OK
logo rumah123
logo rumah123
Iklankan Properti

Apa saja Perbedaan Arsitek dan Kontraktor? Ketahui di Sini!

06 Februari 2023 · 4 min read · by Emier Abdul Fiqih P

perbedaan arsitek dan kontraktor

Property People, apakah kamu tahu arsitek dan kontraktor adalah dua profesi yang berbeda? Sudah tahu apa perbedaan arsitek dan kontraktor? Langsung saja simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut ini!

Arsitek dan kontraktor adalah dua profesi yang tak asing di telinga jika berbicara soal proyek bangunan.

Meski begitu, masih banyak orang yang menyamakan kedua pekerjaan tersebut karena punya ruang lingkup yang hampir sama.

Padahal, jika ditelisik lebih dalam, keduanya punya banyak perbedaan.

Apabila kamu masih kebingungan dalam membedakan keduanya, Rumah123.com sudah rangkum sejumlah informasi yang bisa kamu simak.

Yuk, intip ulasan seputar perbedaan kontraktor dan arsitek di bawah ini!

Apa Itu Arsitek?

perbedaan arsitek dan kontraktor

Dalam KBBI, arsitek adalah seorang ahli dalam merancang dan menggambar bangunan, jembatan, dan sebagainya.

Oleh karenanya, tugas seorang arsitek adalah membuat gambar perancangan bangunan sebelum proyek dikerjakan.

Tugas yang diemban membuat peranan arsitek dalam suatu proyek pembangunan sangatlah penting.

Profesi ini bertanggung jawab atas ide dari rancangan bangunan yang akan dikerjakan.

Hal tersebut karena arsitek yang lebih memahami sisi seni, budaya, dan estetika yang diperlukan oleh suatu bangunan.

Di samping itu, tugas lain yang diemban arsitek adalah memantau pekerjaan dalam pembangunan.

Mereka bertugas untuk melihat apakah struktur dan bentuk bangunan yang dibuat sudah sesuai dengan gambar.

Apa Itu Kontraktor

apa itu kontraktor

Di bidang arsitektur, kontraktor adalah orang yang menyediakan jasa pada proyek konstruksi seperti pembangunan rumah.

Kerap dikenal juga sebagai pemborong, kontraktor umumnya menangani proyek-proyek yang cukup besar seperti pembangunan gedung atau rumah mewah.

Ini karena profesi tersebut mempunyai badan hukum yang jelas sehingga ada jaminan lebih jika terjadi suatu hal pada proyek konstruksi.

Pada praktiknya, kontraktor bertugas untuk membaca desain perencanaan dan mengubahnya menjadi sebuah bangunan nyata.

Tak hanya itu, mereka juga bertanggung jawab terhadap mutu bangunan, metode pengerjaan, dan waktu pembangunannya.

Perbedaan Arsitek dan Kontraktor

Setelah memahami definisi umum terkait arsitek dan kontraktor, terdapat beberapa perbedaan yang cukup signifikan dari kedua pekerjaan tersebut.

Inilah penjelasan lengkap seputar perbedaan arsitek dan kontraktor.

1. Ruang Lingkup Kerja

Perbedaan pertama terlihat pada ruang lingkung pekerjaan kontraktor dan arsitek.

Kontraktor berfokus pada pendirian bangunan hingga jadi sesuai dengan perjanjian kontrak yang telah disepakati sebelumnya.

Dengan kata lain, kontraktor lebih mengutamakan kontrak pembangunan.

Sementara itu, arsitek mengutamakan pembuatan rancangan desain bangunan yang diharapkan oleh klien.

2. Skala Pekerjaan

Perbedaan mencolok berikutnya adalah skala pekerjaan.

Kontraktor memprioritaskan pembangunan skala besar dan kompleks yang membutuhkan banyak tenaga ahli, mulai dari merancang desain, menghitung biaya pembangunan, hingga bangunannya jadi sesuai kontrak di awal.

Di sisi lain, arsitek justru mementingkan cara mewujudkan rancangan bangunan sesuai harapan, ide, dan gagasan klien.

Profesi ini bisa melayani bangunan berskala kecil hingga besar.

Tak hanya itu, mereka bisa lebih fleksibel dalam melakukan tahap demi tahap, mulai dari membuat desain sesuai request, menghitung RAB, hingga tahap akhir pembangunan.

Dari perbedaan yang disebutkan, kontraktor lebih cocok untuk menangani proyek konstruksi seperti pembangunan kantor publik, masjid, gedung, atau fasilitas umum lainnya.

Sementara itu, arsitek menggarap perancangan bangunan rumah, kafe, atau toko.

3. Biaya Pekerjaan

Perbedaan arsitek dan kontraktor terakhir adalah biaya pekerjaannya.

Kontraktor biasanya sudah siap dengan pekerjaan dan anggaran yang besar.

Bahkan, pada umumnya, semua kontraktor sudah terbiasa dengan sistem tender untuk suatu proyek bangunan yang punya berbagai syarat dan nominal yang diajukan.

Arsitek sendiri lebih fleksibel dan mendahulukan project by request dari klien, baik itu skala kecil maupun besar.

Harga biaya pekerjaan ditentukan oleh luas tanah dan bangunan, rancangan desain, material, dan tenaga kerja.

***

Semoga artikel perbedaan arsitek dan kontraktor di atas dapat bermanfaat ya, Property People!

Simak terus artikel soal properti hanya di artikel.rumah123.com.

Baca berita informatif lainnya dengan follow dan buka Google News kami!

Sedang mencari hunian impian seperti LAGOOSI VILLAGE di kawasan Mandai, Makassar?

Akses laman rumah123.com untuk temukan beragam pilihan rumah modern, karena kami selalu #AdaBuatKamu.


Tag: , , ,


Emier Abdul Fiqih P
Emier Abdul Fiqih P

Menjadi penulis di 99 Group sejak 2022 yang berfokus pada artikel properti, gaya hidup, dan teknologi. Lulusan S2 Linguistik UPI ini sempat berprofesi sebagai copy editor dan penyunting buku. Senang menonton film dan membaca novel di waktu senggang.

Selengkapnya