OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Tertarik Beli Rumah Subsidi Pakai KPR? Cek Kuota Tersedianya, Yuk!

11 Juli 2023 · 3 min read Author: Gadis Saktika

rumah subsidi

sumber: shutterstock.com

Berencana membeli rumah subsidi menggunakan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR)? Terlebih dahulu, lihat kuota KPR yang masih tersedia pada berita berikut ini!

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) memaparkan masih ada kuota KPR subsidi yang bisa diberikan kepada masyarakat.

Adapun program tersebut adalah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera), serta Subsidi Selisih Bungan (SSB).

Melansir dari kompas.com, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna, memaparkan realisasi bantuan pembiayaan perumahan tahun 2023 berdasarkan data per 7 Juli 2023.

Pertama untuk FLPP, alokasi tahun 2023 sebanyak 220.000 unit dengan nilai Rp25,18 triliun.

“Fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan mencapai 103.749 unit atau 47,15 persen dari target sebanyak 220.000 unit,” ujar Herry dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI, pada Senin (10/07/2023).

Produk Pelengkap Program FLPP

rumah subsidi jabodetabek

sumber: shutterstock.com

Kemudian, sebagai produk pelengkap dari FLPP, realisasi SVUM sudah mencapai 93.701 unit atau 42,59 persen dari target sebanyak 220.000 unit.

“Realisasi tapera mencapai 2.624 unit atau 21,73% dari target sebanyak 12.072 unit,” ucap dia.

Terakhir untuk SSB, serapan anggaranya telah mencapai Rp1,41 triliun.

Namun, program ini hanya untuk pembayaran penerbitan KPR pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kinerja subsidi bantuan pembiayaan perumahan mencapai 106.373 unit atau 45,83 persen,” kata Herry.

Harga Rumah Subsidi Naik

Sementara itu, melansir dari cnbcindonesia.com, harga rumah subsidi resmi naik sekitar 8 persen dari sebelumnya dalam kisaran Rp162-234 juta.

Hal ini sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) PUPR Nomor 689/KPTS/M/2023 yang ditandatangani Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 23 Juni 2023 lalu.

Kenaikan harga rumah subsidi tersebut terbilang melampaui inflasi Indonesia yang tercatat pada Juni 2023 sebesar 3,52% secara tahun (yoy), menurut Badan Pusat Statistik (BPS).

Oleh karena itu, beberapa pihak juga menyayangkan karena bisa memberatkan masyarakat menengah ke bawah yang makin susah beli rumah.

Disisi lain, pengamat properti sekaligus CEO Property Watch, Ali Tranghanda menilai kenaikan harga rumah subsidi masih terjangkau untuk masyarakat, mengingat besaran kenaikan juga sejalan dengan melonjaknya harga bahan bangunan.

Ali melanjutkan “Terkait daya beli juga ada kenaikan dari UMR setiap tahunnya. Saat ini patokan harga rumah subsidi relatif masih cukup affordable untuk masyarakat luas,” kata Ali.

***

Itulah berita terkini soal rumah subsidi yang bisa kamu ketahui.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu, ya.

Temukan artikel menarik lainnya di Google News Rumah123.

Jangan lupa tengok artikel.rumah123.com untuk menemukan berita terbaru seputar properti.

Pastikan juga membuka laman Rumah123.com untuk menemukan hunian impian.

Beli rumah jadi lebih mudah karena kami selalu #AdaBuatKamu!


Tag: , ,


Gadis Saktika

Content Writer

Gadis Saktika adalah Content Writer di 99 Group yang sudah berkarier sebagai penulis dan wartawan sejak tahun 2019. Lulusan Bahasa dan Sastra Indonesia UPI ini senang menulis tentang etnolinguistik, politik, HAM, gaya hidup, properti, dan arsitektur.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA