masyarakat indonesia dukung invasi rusia

Invasi Rusia ke Ukraina menuai kecaman dunia. Anehnya, sejumlah besar masyarakat Indonesia justru mendukung hal ini. Kok bisa?

Sebanyak 141 negara mendukung Resolusi PBB yang mengecam serangan Rusia terhadap Ukraina.

Dari ratusan negara tersebut, Indonesia termasuk yang mendukung resolusi Majelis Umum PBB.

Sayangnya, sikap pemerintah ini berbanding terbalik dengan reaksi warganet di media sosial.

Menurut sejumlah pengamat, simpatisan Rusia justru dominan di kalangan warganet tanah air.

Banyak masyarakat yang mendukung invasi Rusia ke Ukraina dan bahkan mengagumi Putin.

Berikut ulasan selengkapnya!

Masyarakat Indonesia Dukung Invasi Rusia

warganet dukung invasi rusia ke ukraina Sumber: international.sindonews.com

Selama hampir dua pekan ini, keberpihakan warganet pada Rusia dan Presiden Vladimir Putin kabarnya menguasai media sosial.

Ini berdasarkan pada platform pemantauan dan analisis digital Evello.

Menurut peneliti studi Rusia dan Eropa Timur di jurusan HI Universitas Airlangga, Radityo Dharmaputra ini karena masyarakat memiliki kecenderungan anti-Amerika dan anti-barat.

Sentimen ini muncul akibat agresi Amerika di negara-negara Timur Tengah sejak 2001 lalu.

Hal inilah yang menumbuhkan pola pikir untuk membela siapa saja yang bersebrangan dengan Amerika.

Pada konflik Rusia-Ukraina ini, masyarakat dengan cepat mengambil kesimpulan bahwa Rusia lah yang harus mendapat dukungan.

“Narasi jadi mudah sekali dibuat, 'Oh ini anti-barat jadi kita harus dukung Rusia'. Ini tidak hanya terjadi di Indonesia," jelas Radit, seperti dilansir dari cnnindonesia.com, Selasa (15/3/2022).

Padahal, konflik ini adalah masalah kemanusiaan, tidak ada kaitannya dengan Amerika.

Alasan lainnya, masyarakat menyukai sosok Presiden Putin yang terlihat kuat dan tegas karena ia mantan intelijen.

"Soal sosok Putin, masyarakat itu senang dengan yang gagah, yang tegas. Jadi, maunya pemimpin nasionalis," jelasnya lebih lanjut.

Sentimen agama juga berperan penting, karena Rusia kerap menampilkan citra bersahabat dengan Islam beberapa tahun terakhir.

Padahal, nyatanya Rusia memiliki sejarah konflik yang panjang dengan negara Islam.

Rakyat Terkesan Hipokrit

respon warganet terhadap invasi rusia ke ukraina Sumber: bbc.com

Mudahnya pandangan masyarakat goyah akibat narasi anti-Amerika atau anti-barat  tentu menimbulkan kekhawatiran.

Pasalnya, ini akan berdampak pada hilangnya legitimasi moral bangsa di dunia internasional.

Tidak hanya itu, masyarakat terkesan memiliki karakter hipokrit alias sifat munafik.

Ini karena publik terkesan tidak peduli pada korban penindasan yang bukan kelompok Islam.

Padahal, apabila hal yang sama terjadi pada negara Islam mereka akan mengecamnya mati-matian.

"Kalau bukan (kelompok Islam), kesannya tidak mendukung. Ini agak mengkhawatirkan," tegas Radit.

***

Itu dia ulasan terkait respon masyarakat Indonesia menghadapi invasi Rusia ke Ukraina.

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk menemukan artikel menarik lainnya!

Kunjungi juga Rumah123.com yang selalu #AdaBuatKamu untuk menemukan beragam pilihan properti idaman.

Kamu bisa menemukan beragam penawaran properti menarik seperti kawasan Rosalie Hills.

Bagikan:
429 kali