harta karun soekarno

Kisah tentang harta karun Soekarno tersimpan di sebuah bank di Swiss menjadi rumor liar di masyarakat. Sebenarnya bagaimana sih ceritanya?

Dongeng mengenai harta kekayaan itu bersumber dari kisah tentang perjanjian The Green Hilton Memorial Agreement.

Perjanjian itu diklaim dibuat antara Presiden Pertama RI Soekarno dengan Presiden Amerika Serikat John F Kennedy (JFK) pada tanggal 14 November 1963.

Bahkan, rumor harta karun Soekarno itu dimuat dalam buku Harta Amanah Soekarno karya Safari ANS yang terbit pada tahun 2014 lalu.

Melansir dari laman Detik.com, buku itu menyebutkan bila perjanjian itu ditandatangin oleh Bung Karno dan Kennedy, serta seorang saksi dari Swiss bernama William Vouker.

Safari ANS menyebutkan Amerika Serikat setuju mengakui bahwa kekayaan negara dalam bentuk emas yang jumlahnya 57 ribu ton emas berasal dari Indonesia.

Dana dalam bentuk emas itu diklaim Bung Karno kepada Amerika sebagai harta rampasan perang.

Sang penulis buku tersebut mengaku memiliki salinan dokumen-dokumen sebagai bukti tulisannya. Dia juga yakin harta Sukarno di Bank UBS Swiss bisa dicairkan.

Mengungkap Hoax Harta Karun Soekarno di Bank Swiss

Seperti diberitakan Detik.com pada tahun 2020, sejarawan dari Lembagai Ilmu Pengetahuan Indonesia, Asvi Warman Adam, meluruskan hoax tersebut.

Pertama, dia merasa ragu atas dokumen yang dijadikan dasar cerita harta karun Soekarno di bank Swiss tersebut.

"Itu hoax. Dulu saya pernah kritik buku Harta Amanah Soekarno yang mengemukakan hal itu," kata Asvi.

Menurut dia perlu dilakukan pengujian oleh badan pemerintah Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Asvi mengatakan yang membuatnya ragu adalah soal cap stempel yang dipakai Presiden Indonesia.

Dalam dokumen itu, cap stempel Presiden Indonesia bergambar Garuda Pancasila, seharusnya bergambar padi, kapas, dan bintang.

Kedua, pihak AS sama sekali tidak pernah menyinggung soal perjanjian The Green Hilton Memorial Agreement.

Bung Karno dan Kennedy pernah bertemu, namun yang dibicarakan soal dukungan AS untuk pengembalian Irian Barat.

Ketiga di dalam situs John F Kennedy Presidential Library and Museum tercatat bila pada tanggal 14 November 1963, sang Presiden tidak berada di Swiss.

Namun, Kennedy menggelar jumpa pers di Auditorium Departemen Luar Negeri AS, Washington DC.

Itulah beberapa fakta terkauit hoax harta karun Soekarno tersimpan di salah satu bank di negara Swiss.

Rumah123.com sempat membahas mengenai harta karun bangkai kapal di perairan Indonesia, ternyata banyak banget lo.

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel dan tips menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti seperti Green Land Residence.

Bagikan:
358 kali

Redaksi Rumah123.com

Alamat

Level 37 [email protected]
Jl. Casablanca Kav.88
Jakarta Selatan
Jakarta 12870
Indonesia