shalat idul adha

Ini dia niat dan bacaan shalat Idul Adha 2020 dan juga panduan saat melakukannya dalam masa pandemi covid-19 atau virus corona. 

Pada akhir pekan ini, Jumat 31 Juli 2020, umat Islam seluruh dunia akan merayakan Idul Adha yang jatuh setiap 10 Zulhijah. 

Namun, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, perayaan Idul Adha pada 2020 ini memang berbeda. 

Apalagi kalau bukan lantaran pandemi covid-19 alias penyebaran virus corona yang terjadi ke  seluruh dunia. 

Ibadah haji yang seharusnya dilakukan bersamaan dengan Hari Raya Idul Adha juga dilakukan secara terbatas. 

Sebelumnya, pandemi covid-19 ini telah membuat shalat Idul Fitri dilakukan sendiri di rumah dan bukan di masjid ataupun lapangan. 

Dalam perayaan Idul Adha kali ini, bisa juga demikian, apalagi kalau daerah sekitar masuk zona merah. 

Sempat ada kekhawatiran kalau hewan kurban bisa tertular atau menularkan virus covid-19 kepada manusia. 

shalat idul adha

Shalat Idul Adha Bersifat Sunah Muakkad 

Dalam perayaan Idul Adha setiap tahun, umat Islam akan melaksanakan shalat Idul Adha sebanyak dua rakat. 

Setelah shalat Idul Adha, dilanjutkan dengan menyembelih hewan kurban seperti sapi, kambing, domba dan lainnya. 

Sebagian besar ulama berpendapat bahwa hukum shalat Idul Adha adalah sunah muakkad atau sunah yang ditekankan pengerjaannya. 

Laman berita online Tirto.id mengutip kitab Fathul Qarib karya Syaikh Muhammad bin Qasim al-Ghazziy.

“Salat dua hari raya (Idulfitri dan Iduladha) adalah sunah muakkadah bagi orang yang ada di rumah maupun di perjalanan, merdeka maupun hamba sahaya, baik laki-laki maupun perempuan.”

Seperti juga shalat Idul Fitri, shalat Idul Adha dikerjakan hanya dua rakaat saja, seperti juga sejumlah shalat sunah lainnya. 

Perbedaan shalat Idul Fitri dan shalat Idul Adha dengan shalat sunah lainnya adalah niat dan juga jumlah takbir dalam setiap rakaat. 

Dikutip dari NU Online mengenai Tata Cara Shalat Idul Adha, shalat Idul Adha ini dikerjakan pada waktu setelah matahari terbit hingga masuknya waktu dzuhur. 

Khusus untuk shalat Idul Adha, shalat ini sebaiknya dikerjakan pada awal waktu, hal ini lebih baik. 

Jika shalat dilakukan lebih awal, maka waktu penyembelihan hewan kurban bisa dilakukan lebih lama. 

shalat idul adha

Tata Cara Shalat Idul Adha 

1. Membaca niat salat Idul Adha, yang jika dilafalkan dalam bahasa Arab bunyinya أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) لِلهِ تَعَــــــــالَى 

(ushallî sunnata li ‘îdil adlhâ rak‘ataini makmuman/imaman lillahi taala", yang artinya, “Aku berniat salat sunah Idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

2. Takbiratul ihram 

3. Membaca doa iftitah 

4. Takbir 7 kali untuk rakaat pertama 

5. Membaca Surah Al-Fatihah 

6. Membaca salah satu surah atau ayat dalam Al-Qur'an, dianjurkan untuk membaca surah al-A'lâ. 

7. Rukuk dengan tuma'ninah

8. Iktidal dengan tuma'ninah

9. Sujud pertama dengan tuma'ninah

10. Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah

11. Sujud kedua dengan tuma'ninah

12. Takbir 5 kali untuk rakaat kedua

13. Membaca Surah Al-Fatihah

14. Membaca salah satu surah atau ayat dalam Al-Qur'an, dianjurkan untuk membaca surah al-Ghâsyiyah. 

15. Rukuk dengan tuma'ninah

16. Iktidal dengan tuma'ninah

17. Sujud pertama dengan tuma'ninah

18. Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah

19. Sujud kedua dengan tuma'ninah

20. Duduk tasyahud akhir dengan tuma'ninah

21. Salam 

22. Setelah salam, jamaah shalat Idul Adha sebaiknya tidak langsung pulang lantaran mendengarkan khutbah terlebih dahulu hingga selesai. 

shalat idul adha

Shalat Idul Adha di Rumah Atau Tetap di Masjid? 

Lebih baik shalat Idul Adha di rumah seperti saat Idul Fitri atau tetap di masjid seperti tahun-tahun sebelumnya? 

Saat ini, new normal memang diberlakukan namun jumlah penambahan orang yang positif covid-19 terus bertambah. 

Kementerian Agama telah mengeluarkan panduan mengenai penyelenggaraan shalat Idul Adha di lapangan, masjid, dan tempat tertutup lainnya. 

Situs berita online Republika.co.id melansir pernyataan dari salah satu organisasi Islam terbesar Muhammadiyah. 

Salah satunya adalah menyarankan shalat Idul Adha di rumah bersama keluarga, seperti halnya shalat Idul Fitri. 

Kalau kamu tinggal di kawasan zona hijau, boleh saja mengikuti shalat Idul Adha di lapangan atau masjid. 

Namun, jangan lupa untuk melihat jumlah jamaah dan selalu mengikuti protokol kesehatan yang sudah dianjurkan. 

Kamu harus memakai masker, menjaga jarak, tidak melakukan kontak fisik, dan selalu menjaga kebersihan tangan. 

Situs properti Rumah123.com selalu akan menghadirkan artikel-artikel menarik dan informatih seputar Idul Adha.

Baca juga: Panduan dan Tata Cara Shalat Idul Fitri di Rumah

Bagikan:
825 kali