahaan. Karena hal ini, saya mendapat penghargaan sebagai karyawan terbaik di tim saya.”

11. Kapan bisa mulai bekerja di perusahaan ini?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kamu bisa memberikan jawaban yang sesuai dengan kondisimu. Kalau kamu adalah fresh graduate dan belum bekerja, kamu dapat menjawab bisa bergabung sesegera mungkin. Tapi, kalau kamu adalah pekerja, kamu harus menyelesaikan One Month Notice dulu selama 1 bulan. Jadi kamu bisa jawab 30 hari setelah masa pengunduran diri disetujui perusahaan sebelumnya.

Pertanyaan seputar gaji:

12. Berapa gaji kamu sekarang?

Kamu tidak perlu menjawab angka pasti sesuai nominal gaji. Sebutkan saja range gaji kamu sekarang.

Selanjutnya, sebutkan angka gaji yang kamu inginkan. Bisa lebih besar atau sama seperti sekarang.

Jangan lupa menjelaskan keterampilan kamu dan kelayakan untuk menerima jumlah tersebut.

Contoh jawaban:

“Gaji saya saat ini ada di range Rp6.000.000 sampai Rp8.000.000 Pak/Bu. Saya sangat terbuka untuk mendiskusikan kompensasi yang bisa diberikan perusahaan Bapak/Ibu untuk saya.”

13. Berapa gaji yang Anda inginkan?

Kalau kamu fresh graduate, lakukan riset kisaran gaji dengan posisi yang sama dan daerah kerja terlebih dahulu, ya.

Pastikan memeriksa kisaran UMP dan UMR setiap daerah yang berbeda-beda.

Lalu, kamu bisa menyesuaikan hasil riset tersebut dengan skill dan kebutuhan hidup.

Hindari menjawab dengan “Sesuai standar perusahaan saja Pak/Bu” karena bisa saja kamu mendapat tawaran gaji dengan angka terendah.

Contoh jawaban:

“Melihat kemampuan dan keterampilan serta pengalaman yang saya miliki, saya mengajukan kompensasi dengan kisaran 6 sampai 7 juta. Semoga Bapak/Ibu berkenan untuk mempertimbangkannya.”

Pertanyaan Jebakan Saat Interview Kerja

14. Apa Rencana Kamu 5 Tahun ke Depan?

Pertanyaan interview ini cenderung menjebak dan sulit untuk kamu jawab.

Sebab, perasaan ingin mengetahui apakah kamu memiliki rencana jangka panjang dan sesuai dengan visi perusahaan.

Contoh jawaban interview kerja ini:

“Dalam 5 tahun ke depan, goals saya adalah bisa menjadi manager di tim konten. Saya percaya bahwa value dan pelatihan yang diberikan perusahaan bisa mendukung saya untuk terus mengembangkan hard dan soft skill saya untuk meningkatkan jenjang karier saya.”

15. Apa Kekurangan Kamu?

Sebagian dari kamu pasti akan kebingungan menjawab pertanyaan ini karena takut membuat citra yang buruk.

Hindari memberikan jawaban, seperti “Saya nggak punya kekurangan, Pak/Bu.”

Namun, pastikan kelemahan yang kamu jabarkan bukanlah kekurangan dari skill utama pekerjaan yang dilamar.

Contoh jawaban interview kerja ini:

“Kekurangan saya adalah sedikit pelupa, Pak/Bu. Namun, saya sudah meminimalisir hal tersebut dengan membuat reminder melalui alarm HP. Saya juga mulai mencoba memperbaikinya perlahan sehingga sekarang semua pekerjaan bisa saya selesaikan tepat waktu.”

16. Kenapa Resign dari Pekerjaan Sebelumnya?

Jika kamu dihadapkan dengan pertanyaan ini dan sudah pernah bekerja, hindari untuk menjelek-jelekkan atasan atau tempat kerja sebelumnya, ya. Jawab saja secara profesional.

Contoh jawaban:

“Saya ingin mencari tantangan baru terkait pekerjaan sebelumnya/ ingin mencari ilmu baru.”

“Saya ingin merasakan lingkungan kerja baru, dan bisa memaksimalkan skill yang sudah saya peroleh. Semoga saya bisa berkontribusi dalam jangka panjang di perusahaan ini.”

17. Apakah Bersedia Ditempatkan di Luar Kota?

Jawab pertanyaan ini dengan menyampaikan aspirasi jika masih ragu atau tidak siap ditempatkan di luar kota. Sampaikan alasan yang jelas dan logis.

Jika kamu memang bersedia, kamu bisa menjawab bahwa kamu bersedia mengikuti kebijakan tersebut.

Contoh jawaban:

“Baik Pak/Bu, kalau saya boleh berpendapat, besar harapan saya untuk bisa bekerja di kota tempat saya tinggal saat ini yaitu Makassar. Tapi, apabila kedepannya perusahaan memiliki kebijakan untuk menempatkan saya di luar kota, saya bersedia jika harus mengikuti aturan tersebut. Saya percaya bahwa perusahaan Bapak/Ibu memiliki banyak pertimbangan untuk menempatkan seseorang di sebuah kota.”

Pertanyaan Wawancara Seputar Sikap dan Perilaku

18. Kamu Pemimpin atau Pengikut?

Perekrut menyukai calon karyawan yang memiliki jiwa kepemimpinan. Karena itu, jika kamu memiliki pengalaman yang berkaitan dengan kepemimpinan, bisa kamu ceritakan sebagai jawaban.

