kisah mualaf diusir orang tua

Rintangan berliku yang berujung mengharukan selalu menghiasi kisah mualaf yang memantapkan diri memeluk agama Islam.

Hal itu juga terjadi pada seorang gadis bernama Nova Hasanah.

Gadis berusia 21 tahun ini sempat diusir oleh sang ayah karena memutuskan berpindah keyakinan.

Meski begitu, Nova Hasanah tetap teguh pada pendiriannya dan mempelajari agama Islam lebih dalam lagi.

Berikut adalah kisah mualaf Nova Hasanah yang mengaku mendapat hidayah saat duduk di bangku SMP.

Kisah Mualaf Nova Hasanah yang Mendapat Hidayah saat Duduk di Bangku SMP

kisah mualaf diusir ayah sumber: sumber: Youtube Annaba TV

Dalam tayangan di kanal Youtube Annaba TV, Nova pun menceritakan awal perkenalannya dengan agama Islam.

Pada tahun 2014, ketika masih duduk di bangku kelas 2 SMP, Nova mendengar seorang temannya yang membaca ayat Al-Quran di sekolah.

Merasa penasaran, dia pun menanyakan mengenai agama Islam kepada temannya tersebut.

"Pas SMP kelas dua enggak tahu kenapa saya dengar ada teman ngaji suaranya indah terus habis itu saya mulai kepo-kepo, apa sih yang dibawa bawa itu (Al-Quran) sering dengerin pada zikir kayak senang saja gitu," ujar Nova, seperti dikutip dari video di kanal Youtube Annaba TV yang diunggah, Rabu (23/6/2021).

Dari situ, dia pun melanjutkan penelusurannya tentang agama Islam.

Nova mencari tahu melalui internet dan dari seorang guru yang mengajarnya di sekolah.

"(Diajak ke perpustakaan) oleh guru saya dan dia kasih tunjuk salah satu surat di dalam Al-Quran yang bacaannya 'Tuhan itu Maha Esa, cuman satu tidak dilahirkan dan tidak melahirkan'. Dari situ saya langsung kayak, 'oh iya ini logika dan ini betul'," ujarnya.

Diusir dari Rumah dan Hanya Bawa Rp20 Ribu

diusir dari rumah

Setelah mencari tahu tentang agama Islam, Nova pun semakin yakin untuk berpindah keyakinan.

Dia pun menceritakan niatnya tersebut kepada guru yang membantunya belajar agama Islam.

Sang guru pun kemudian membantu Nova untuk berbicara dengan orang tuanya.

Dalam pertemuan tersebut, ayah Nova menentang keras kemauan anaknya yang ingin menjadi mualaf.

"Mama saya setuju karena memang mama saya 'kan Islam. Namun, bapak bermasalah, dia benar-benar marah sampai dia bilang sama saya 'kalau kamu pindah agama, keluar dari rumah ini!'," ujarnya menirukan perkataan sang ayah saat itu.

Meski begitu, semangat Nova tidak redup dan nekat berpindah keyakinan tanpa ayahnya.

Dia pun mengucapkan dua kalimat syahadat di sekolah dengan disaksikan sang ibu.

Ayahnya baru mengetahui bahwa Nova telah berpindah keyakinan dari tetangga yang memberi tahunya.

Alhasil, sang ayah pun marah dan mengusir Nova.

"Bapak marah, marah banget dan dia cuman bilang 'keluar dari rumah ini, saya enggak mau lihat wajah kamu', ya sudah saya keluar cuman bawa Rp20 ribu. Saya bertahan di luar ada tiga tahun empat tahun di luar rumah," ujarnya.

Akhirnya Sang Ayah Ikhlas

Kisah perjuangan mualaf berusia belia ini belum berakhir sampai di situ.

Untuk bertahan hidup, Nova terpaksa tinggal di rumah seorang temannya sampai lulus SMP.

Setelah lulus, Nova kemudian memutuskan untuk pulang.

Pada momen ini, akhirnya sang ayah mengikhlaskan dan menerima Nova sebagai seorang muslimah.

Meski sang ayah telah mengikhlaskan keputusan Nova, kakak-kakaknya masih belum bisa menerima.

Bahkan, kakak-kakaknya tersebut enggan membiayai lagi sekolahnya.

Dia pun sempat bekerja sebagai penjaga warnet untuk mendapat uang.

"Namun, alhamdulillah sekarang sudah baik-baik saja. Buat keluarga saya, terima kasih sudah ikhlas, terima kasih sudah rida walaupun itu butuh waktu yang panjang sih, buat mereka merelakan anaknya beda agama," ujarnya.

Semoga artikel ini bermanfaat ya!

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya di artikel.rumah123.com!

Jika sedang mencari rumah seperti Waterfront Estates, cek saja Rumah123.com untuk mendapat pilihan terbaik!

Bagikan:
501 kali