Kamu juga bisa menyampaikan ketika kamu menjadi anggota, kamu selalu bersedia mendengarkan, menerima instruksi, dan mengerjakan tanggung jawab dengan baik.

Contoh jawaban:

“Selama kuliah, saya pernah menjadi ketua Himpunan Mahasiswa dan ketua di beberapa acara kepanitiaan. Dari sini, saya belajar komunikasi, mendengarkan, menyelesaikan masalah, dan memimpin anggota saya untuk mencapai tujuan bersama. Selain itu, saya juga pernah menjadi anggota sebuah acara kepanitiaan. Selama menjadi anggota, saya bersedia mendengarkan arahan atau instruksi dari ketua agar acara berjalan dengan baik.”

19. Bagaimana Kamu Menghadapi Tekanan Kerja dan Stres?

Setiap pekerjaan memang rentan mengalami stres. Kamu tidak perlu berbohong dengan mengatakan tidak pernah tertekan.

Kamu bisa menjawabnya dengan cara yang jujur namun berkelas. Seperti menceritakan pengalaman saat bekerja dengan tekanan tinggi.

Ceritakan juga step atau langkah yang kamu lakukan untuk meredakan stress tersebut.

Contoh jawaban:

“Menurut saya pribadi, stress ketika bekerja adalah hal wajar. Biasanya, saya akan mengambil waktu sebentar untuk istirahat dan menenangkan pikiran. Setelah itu, saya akan menganalisis masalah yang menyebabkan stress dan mencoba mencari penyelesaian masalahnya. Saya juga dapat meminta bantuan rekan kerja jika hal itu memang diperlukan.”

20. Bagaimana Cara Kamu Mengatur Prioritas Kerja?

Coba jawab pertanyaan ini dengan menceritakan contoh atau kejadian yang pernah kamu alami.

Misalnya, di perusahaan lama atau semasa kuliah di mana kamu mengatur waktu antara karier dan kegiatan lainnya.

Contoh jawaban:

“Saya terbiasa menyusun to-do list pada malam hari. Tujuannya adalah agar besoknya saya jadi lebih produktif dan tahu apa yang harus saya selesaikan. Selain itu, saya menyusun pekerjaan berdasarkan skala prioritas penting-mendesak, penting-tidak mendesak, mendesak-tidak penting, dan tidak mendesak-tidak penting.”

Tips Menjawab Pertanyaan Interview Kerja

Interview merupakan kesempatan bagi kamu untuk mempromosikan diri kepada pihak HRD.

Ada banyak pertanyaan saat interview kerja yang biasanya akan mereka berikan untuk menilai kandidatnya.

Kamu akan menunjukkan keunggulan diri untuk memberi tahu bahwa kamu adalah kandidat yang tepat.

Nah, agar wawancara kerja ini berlangsung dengan baik, lakukan beberapa tips interview kerja berikut ini:

  • Jawablah pertanyaan wawancara dengan jujur tanpa berlebihan karena HRD bisa mengetahuinya.
  • Berikan jawaban yang jelas, singkat, dan tidak ambigu.
  • Dengarkan setiap pertanyaan dengan baik agar bisa menjawab secara maksimal.
  • Jelaskan kelebihan kamu dengan baik tanpa terlihat sombong.
  • Jawablah kekurangan atau kelemahan dengan jujur dan tidak berkaitan dengan pekerjaan yang dilamar.
  • Jelaskan apa saja kontribusi yang bisa kamu berikan bagi perusahaan.

FAQ

1. Apa 10 pertanyaan paling sering dalam wawancara kerja?

Berikut ini 10 pertanyaan interview yang umum ditanyakan.

No
Pertanyaan Interview Kerja yang Umum
1
Ceritakan tentang diri kamu. …
2
Sebutkan kelebihan kamu. …
3
Apa saja kelemahan kamu? …
4
Mengapa kamu tertarik untuk melamar di posisi ini? …
5
Apa saja yang kamu tahu dari perusahaan kami? …
6
Mengapa kami harus menerima kamu di perusahaan ini?
7
Apa rencana hidup kamu di lima tahun mendatang?
8
Kontribusi apa yang bisa kamu berikan pada perusahaan?
9
Mengapa kamu resign dari pekerjaan sebelumnya?
10
Bagaimana cara kamu menghadapi stres atau tekanan pekerjaan?

2. Bagaimana cara menjawab pertanyaan berapa gaji yang anda inginkan?

Cara menjawab pertanyaan gaji yang kamu harapkan. Lakukan beberapa hal berikut.

  • Riset terlebih dahulu kisaran gaji berdasarkan UMP/UMR daerah tersebut.
  • Berikan kisaran misal Rp8 Juta.
  • Naikkan sedikit dari gaji sebelumnya.
  • Sesuaikan dengan kemampuan yang kamu miliki.
  • Tunjukkan gaji terakhirmu dengan bukti lembar slip gaji.
  • Pastikan angka tersebut bisa dinegosiasi.

***

Itulah daftar pertanyaan interview kerja dan cara menjawabnya yang bisa kamu terapkan.

Semoga bermanfaat untuk kamu, ya, Property People!

Temukan informasi menarik seputar properti dan gaya hidup di artikel.rumah123.com dan Google News. 

Dapatkan kemudahan memiliki hunian bersama Rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu.


Tag: ,


Maskah Alghofar

Content Writer

Maskah adalah seorang content writer di 99 Group sejak tahun 2022. Lulusan Penerbitan PoliMedia Jakarta ini mengawali karir sebagai jurnalis online. Kini, Maskah rutin menulis tentang properti, gaya hidup, pendidikan, dan kesehatan.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA